Kata Bijak Jangan Jadi Anak IPA Yang Putus Asa

Anak IPA jangan putus asa

Bulan Desember hingga beberapa bulan ke depan tentunya merupakan bulan penuh perjuangan bagi para siswi-siswa sekolah tingkat apa saja karena hanya beberapa bulan lagi akan diadakan Ujian Akhir Sekolah. Khusus bagi siswi-siswa tingkat akhir, tentunya persiapan harus lebih ditingkatkan karena harus menempuh Ujian Nasional. Dari tahun ke tahun Ujian Nasional seakan menjadi momok bagi para siswi-siswa, sehingga tim Bisfren meminta seorang siswi SMA untuk menulis artikel untuk menyampaikan uneg-unegnya sekaligus memberi motivasi kepada rekan-rekannya sesama pelajar. Bagaimana karya tulisnya ? simak kata bijak motivasi jangan menjadi anak IPA yang putus asa berikut :

Jangan Putus Asa

Setiap kali ada kesempatan buat ngumpul dengan teman sekolah apalagi sekelas, ada satu cerita tak pernah basi dan selalu saja menjadi topik menarik untuk menjadi bahan pembicaraan bernada keluh kesah yaitu tentang beberapa “guru menyebalkan” terutama untuk mata pelajaran penting akan diujikan secara nasional.

Uniknya, sebagai pemerhati sekaligus pencurhat, aku menemukan bahwa ternyata setiap teman punya “guru menyebalkan” yang tidak harus sama dengan teman lainnya. Misalnya aku. Menurutku guru paling menyebalkan adalah guru pelajaran Biologi. Alasannya aku sendiri gak tahu pasti. Hanya saja setiap kali dia menerangkan aku gak bisa menangkap penjelasannya. Sehingga nyaris semua materi diajarkannya nge-blank. Ujung-ujungnya jadi bosan meski kalimat “jangan putus asa” diucapkan berkali-kali (baca jangan menyerah).

Sementara itu, teman lain mengatakan guru paling menyebalkan adalah guru Matematika, ada juga berpendapat guru Fisika super menyebalkan, dan lain-lain. Uniknya lagi, cuma ada beberapa orang teman memiliki lebih dari satu guru menyebalkan. Umumnya satu anak hanya memiliki satu guru menyebalkan. Aneh kan ha ha ha… begitulah kenyataannya.

Tapi terus terang, meskipun semua anak punya label menyebalkan masing-masing, semua sepakat label kata menyebalkan bukanlah karena tingkah laku atau sikap guru-guru tersebut. Semua teman-temanku mengatakan alasan mereka adalah karena cara menerangkannya sulit ditangkap atau diikuti (jangan menyerah kalah).

Nah, karena sudah menjelang Ujian Nasional, seperti biasa sekolah kami, khususnya anak jurusan IPA,  mengadakan kegiatan-kegiatan belajar bersama alumni. Bersama mereka kami mendiskusikan pelajaran serta membahas materi dan soal-soal. Disela-sela acara itulah ada hal menarik yang menjadi jawaban dari keluh kesah kami terhadap guru sehingga memberi label “guru menyebalkan”.

Tugas guru tidak hanya dalam cakupan pendidikan atau pembentukan kepribadian, tetapi juga dalam hal transfer ilmu atau pengajaran

guru matematika tidak putus asa
Mengajar (@ http://weusemath.org)

Ceritanya begini, setiap siswi dan siswa diberi kesempatan menyampaikan uneg-unegnya tentang guru dalam bentuk presentasi dihadapan kakak-kakak alumni. Semua mendapat kesempatan sama rata walaupun sebagian isinya hanya itu-itu saja.

Sampai pada giliran seorang teman berkeluh kesah dimana dalam presentasi bernada emosinya dia mempertanyakan mengapa harus guru seperti itu ditempatkan untuk mengajar di sekolah ? bukankah salah satu kewajiban guru adalah mentransfer ilmunya kepada siswi-siswa ? Meskipun pandai, kalau tidak bisa mentransfer ilmunya, bukankah seseorang tidak layak untuk menjadi guru ?.

Saat itulah terdengar celetukan seorang senior dari belakang “Jangan jadi anak IPA yang putus asa“. Sontak semua teman menoleh ke belakang. Teman yang sedang berbicara dengan nada sedikit emosi itupun berhenti.

Kalau sebagian anak tidak bisa menangkap pelajaran sementara lainnya bisa, berarti masalahnya bukan pada gurunya atau cara mengikuti metodenya salah.

Kata bijak Jangan menjadi anak IPA yang putus asa

Kakak alumni melanjutkan ucapannya “Kalau setiap orang memiliki masalah dengan guru yang berbeda, berarti metode pengajaran setiap guru sudah benar. Dia sudah menyampaikan dengan cara yang dikuasainya. Hanya saja tidak semua bisa mengikuti caranya atau salah dalam mengikuti metode cara penyampaiannya. Jadi jangan putus asa. Temukan saja caranya sesegera mungkin”.

Kalimat tersebut membuat kami merenung. Benar juga apa yang dikatakannya. Mungkin masalahnya memang bukan berada guru kami melainkan kesalahan ada pada cara kami masing-masing dalam mengikuti pengajaran yang diberikan.

Quotes kata bijak jangan menjadi anak IPA yang putus asa

Setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan. Semua manusia diberi kemampuan untuk menutupi kelemahannya. Dan setiap orang sudah pasti diberi waktu serta cara menyesuaikan diri atau bereaksi. Demikian pula dalam mencerna pelajaran, masing-masing siswa memiliki kemampuan berbeda. Sekalipun sama, antara satu dengan lainnya bisa jadi memiliki pola atau kebiasaan bagaimana sebuah pengetahuan bisa masuk ke dalam otaknya.

Kata bijak : Temukan caranya atau perhatikan dan tanyakan pada teman bagaimana caranya

Ketika pengetahuan disampaikan dengan cara tak biasa,  tidak semua orang bisa langsung bereaksi menyesuaikan diri untuk mencari cara menyerapnya. Jadi mungkin itu sebabnya aku tidak mampu menangkap pelajaran yang teman lain bisa dengan mudah mengerti, sementara ada teman tidak mampu menangkap ilmu yang dengan mudah aku kuasai.

Jangan putus asa, jika kita bisa menemukan cara bagaimana mengikuti metode pengajaran guru, maka ilmu yang diberikan akan mudah diterima otak

Jadi intinya adalah bagaimana kita berusaha beradaptasi untuk menerima berbagai metode pengajaran dari setiap guru. Ketika kita mampu, maka pelajarannya akan mudah kita serap. Syarat utamanya hanya satu. Berusaha untuk menyenangi guru tersebut. Waktu membuktikan tidak ada pelajaran yang sulit dan tidak bisa dikuasai oleh anak IPA  Cie .. cie … Tapi memang kenyataannya begitu 🙂

Kata bijak : Ayo semangat ! Tidak ada pelajaran sulit buat anak IPA

Jadi kalau kamu anak IPA dan mulai patah semangat, mari bangkitkan semangat. Jangan putus asa. Ujian Nasional sebentar lagi. Ayo kejar hasil terbaik untuk mendapat Universitas Terbaik. Salam sukses.

Beberapa quotes gaul dan pacaran tentang anak IPA

Quotes bijak cinta anak IPA : Bakteri aja diperhatiin, apalagi kamu 🙂

Kata bijak cinta anak IPA : Kebayang gak pacaran sama anak IPA ? sibuk belajar sampe-sampe gak mikirin selingkuh

Quotes cinta anak IPA : Tau kan anak IPA kalau belajar serius ? Coba bayangin, gimana kalau pacaran

Quotes cinta anak IPA : Cinta itu ibarat hukum atom. Ada saatnya memiliki ada saatnya melepaskan

Dibagikan

Niken Triasni

Penulis :

Artikel terkait