Cara Memulai Pembicaraan Dengan Orang Di Lingkungan Baru

cara memulai pembicaraan

Apakah kamu seorang introvert yang sulit berkomunikasi pada lingkungan baru dimana kamu mungkin “terpaksa” harus berada disana ?. Mungkin keberadaan disana cukup lama dan berulang-ulang, tetapi tetap saja sulit mendapat teman bicara ?. Kamu sangat menginginkan dan membutuhkan, akan tetapi sulit melakukannya karena bingung atau canggung harus memulai obrolan atau membuka percakapan dari mana.

Memulai Obrolan Dengan Orang Di Lingkungan Baru

Di jejaring sosial dunia maya, anda bisa dengan mudah berkenalan dengan misalnya memasang foto editan kamera 360 untuk meminta pertemanan. Dilanjutkan dengan mulai memberi suka, lalu secara bertahap memberi komentar-komentar, dan dilanjutkan dengan komunikasi secara private.

Akan tetapi dunia nyata berbeda dengan dunia maya. Kalau anda seorang yang tertutup mungkin anda akan mengalami rasa canggung atau gugup untuk memulai obrolan atau memulai pembicaraan di dunia nyata.

Bukan hal aneh, dan yakinlah, anda bukan satu-satunya manusia di dunia yang mengalami masalah dalam memulai komunikasi di lingkungan baru. Banyak orang mengalaminya dan bisa dijumpai dengan mudah di lingkungan teman kampus, teman kerja, dan paling umum di lingkungan lebih terbuka misalnya di tempat-tempat fitness atau senam, jogging track, kolam renang lingkungan, dan lain-lain. Disana kamu akan menemukan 1 atau lebih orang yang setiap kali datang hanya melakukan aktifitasnya sendiri saja seakan tengah asyik menikmati kesendirian.

Apakah kamu termasuk orang penyendiri seperti itu  ?

Jika kamu termasuk orang penyendiri dan tertutup, kami yakin anda sebenarnya sangat ingin untuk memulai pembicaraan atau pertemanan. Akan tetapi mungkin tidak tahu bagaimana cara memulainya. Nah Sobat, tips berikut mungkin bisa membuat anda mengetahui cara memulai pembicaraan pada lingkungan baru.

Sebelum Memulai Perhatikan penampilanmu

Penampilan sangat menunjang rasa percaya diri dalam bersosialisasi di lingkungan manapun. Akan tetapi itu bukanlah hal mutlak. Kita tidak perlu menjadi orang paling cantik, paling ganteng atau paling keren untuk memulai obrolan dengan orang tidak dikenal. Akan tetapi ketika kamu memiliki masalah dalam memulai komunikasi, memoles penampilan dibutuhkan untuk meningkatkan rasa percaya diri.

Hal ini hampir sama seperti kamu menggunakan kamera 360 pada foto – foto di media sosial. Akan tetapi bukan wajah kamu yang di “make over”, melainkan penampilan kamu. Ingat, orang tidak membutuhkan kamu sangat ganteng dan cantik untuk menjadi teman ngobrol yang menyenangkan.

Sesuaikan penampilan dengan lingkungan dimana kita berada. Apakah di ruang tunggu wawancara, di rapat RT/RW, di tempat fitness, atau lainnya. Tidak perlu suntik putih hanya untuk menjadi lebih cantik. Sesuaikan penampilan agar tidak menjadi mahluk aneh mencengangkan yang justru membuat lawan bicara merasa ketakutan.

Penampilan bukan hal utama, tampillah apa adanya kalau tidak pada situasi dimana kamu bisa mempersiapkan diri. Akan tetapi mulai sekarang, setiap saat keluar dari kamar, tampillah lebih baik.

Tingkatkan kepedulian dan jangan terlalu cepat menilai orang

Untuk mengatasi kesulitan berkomunikasi, cobalah untuk meningkatkan kepedulian pada sekitar agar kita mampu beradaptasi dengan cepat pada lingkungan. Semakin seseorang lebih peduli, lebih mudah baginya untuk bersosialisasi karena dia akan berusaha merasakan atau selalu mencoba untuk mengerti perasaan orang lain atau lawan bicaranya.

Kunci sukses dalam memulai pembicaraan dengan orang tidak dikenal adalah tidak cepat menilai. Jangan terlalu cepat menilai orang atau menghakimi orang yang belum dikenal hanya dari penglihatan sesaat. Hindari juga menilai diri sendiri tidak mampu atau tidak dibutuhkan. Yakinlah pada kemampuan anda, yakinlah bahwa setiap orang juga membutuhkan teman bicara.

Mulailah pembicaraan tanpa ada kesan dipaksakan

Kalau anda seringkali susah membuka obrolan, karena terlalu lama berpikir mau ngomong apa, atau merasa obrolan anda akan mengganggu dia, maka mulai sekarang cobalah buang pikiran-pikiran negatip tersebut. Lakukan saja, jangan pikirkan masalah dia akan terganggu atau memulai dari mana. Apapun yang ada dalam pikiran, ucapkan saja.

Semakin hati kita merasa cemas harus membuka pembicaraan tentang apa, semakin tampak ekspresi kecemasan pada wajah sehingga tampak tidak menyenangkan.  Dengan membuang semua pikiran tersebut lalu menganggap dia sudah akrab denganmu, maka dimatanya kamu akan tampil layaknya sudah bersahabat dengannya.

Jadilah orang sok akrab

Apakah kamu menilai orang sok akrab itu jelek dan mengganggu ? kalau hal tersebut selalu ada dalam pikiranmu maka mungkin kamu perlu melakukan instrospeksi diri agar tidak menjadi orang sinis. Ingat, orang sok akrab memiliki beberapa perbedaan dengan teman KEPO.

Teman sok akrab tidak selamanya jelek, mereka justru memiliki banyak kelebihan dalam hal bersosialisasi dan berkomunikasi. Coba hitung, berapa banyak jumlah teman yang dimiliki orang yang kamu bilang sok akrab dengan jumlah temanmu sendiri ? Mungkin dia memiliki lebih banyak teman dibanding anda dan mungkin dia lebih disukai teman-temannya dibanding anda.

Nah sobat, salah satu kunci sukses cara memulai pembicaraan dengan orang tidak dikenal adalah menjadi sok akrab. Rasakan saja bahwa dia sudah kamu kenal dan membutuhkan teman ngobrol sama sepertimu.

Pilih Topik Ringan Sesuai Situasi Dan Kondisi

Perhatikan situasi dan kondisi saat membuka percakapan. Jangan bicara tentang konser musik saat sedang menunggu wawancara pekerjaan. Hindari pula bicara tentang hal-hal yang membuatmu merasa “lebih” darinya. Ingat, tidak ada orang suka dengan teman yang selalu merasa dirinya lebih hebat. Jangan pernah memancing pembicaraan untuk masalah sensitif seperti politik dan agama kecuali kamu yakin bisa menerima pendapat serta pandangan orang.

Topik pembicaraan ringan dengan pertanyaan ringan membuat lawan bicara bisa memberi jawaban tanpa perlu berpikir keras. Itu memudahkannya untuk mengimbangi pembicaraan kamu sehingga obrolan mengalir lancar.

Gunakan kalimat – kalimat positif dan pujian

Umumnya orang, bila baru dikenal, menyukai pembicaraan ringan dengan kalimat positif yang disisipi sedikit pujian, karena pada dasarnya semua orang ingin mendapat perhatian dan pujian. Ketika misalnya anda melihatnya mengenakan topi pada hari cerah, mungkin anda bisa memulai dengan “Waaah … cuacanya cerah banget ya, dan kamu keren sekali pakai topi itu”. Atau jika anda mengenal jenis topinya bisa ditambahkan “Maaf, kalau tidak salah ini topi keluaran … jarang sekali orang memilikinya. Harganya pasti mahal dan langka. Apa kamu pernah ke ….  ?”

Perlu juga diperhatikan bahwa dalam memulai obrolan dengan orang baru dikenal, jangan menggunakan kalimat negatif misalnya “Topi kamu gak cocok buat cuaca seperti ini, harusnya … bla .. bla .. bla”. Atau mengatakan “Kamu gak pantas pakai itu, .. bla .. bla .. bla”. Dan harus juga dihindari memulai percakapan dengan kalimat membanggakan diri misalnya “Saya punya topi seperti kamu, tapi mereknya …. harganya lebih mahal”.

Nah sobat Bisfeners, kalau anda mampu memainkan kalimat-kalimat positip secara spontan tanpa kesan dibuat-buat, percakapan dengan kenalan baru akan mengalir lancar. Bahkan sangat mungkin akan berlanjut menjadi pertemanan. Bagaimana ? berani coba ? ayolah .. jangan main gadget terus. Hidup ini terlalu indah untuk sekedar dinikmati lewat dunia maya.

Dibagikan

Penulis :

Artikel terkait

1 Comment