Peluang Wirausaha Budidaya Jamur Tiram

peluang usaha wirausaha budidaya jamur tiram

Budidaya Jamur Tiram. Jamur atau disebut juga dengan nama latin Pleurotus Ostreatus. Manfaat kesehatan Jamur Tiram yang termasuk dalam kelas Homobasidiomycetes sangat besar.  Jamur Tiram adalah salah satu dari sekian banyak jenis jamur pohon karena jamur ini merupakan jamur paling banyak ditemukan pada permukaan batang kayu yang sudah ditebang atau pada batang-batang pohon lapuk. Jamur Tiram banyak ditemukan sepanjang tahun pada hutan-hutan atau daerah-daerah sejuk.

Budidaya Jamur Tiram

Jamur Tiram sangat disukai serta diyakini memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh sehingga permintaan akan Jamur untuk dikonsumsi menjadi sangat besar. Itulah sebabnya manusia kemudian mengembangkan teknik-teknik budidaya jamur tiram karena untuk mencarinya di hutan-hutan sudah tidak dapat memenuhi besarnya kebutuhan permintaan pasar yang tinggi.

Berdasarkan penelitian para ahli diberbagai belahan dunia terutama di Cina dan Amerika, Tiram Jamur memiliki kandungan Protein, Air, Kalori, Karbohidrat, serta berbagai serat berupa – Zinc, Calcium, Vitamin B1, Vitamin B2, juga Vitamin C – yang semuanya mudah diserap oleh tubuh serta bermanfaat bagi kesehatan.

Tiram Jamur juga mengandung 9 jenis Asam Amino yaitu Lisine, Metionine, Triptofane, Threonine, Fenilalanine, Histidin, Leusine, Isoleusine, serta Valine. Sedangkan kndungan mineral paling tinggi dalam Jamur Tiram adalah Kalium, Natrium, Magnesium Fosfor, serta Kalsium. Semua zat-zat tersebut dibutuhkan oleh tubuh untuk memenuhi kebutuhan nutrisi guna memberikan dampak kesehatan.

Manfaat Jamur Tiram bagi kesehatan

Berbagai penelitian menyebutkan banyak sekali Manfaat Jamur Tiram bagi kesehatan, diantaranya adalah :

  • Jamur Tiram diyakini dan terbukti dapat membantu kolesterol
  • Jamur Tiram juga dapat mengurangi resiko lemah jantung
  • Jamur bisa digunakan sebagai terapi untuk mengobati penyakit lever
  • Jamur diyakini mampu mengurangi anemia
  • Jamur diyakini dapat membantu menyembuhkan penyakit diabetes tipe A dan B
  • Jamur diketahui mampu membunuh nematoda
  • Jamur merupakan penghasil Enzim Hidrolisis serta Enzim Oksidasi
  • Jamur Tiram bisa digunakan sebagai anti-bakteri juga anti-tumor
  • Jamur Tiram juga diyakini dapat meningkatkan sistem pencernaan
  • Jamur Tiram diyakini mampu mencegah atau mengurangi resiko munculnya tumor

Ciri-ciri umum Jamur Tiram

Jamur tiram masih berkerabat dengan Pleurotus eryngii atau sering juga disebut dengan nama King Oyster Mushroom.  Jamur Tiram memiliki buar berwarna putih kecoklatan (krem) dengan tudung berbentuk setengah lingkaran menyerupai cangkang kerang berdiameter 3 – 14 cm. Pada bagian tengah tudung terdapat cekungan. Tubuh buah jamur inilah yang bernilai ekonomis tinggi serta menjadi tujuan dari budidaya.

Tips Wirausaha Budidaya Jamur Tiram

Untuk mengambil manfaat peluang usaha dengan melakukan Wirausaha Budidaya Jamur Tiram, dibutuhkan pengetahuan tentang teknik budidaya mulai dari persiapan hingga pasca panen. Hal ini harus menjadi perhatian karena sangat diperlukan agar kita benar-benar memahami sehingga bisa lebih menguasai cara perawatan, pemeliharaan maupun pengendalian hama Jamur Tiram agar bisa memberikan keuntungan.

Persiapan Wirausaha Budidaya Jamur Tiram
Untuk mendapat hasil panen optimal, persiapan wirausaha budidaya perlu direncanakan secara baik. Adapun beberapa hal perlu dilakukan adalah : 1) Pemilihan lokasi budidaya,  2) Membuat rumah kumbung, 3) Rak Baglog, 4) menyediakan bibit, 5) Persiapan media jamur,  6) sarana pendukung lainnya.

Pemilihan lokasi budidaya jamur tiram

Lokasi merupakan hal pertama harus diperhatikan serta merupakan syarat utama dalam menjalani peluang usaha Budidaya Jamur. Jamur Tiram dapat tumbuh subur pada tempat dengan kelembaban udara sedang. Meski dapat di budidaya pada beberapa tempat di kota besar yang panas seperti Jakarta,  tetapi jamur tiram dapat menghasilkan panen lebih banyak  serta lebih berkualitas apabila dibudidayakan pada lingkungan udara sejuk.

Pilihlah lokasi budidaya jauh dari tempat-tempat yang dapat mempengaruhi kelembaban seperti kandang sapi, kandang kambing,  kandang ayam, tempat pembuangan sampah, saluran pembuangan air atau tempat-tempat berpotensi menyebabkan jamur terserang hama penyakit.

Dalam melakukan peluang wirausaha budidaya jamur, masalah kebersihan sangat perlu diperhatikan karena jamur rentan terhadap serangan hama dan kualitas jamur bisa menjadi lebih rendah pada lingkungan kotor.  Kualitas rendah tentunya akan mempengaruhi harga jual di pasaran.

Membuat rumah kumbung Baglog

Rumah kumbung budidaya jamur
Rumah kumbung

Rumah kumbung diperlukan hanya apabila lokasi budidaya Jamur Tiram dilakukan pada luar ruang. Untuk tahap awal atau pembelajaran mungkin budidaya bisa dilakukan pada ruangan tersedia. Akan tetapi jika sudah mulai masuk pada tahap lebih serius, dibutuhkan lahan khusus untuk budidaya sehingga dibutuhkan rumah kumbung.

Rumah kumbung dapat dibuat sesuai kondisi lahan serta kemampuan modal. Dinding bisa menggunakan bilik bambu atau dibuat permanen menggunakan tembok semen. Yang terpenting adalah rumah kumbung harus diperhatikan kebersihan serta sirkulasi udara di dalamnya untuk menjaga kelembaban udara bagi perkembangan jamur budidaya.

Pembuatan Rak Baglog

Pembuatan rak-rak baglog ditujukan agar pekerjaan pemeliharaan maupun panen menjadi lebih mudah. Untuk wirausaha rumahan, rak baglog dapat dibuat menggunakan bambu untuk menghemat biaya. Sedangkan pada skala wirausaha lebih besar, rak baglog dapat dikombinasikan dengan menggunakan kombinasi kayu, bambu dan alumunium agar tahan lama untuk penggunaan berkali-kali.

Rak baglog disusun dalam 5  tingkatan dimana setiap rak memiliki panjang sesuai ukuran lahan, lebar 40 sentimeter dan tinggi antar rak 40 cm. Bagian dasar rak diberi jarak 30 cm dari tanah / lantai untuk menghindari kontak baglog langsung dengan lantai agar kelembaban bisa terkontrol.

Penyusunan kabinet atau rak baglog ini dimaksudkan agar tidak menyulitkan pekerjaan pemeliharaan maupun saat panen. Rak dengan panjang 3 meter mampu menampung hingga 60 baglog. Jadi apabila dibuat sebanyak 5 tingkat dalam satu kabinet bisa dimuat 60 x 5 baglog atau 300 baglog.

Persiapan Bibit Jamur Tiram

Tak perlu khawatir untuk mendapatkan bibit jamur berkualitas untuk menjalankan wirausaha budidaya jamur karena banyak pengusaha jamur menjual bibit-bibit mereka dalam kemasan baglog siap dibudidayakan. Meskipun membeli bibit menyebabkan biaya menjadi lebih tinggi, akan tetapi bagi pemula lebih dianjurkan untuk menggunakan bibit siap tanam yang sudah memperoleh sertifikasi. Pun demikian, banyak petani jamur lebih memilih untuk menggunakan bibit siap tanam dibanding mereka harus membuat bibit sendiri karena hasilnya lebih terjamin.

Akan tetapi, apabila anda berniat melakukan mengembangkan wirausaha lebih luas lagi, ada baiknya untuk mempelajari teknik-teknik pembuatan bibit jamur karena hal tersebut selain menekan biaya produksi, bibit jamur juga memiliki potensi jual sangat tinggi sebagai penghasilan tambahan.

Persiapan Media Tanam Budidaya Jamur

media tanam jamur baglog
Baglog

Ada beberapa macam jenis media tanam budidaya jamur yang bisa dipilih. Penentuan mana media akan kita gunakan lebih bergantung pada seberapa mudah kita memperoleh bahannya saja.

Bahan dasar media tanam jamur untuk budidaya bisa menggunakan serbuk gergaji, substrat kayu, ampas tebu, atau sekam padi. Adapun cara pembuatan media tanam, bahan dasar tersebut dicampur dengan berbagai nutrisi diantaranya tepung jagung, air, dedak halus, gips atau kapur (CaCo3).

Tahap selanjutnya adalah, media tanam ditempatkan pada kantong plastik hingga penuh. Setelah itu dia dimasukkan ke dalam pipa pralon atau bambu dengan diameter +/- 3 cm, lalu diikat kuat menggunakan tali.

Media jadi inilah yang disebut sebagai baglog. Akan tetapi kebanyakan pelaku wirausaha jamur tiram lebih suka membeli baglog siap pakai dibanding membuat sendiri. Hal tersebut dipandang lebih praktis dan ekonomis karena membuat baglog membutuhkan ketrampilan tersendiri. Akan tetapi sebagai calon pelaku wirausaha, sebaiknya anda mempelajari serta mencoba membuat baglog sendiri karena, sebagaimana disebutkan, baglog siap pakai bisa dijual dan menjadi penghasilan tambahan atau dijadikan penghasilan utama.

Persiapan Sarana Pendukung Budidaya

jamur tiram tumbuh dalam baglog
Jamur tiram dalam baglog

Berbagai peralatan serta bahan pendukung dibutuhkan untuk melakukan perawatan dan pemeliharaan jamur, diantaranya adalah : 1) Plastik (PE 0,002) ukuran 20 cm x 30 cm, 2) Cincin paralon, 3) Alkohol, 4) Pembakar bunsen, 5) Alat steril baglog berupa drum/oven/autoclave, 6) Termometer, 7) Barometer, 8) Sprinkle nozle halus, 9) Fungisida (apabila menggunakan plastik), dan 10) Vacuum Sealer.

Selama menjalani peluang usaha budidaya sebaiknya pastikan untuk selalu menggunakan bibit bersertifikat dari petani lain atau Dinas Pertanian setempat. Budidaya jamur tidak membutuhkan ketrampilan khusus, sangat mudah dilakukan serta biayanya murah. Akan tetapi perhatian kepada tanaman serta improvisasi dalam memodifikasi serta menyiasati media tanam dibutuhkan mengingat tanaman ini sangat bergantung pada kelembaban, suhu, sirkulasi udara serta nutrisi media tanam. Tidak ada aturan serta komposisi pasti mengenai penggunaan nutrisi untuk media tanam, jadi pelaku harus melakukan percobaan sendiri untuk mendapatkan komposisi tepat pada lingkungan dimana dia memilih lahan. Selamat mencoba.

Dibagikan

Penulis :

Artikel terkait