Diary Terakhir Untuk Cintaku

Misis Susmita

June 17, 2017

Curhat, Puisi

No Comment

0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5 (Rating: 0.00 / 5) Silahkan login untuk memberi peringkat.
Loading...

Curahan Hati – Diary Terakhir Untuk Cintaku

Langkahku terhenti
Serasa ada yang salah dari kisah ini
Hingga sebagai pemegang stir
Jalan yang lurus untuk dilalui sengaja ku rem dengan cepat
Ingin aku belokkan
Tetapi hatiku berkata cukup hentikan saja

Aku tidak sanggup melanjutkan
Hatiku melemah
Aku lelah diam dan terus diam
Ini begitu sulit
Sabar ? Tunggu saatnya nanti .
Itu ucapmu, tapi lain dengan hatiku
kemudian kau pergi bagai angin yang datang
Dan dia Meninggalkan daun yang menguning berguguran

Sabar ?
Ya ku memang sabar dari drama yang kita ciptakan ini
Ah tapi itu hanya sebatas dilisanku saja
Sungguh ku lebih banyak mengeluh

Tentang mencintaimu dalam diam
Yang lama sekian lamanya
Tidak, sungguh ku tidak sanggup lagi
Entahlah, sepertinya hanya ku yang berjuang menunggu
Tidak tau dengan diri dan hatimu
Mungkin dimasa dulu memang iya ucap dari lisanmu
Tapi tak tau dimasa sekarang
Bukankah kita tahu tuhan itu maha membolak balikan hati manusia

Kau tahu menjadi seperti diriku
Yang mencintaimu dalam diam
Mencintai dengan sendiri tidaklah mudah
Ku sibuk dengan khayalanku sendiri
Tentang kita di masa depan
Media sosialku yang penuh tentang dirimu
Dimana-mana ada tentang kamu
Meski tak tertatap, tak tersapa

Pertanyaanku
Apakah kau juga sama seperti ku
Ah rasanya jauh dari pemikiranku
Kau hanya sibuk dengan aktivitasmu
Kau tak pernah berkata tentangku
Mediamu tak penuh bahkan tidak ada tentangku
Adakah cinta yang tak terdengar suaranya
Tak terbaca tulisannya
Apalagi tak bertemu melihatnya
Itu mustahil untuk banyak orang untuk ada cinta

Entahlah, mungkin aku yang egois ataukah dirimu yang tak memahami ku
Sekarang, saat ini, detik ini
Ini akan jadi diary terakhirku
Untuk dirimu yang ku tunggu
Yang ku cintai dalam diamku
Ku tak mampu lagi menunggu
Ku lelah menunggu tanpa adanya kepastian
Menunggu tanpa ada harapan yang diberi sebelumnya

Rasanya seperti aku terbangun dari mimpiku
Yang menyadarinya setelah lamanya
Aku benci rasanya bodoh jika hanya ku menautkan hatiku pada orang yang tak pernah memberikan harapan
Hanya dengan kata “sabar, tungu saatnya tiba” dan kau pergi tanpa berkabar
Kata itu tidak bisa menjamin bahwa kamu masa depanku

Mungkin denganmu melihat tulisan yang ku rangkai ini
Aku orang yang tak bisa bersabar dimatamu
Menunggumu untuk waktu yang lama
Empat atau lima tahun lagi tanpa ada ikatan
Dan tetap dalam diamku
Sementara kau sibuk sendiri
Mungkinkah ada cinta dalam sibukmu ?
Mungkinkah kau hadir kembali untukku ?
Pesan terakhirku
Ku berharap suatu saat nanti
Angin yang berlalu tidak hadir lagi
Untuk menyapa daun yang menguning
Angin yang berlalu teruslah berlalu jauh

Dibagikan



Kiriman terkait

Wahai Cinta Aku Di Sini Menunggumu

bisfren

August 18, 2017

Curhat

No Comment

0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5 (Rating: 0.00 / 5) Silahkan login untuk memberi peringkat.
Loading...

Entah ini benar atau salah mencintai seseorang yg sedang mengharapkan orang lain.   Membuatku ingin memisahkan mereka, aku tau mereka tdak begitu nyaman,tdak begitu bahagia dengan hubungan itu   Kadang aku berharap jadi supermen yg ingin menyelamatkan hubungan mereka,tapi apa daya aku bukan supermen aku hanya manusia biasa yang berharap dia menyadari cinta aku padanya […]

Baca

Tanpa Izin, Itulah Hobimu

INGNGA_14

August 17, 2017

Curhat

No Comment

0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5 (Rating: 0.00 / 5) Silahkan login untuk memberi peringkat.
Loading...

Dulu, Tanpa seizinku kamu mengenalkan diri padaku. Mau tidak mau akupun harus menerima itu. Lalu, Tanpa seizinku kamu memaksa membuka gembok hatiku yang telah tertutup rapat olehnya, seseorang yang kuanggap sepesial sebelum kamu. Waktu berlalu, Tanpa seizinku kamu mengajariku mengais sisa-sisa rasa cinta yang lama tak kupercaya. Dengan kelihaian bicaramu, kamu berhasil membuatku terhipnotis dan […]

Baca
Wahai Cinta Aku Di Sini Menunggumu
0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5 (Rating: 0.00 / 5) Silahkan login untuk memberi peringkat.
Loading...
Tanpa Izin, Itulah Hobimu
0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5 (Rating: 0.00 / 5) Silahkan login untuk memberi peringkat.
Loading...
Untukmu yang masih menanyakan rasaku
0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5 (Rating: 0.00 / 5) Silahkan login untuk memberi peringkat.
Loading...
Ini bukan cinta

Ini bukan cinta


August 17, 2017   bisfren

0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5 (Rating: 0.00 / 5) Silahkan login untuk memberi peringkat.
Loading...
Curhatku

Curhatku


August 17, 2017   bisfren

0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5 (Rating: 0.00 / 5) Silahkan login untuk memberi peringkat.
Loading...