Cara Budidaya Kelinci Di Halaman Rumah

jual peluang usaha cara budidaya kelinci di halaman rumah

Budidaya Kelinci. Buat sobat Bisfreners yang tengah mencari informasi mengenai peluang wirausaha yang tepat untuk dijadikan usaha sampingan maupun bisnis utama dengan modal kecil, beternak kelinci mungkin bisa dijadikan salah satu pilihan. Selain cara beternak kelinci terbilang mudah mudah, wirausaha ini bisa dilakukan di halaman rumah dengan lahan terbatas.

Budidaya Kelinci

Jika sebelumnya Bisfren sudah membahas mengenai peluang usaha cara budidaya bebek di pekarangan rumah dan peluang usaha budidaya ikan hias, kini kami mencoba untuk membahas sedikit tentang peluang usaha budidaya kelinci yang juga bisa dilakukan di halaman rumah.

Kelinci merupakan salah satu komoditas yang menguntungkan untuk dijadikan usaha. Hampir sama seperti ternak lainnya, selain sebagai untuk dijadikan hewan peliharaan (kelinci hias), kelinci juga dimanfaatkan untuk dikonsumsi dagingnya (kelinci pedaging). Meski tidak sepopuler – daging ayam atau daging bebek, dan ikan – daging kelinci banyak dikonsumsi oleh masyarakat dan dijual dalam bentuk mentah maupun matang, terutama di lokasi dekat dengan tempat-tempat wisata alam pegunungan.

Terus terang kami juga tidak mengetahui mengapa daging kelinci dalam bentuk siap saji alias wisata kuliner daging kelinci, banyak dijumpai di tempat – tempat wisata alam pegunungan seperti di Puncak – Bogor atau Lembang, Bandung. Akan tetapi kami memperkirakan, sama dengan di tempat kami, kelinci memang banyak diternak di wilayah pegunungan beriklim sejuk bukan karena daging kelinci hanya cocok dikonsumsi di wilayah beriklim sejuk.

Akan tetapi sobat Bisfreners, kalau untuk tujuan wirausaha lebih serius untuk mendapatkan penghasilan dari beternak hewan lucu menggemaskan ini, jenis kelinci pedaging lebih menguntungkan untuk memenuhi kebutuhan permintaan pasar secara rutin yang terus meningkat, meskipun kelinci hias juga menjanjikan keuntungan cukup lumayan.

Bagi pecinta hewan, beternak kelinci mampu memberi keuntungan dari dua sisi. Yang pertama sebagai alternatif pemasukan (keuangan), dan yang kedua mengembangkan hobi memelihara hewan. Kedua peluang tersebut tentu saja bisa dijalankan bersamaan dengan keuntungan berlipat ganda.

Persiapan budidaya

Kalau anda serius ingin mencoba peluang usaha budidaya kelinci, perhatikan terlebih dahulu persiapan – persiapan yang harus dilakukan serta memahami tips budidaya kelinci di halaman rumah maupun pada lahan khusus, yaitu : 1) Pembuatan kandang, 2) Memilih indukan, 3) Pemeliharaan dan perawatan, 4) Pemberian pakan, dan 5) Mengatasi hama.

Tips lainnya sebagai hal terpenting sebelum memulai wirausaha budidaya adalah, jangan malas untuk mencari informasi, jangan malu bertanya kepada peternak yang sudah lebih dahulu menjalankan usaha dan berkonsultasilah ke balai peternakan terdekat.

Tips budidaya kelinci di halaman rumah bagi pemula

Sebagaimana disebutkan diatas, beberapa tips budidaya yang perlu diperhatikan sebelum memulai wirausaha hewan lucu menggemaskan ini adalah :

Cara Membuat Kandang Kelinci

Kandang untuk budidaya dari segi ukuran, bahan maupun penempatan, berbeda dengan kandang untuk memelihara 1 – 2 ekor ternak sebagai hewan hias peliharaan.  Meskipun bisa dibuat sendiri, kandang untuk hewan hias peliharaan biasa terbuat dari fiber, plastik, kawat atau kombinasi dari ketiganya yang bisa dibeli di toko-toko hewan peliharaan.

Untuk menghemat biaya pembuatan kandang budidaya, biasanya peternak membuat dari bahan yang murah dan mudah tersedia. Ini bisa dibuat dengan memanfaatkan kayu, bambu dan kawat. Karena kandang budidaya kelinci biasanya (sebaiknya) diletakkan di luar ruangan, maka kandang tersebut harus memiliki penutup untuk melindungi ternak dari hujan dan panas.

cara membuat kandang kelinci
Kandang kelinci (@ Pinterest)

Kandang ternak, dibuat menyerupai rumah panggung dengan jarak dari tanah sekitar 60 hingga 100 cm.  Untuk menghemat lahan, kandang bisa dibuat bertingkat sehingga ternak yang dipelihara bisa lebih banyak tanpa perlu menambah lahan. Akan tetapi bila kandang dibuat bertingkat, perlu diperhatikan juga masalah saluran pembuangan kotoran dari bagian atas agar tidak mengotori kandang yang berada dibawahnya.

Setiap ruang kandang memiliki ketinggian 80 – 100cm bila tidak memiliki atap, untuk kandang bertingkat atau memiliki atap, ketinggian kandang bisa dibuat 70 – 80 cm tergantung pada kebutuhannya. Untuk kelinci muda yang baru lepas sapih, ketinggian kandang bisa lebih rendah dari kelinci dewasa.

jual kandang kelinci
Kandang dan tempat bermain kelinci (@ backyardchickens.com)

Kandang kelinci budidaya, dibagi menjadi dua model yaitu 1) kandang koloni dan 2) kandang individual. Kedua model ini, baik koloni maupun individual bisa dibuat bertingkat. Pada kandang individual, setiap ternak menempati satu ruang tersendiri. Wilayah mereka dipisahkan oleh sekat-sekat kayu atau bambu dimana pada setiap sekat tersebut diletakkan wadah pakan jerami (hay). Kandang individual ini biasanya digunakan untuk pembesaran dan hewan ternak yang baru saja lepas sapih (tidak diberi susu induknya).

jual kelinci angora dan kandang bertingkat
Kandang bertingkat

Kandang koloni biasanya diisi oleh satu keluarga kelinci dalam satu kandang. Di dalam kandang koloni terdapat pejantan, betina, serta anak-anak mereka yang sudah lepas sapih. Pada kandang seperti ini biasanya kelinci merasa nyaman dan jarang mengalami stress.

Ukuran kandang

Ukuran kandang biasanya ditentukan oleh jumlah dan tujuan pemeliharaan. Semakin banyak tentu semakin besar ukuran kandang. Yang perlu diperhatikan adalah kandang harus memiliki tinggi yang cukup agar hewan dapat berdiri tegak dengan kedua kakinya. Agar tidak berkali-kali menganti kandang, sebaiknya kandang dibuat dengan menggunakan ukuran kelinci dewasa sesuai jenis yang diternakan.

Untuk sepasang kelinci berukuran sedang atau ringan, sobat dapat membuat kandang berukuran 120 x 75 x 40 cm. Sedangkan untuk jenis berukuran besar, kandang yang harus disiapkan untuk sepasang ternak dianjurkan memiliki ukuran 180 x 75 x 50 cm.

Ukuran pintu kandang

Pintu kandang harus dibuat dengan ukuran besar agar peternak mudah memasukkan atau mengeluarkan ternak ke dalam kandang, membersihkan kandang dan memberi pakan serta minuman ke dalamnya. Ukuran ideal untuk pintu kandang kelinci biasanya adalah 35 x 40 cm.

Penempatan kandang ternak

Untuk sobat yang memelihara kelinci sebagai hewan hias, kandang bisa dibeli di toko hewan peliharaan dan ditempatkan di dalam rumah. Sedangkan bagi yang ingin menjadikannya sebagai wirausaha sampingan, kandang dibuat cukup besar dan ditempatkan diluar ruang sehingga setiap kandang membutuhkan atap pelindung. Namun, untuk peternak skala lebih besar lagi, kandang justru ditempatkan pada ruangan besar yang terlindung dan tertutup.

Perlu diperhatikan bahwa kelinci mudah kaget bila melihat anjing mendekati kandang. Jadi untuk budidaya sebaiknya kandang ditempatkan pada lokasi yang aman dari jangkauan anjing. Untuk bisnis utama skala besar sebaiknya kandang-kandang ditempatkan dalam satu ruangan besar yang bisa ditutup sehingga aman dari jangkauan predator.

Kandang budidaya, idealnya ditempatkan pada lokasi yang tenang, tidak bising dan jarang dilewati orang. Meski demikian, untuk dijadikan usaha sampingan, kandang bisa ditempatkan pada halaman rumah berbaur dengan kandang untuk ternak lain misalnya ayam. Hal penting lainnya adalah, kandang harus cukup terkena sinar matahari serta memiliki sirkulasi udara memadai.

Cara memilih bibit kelinci serta indukan

jual bibit kelinci angora, rex dan new zealand white
Bibit kelinci unggulan (@ Pinterest)

Memilih bibit kelinci untuk budidaya tergantung pada tujuan atau sasaran pasar yang dikehendaki. Untuk hewan hias, pilihlah kelinci Angora, Kelinci Rex, atau Kelinci American Chincilia. Sedangkan untuk pedaging, pilihlah ras yang memiliki tubuh gemuk dengan banyak daging.

Bagi para sobat wirausahawan yang bermaksud untuk menjalankan peluang usaha ternak kelinci hias maka pilihlah bibit dari jenis kelinci hias yang memiliki tubuh serta bulu indah yang disukai banyak orang. Untuk lebih jelasnya silahkan baca jenis-jenis kelinci budidaya.

Apapun jenisnya pastikan untuk memilih bibit yang sehat, mudah dan cepat berkembang-biak, tidak stress, bulunya terlihat bagus dan sehat, matanya jernih, terawat dan tidak cacat. Dari gerakannya hewan yang sehat akan terlihat gesit dan lincah.

Cara membedakan kelinci betina dengan pejantan

Sebagai seorang calon wirausaha budidaya kelinci, kita harus bisa membedakan kelamin jantan dan betina. Sebenarnya cara untuk membedakan kelamin jantang dengan betina tidak terlalu sulit.  Kelinci jantan memiliki penis tertutup bulu tepat di atas anusnya. Berat badannya juga lebih ringan dibanding kelinci betina. Kebalikannya, hewan berkelamin betina memiliki lubang celah dibawah anusnya yang menonjol tertutup bulu. Dan secara fisik, ternak betina akan memiliki bobot lebih berat dibanding pejantannya.

Pemberian Pakan Untuk Kelinci

Agar memperoleh keuntungan lebih, peternak harus pintar-pintar mensiasati pemberian pakan. Biasanya peternak memberi pakan berupa pelet dan sayuran. Meskipun pelet terbilang praktis, sehat dan memiliki kandungan gizi lebih lengkap, namun harganya bisa dikatakan cukup mahal. Sehingga untuk kelinci – kelinci dengan harga jual murah harus dipertimbangkan pemberian pelet sebagai pakan utama.

Untuk hewan rumah peliharaan dari ras unggulan, pemberian pelet memang sangat dianjurkan karena bisa menghasilkan hewan yang berkualitas bagus. Akan tetapi untuk ternak pedaging dari ras lokal atau ras biasa, sebaiknya para wirausahawan memberi pakan berupa sayuran sebagai pakan utama ditambah pelet sebagai pakan tambahan agar biaya pemeliharaan menjadi lebih rendah.

Waktu pemberian pakan ternak kelinci

Pemberian pakan, untuk kelinci pedaging maupun kelinci hias bisa diberikan sebanyak dua kali dalam sehari yaitu pada pagi hari dan sore hari. Apabila pakan diberikan secara kombinasi antara pelet dan sayuran, maka pemberiannya jangan dijadikan satu secara berbarengan. Para wirausahawan bisa memberikan pelet pada pagi hari dan sayur pada sore hari atau sebaliknya, memberi pakan sayuran pada pagi hari dan pelet pada sore hari.

Pemberian pakan juga tidak boleh berlebihan karena akan membuat ternak menjadi malas dan lebih mudah terserang penyakit. Setiap ekor kelinci membutuhkan pakan 5 – 6 persen dari berat tubuhnya setiap hari. Jadi sebagai pengusaha budidaya, kita harus cermat menghitung kebutuhan konsumsi pakan setiap ternak. Dengan pemberian pakan sesuai kebutuhan, ternak akan lebih sehat dan tumbuh berkembang dengan baik.

Pemeliharaan dan pemeriksaan kesehatan kelinci

Sebagai calon wirausaha budidaya, sebaiknya sobat juga mengetahui bagaimana memelihara dan merawat kelinci agar tidak mengalami kerugian akibat kelinci terserang penyakit. Yang paling utama dalam pemeliharaan adalah menjaga kebersihan dan kelembaban kandang. Kandang yang terlalu lembab memudahkan berkembang biaknya hama penyakit.

Peternak harus membersihkan kandang secara teratur terutama bila kandang ditempatkan di dalam ruangan. Untuk kandang yang ditempatkan diluar ruangan, pastikan kandang terkena sinar matahari pada pagi atau sore hari untuk membantu mengurangi berkembangnya bakteri serta hama penyakit. Sirkulasi udara pada kandang juga perlu diperhatikan agar tingkat kelembaban terkendali.

Sekali-sekali kelinci juga sebaiknya diberi kesempatan untuk bermain pada area lebih luas agar menjadi senang dan tidak stress. Banyak peternak menyediakan sedikit lahan pada bagian depan kandang sebagai tempat bermain bagi kelinci. Akan tetapi perlu diperhatikan juga bahwa kelinci suka menggali lubang di tanah yang menyebabkan tubuhnya menjadi kotor. Kalau anda tidak menginginkan hal tersebut, tempat bermain bisa diplester dengan semen.

Qoutes kata bijak :  Jangan menyerah, semua orang tidak akan dikatakan gagal sampai dia berhenti berusaha.

Demikian sedikit tentang cara budidaya kelinci di halaman rumah. Sebelum mulai menjalankan peluang usaha budidaya kelinci, sebaiknya baca juga segala sesuatu tentang mengawinkan kelinci serta penyakit-penyakit yang menyerang kelinci. Semoga artikel kami bermanfaat. Salam sukses.

Dibagikan

Penulis :

You may also like