Untuk Kamu, Aku Rindu

Nia Rosita

June 23, 2017

Curhat

No Comment

2 votes, average: 0.00 out of 52 votes, average: 0.00 out of 52 votes, average: 0.00 out of 52 votes, average: 0.00 out of 52 votes, average: 0.00 out of 5 (Rating: 0.00 / 5) Silahkan login untuk memberi peringkat.
Loading...

Untuk kamu aku rindu adalah curahan hati rindu pada cinta pertama yang harus berakhir pada saat dia sedang cinta – cintanya. Bagaimana kisahnya ? simak cerita curhat berikut :

Curahan Hati Rindu Pada Cinta Pertama – Untuk Kamu, Aku Rindu

Untuk kamu yang sempat hadir. Apa kabar ? Sudah lama kita tak jumpa. Jangankan berjumpa, saling sapa pun sudah tidak. Aku maklumi itu semua, ku hargai kehidupanmu, meski aku tak tau entah kau masih peduli dengan hidupku atau tidak.

Mungkin kamu akan bertanya, kenapa aku menulis ini semua. Jika kau mengira, karena aku ingin mencuri perhatianmu tentu tidak. Lalu jika kau mengira, aku ingin mendramatisir keadaan itupun tidak, sama sekali tidak.

Aku menulis semua ini hanya karena rindu. Tak pernahkah kau merasakannya juga? Diriku berharap kau sempat merindukanku walau hanya semalam. Setidaknya kau mengingat bagaimana aku tertawa lalu menangis serta mengingat bagaimana susahnya aku berusaha dan dengan mudahnya kamu menyerah.

Cinta kita hanyalah cinta monyet. Cinta yang terus tumbuh hanya karena memandang dari jauh. Cinta yang terus tumbuh ketika kita bertukar sapa dan senyum. Cinta yang terus tumbuh karena pipiku merona setiap kali mendengar namamu, manis.

Aku masih bisa merasakannya walaupun hanya sedikit mengingatnya. Aku masih ingat betapa lucunya saat pertama kali aku melihatmu. Kita terlihat canggung. Lalu saling tersenyum sesudahnya.

Aku tidak peduli, apakah aku cinta pertamamu atau bukan. Aku menyimpan memori dalam hidupmu atau tidak. Yang aku tahu aku merasakannya. Cukup aku.

Kau juga bukan kekasih pertamaku atau kedua. Tapi percayalah, kau membuatku mengenal banyak hal untuk pertama kalinya. Kau membuat aku belajar untuk pertama kalinya. Kau orang pertama yang membuatku merasa berharga dan merasa dihargai. Kau membuat aku merasa bahwa aku adalah seseorang yang patut diperjuangkan. Bukan orang yang selalu menunggu, menanti bahkan meminta.

Untuk kamu, yang sempat hadir. Maaf aku sempat membuatmu muak. Dengan sikapku yang kekanak-kanakan. Yang sering mengeluh, yang sering berdrama dengan segala masalah.

Kau selalu mengingatkanku. Dan lagi, aku terlambat menyadarinya.

Aku tau aku salah, tapi siapa yang peduli saat itu. Yang aku tau hanya, cinta itu menyakitkan ketika kamu pergi. Itu saja. Bodoh? Iya. Sangat bodoh.

Kadang aku pun hanya tertawa bila mengingatnya. Perjalanan kita amat sangat lucu ternyata. Aku ingat, kita memulai dengan cara yang salah. Entah aku, atau kamu. Tapi aku tak ingin menyalahkan siapapun, karena untuk masalah perasaan semua orang akan merasa benar.

Meskipun penuh kebohongan dan ketidak-pedulian. Cukup aku saja yang tau maksud semuanya.
Perjalanan memang kadang membuat aku terbang lalu jatuh. Dan terima kasih, kamu telah menjadi perjalananku.

Hidup kadang terasa manis seperti gulali yang aku beli di taman hiburan, tapi ada masanya terasa pahit sama seperti aku yg tidak sengaja menyesap ampas kopi. Dan kamu telah menjadi keduanya di saat yang bersamaan.

Sekali lagi, terima kasih. Untuk pernah hadir lalu pergi. Dan untuk sempat memulai lalu mengakhiri. Untuk kamu, yang sempat hadir.

Aku tadi bilang bahwa aku merindukanmu, tapi setelah aku menulis ini semua aku tak lagi merasakannya. Aku sedang tersenyum, percayalah. Aku bahagia.

Tak perlu aku yang merindukanmu lagi. Tugasku sudah cukup. Tugasku kini pergi lalu menghilang. Untuk tak saling mengenal akan lebih baik, mungkin? Hahaha aku hanya bercanda. Aku tidak kekanak kanakan lagi. Aku hanya berharap aku dan kamu baik baik saja. Kita bahagia bersama, di jalan yang berbeda. Dan harapan terakhirku adalah suatu saat aku dapat bertemu kamu, dengan senyuman.

Tak ada lagi kecanggungan. Lalu berbincang. Dan aku akan mengenalkan seseorang padamu. Dan sebaliknya. Iya, seseorang yang aku kenalkan adalah orang yang membuat aku tersenyum setelah kamu membuat aku menangis.

Dan kamu, mengenalkan seseorang yang kamu ajak tersenyum ketika aku sedang menangis. Untuk kamu. Yang sempat hadir. Aku merasa cukup. Dan aku pergi.


Terima kasih telah membaca curahan hati rindu pada cinta pertama. Semoga cerita curhat diatas dapat bermanfaat dan menghibur. Tetaplah semangat dan optimis, hadapi segala permasalahan dengan tenang dan jadikan sebagai sumber inspirasi dan motivasi untuk mencapai sukses.

Dibagikan



Kiriman terkait

Tanpa Izin, Itulah Hobimu

INGNGA_14

August 17, 2017

Curhat

No Comment

0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5 (Rating: 0.00 / 5) Silahkan login untuk memberi peringkat.
Loading...

Dulu, Tanpa seizinku kamu mengenalkan diri padaku. Mau tidak mau akupun harus menerima itu. Lalu, Tanpa seizinku kamu memaksa membuka gembok hatiku yang telah tertutup rapat olehnya, seseorang yang kuanggap sepesial sebelum kamu. Waktu berlalu, Tanpa seizinku kamu mengajariku mengais sisa-sisa rasa cinta yang lama tak kupercaya. Dengan kelihaian bicaramu, kamu berhasil membuatku terhipnotis dan […]

Baca

Untukmu yang masih menanyakan rasaku

bisfren

August 17, 2017

Curhat

No Comment

0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5 (Rating: 0.00 / 5) Silahkan login untuk memberi peringkat.
Loading...

Perasaan itu masih ada hanya saja aku lebih memilih untuk mematikannya Sampai detik ini aku masih berusaha agar balon di hatiku segera meletus.. Untukmu yang masih menanyakan rasaku Saat bayanganmu kembali terlintas d benakku Aku hanya menikmatinya, aku kembali tersenyum saat bayangan yg terlintas itu tentang tawa kita Dan aku kembali merintih saat bayangan yang […]

Baca
Tanpa Izin, Itulah Hobimu
0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5 (Rating: 0.00 / 5) Silahkan login untuk memberi peringkat.
Loading...
Untukmu yang masih menanyakan rasaku
0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5 (Rating: 0.00 / 5) Silahkan login untuk memberi peringkat.
Loading...
Ini bukan cinta

Ini bukan cinta


August 17, 2017   bisfren

0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5 (Rating: 0.00 / 5) Silahkan login untuk memberi peringkat.
Loading...
Curhatku

Curhatku


August 17, 2017   bisfren

0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5 (Rating: 0.00 / 5) Silahkan login untuk memberi peringkat.
Loading...
Dear Kakak Bantaraku ..
0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5 (Rating: 0.00 / 5) Silahkan login untuk memberi peringkat.
Loading...