Cara Mengawinkan Kelinci Dan Merawat Anakan

jual cara mengawinkan kelinci dan merawat anaknya

Cara Mengawinkan Kelinci. Masih berkaitan dengan peluang usaha budidaya kelinci, artikel kali ini kita akan membahas tentang cara mengawinkan kelinci agar wirausaha bisa memberi hasil maksimal.

Mengawinkan Kelinci Peliharaan

Jika kandang sudah tersedia dan induk calon bibit sudah siap, salah satu hal sangat penting sebelum sobat Bisfreners memulai wirausaha budidaya kelinci adalah mengetahui bagaimana cara mengawinkan kelinci budidaya serta merawat anak-anaknya.

Dalam hal mengawinkan kelinci, perlu untuk diperhatikan agar tidak mengawinkan kelinci sebelum siap kawin. Kelinci yang berusia terlalu muda, jika dipaksakan untuk kawin bisa menyebabkan pertumbuhan fisiknya menjadi terganggu atau rusak. Yang biasa terjadi adalah, setelah kawin kelinci jantan tidak bisa lagi tumbuh besar bahkan bisa menjadi kerdil. Sementara pada hewan betina belum cukup usia, perkawinan bisa menyebabkan kegagalan pada kehamilannya.

Usia ideal bagi ternak kelinci untuk siap dikawinkan umumnya adalah pada usia 8 bulan atau lebih. Kematangan fisik untuk kawin juga bisa dilihat dari gerak-gerik dan bentuk kelaminnya. Hewan ternak yang sudah siap kawin biasanya menunjukkan perilaku gelisah. Dia akan berusaha mendekati lawan jenisnya, suka menggosok-gosok dagunya dan pada alat kelamin betina berwarna merah jambu.

Cara mengawinkan kelinci, yang betina dimasukan ke kandang jantan

jual induk kelinci siap kawin
Cinta sejati kelinci (@ Pinterest)

Apabila sobat Bisfren mendapati kelinci peliharaan sudah menunjukkan tanda-tanda siap kawin dan usianya juga sudah matang untuk kawin, maka yang perlu dilakukan adalah memasukan kelinci betina ke kandang jantan. Mengapa demikian ? karena kelinci jantan kalau dimasukan ke kandang betina akan bertingkah malu-malu sehingga bisa menyebabkan kegagalan perkawinan.

Sebaliknya jika betina yang dimasukan ke dalam kandang jantan, maka rasa percaya diri si jantan akan meningkat. Bak perawan di sarang penyamun, si jantan akan menjadi agresif dan mendominasi perkawinan sehingga tingkat keberhasilan menjadi lebih tinggi.

Apabila sobat sudah memasukkan betina ke kandang jantan, pastikan untuk membiarkan mereka berdua bermesraan berdua selama beberapa saat. Jangan diganggu dengan aktifitas yang bisa menyebabkan mereka gagal kawin seperti membuat kegaduhan atau lainnya.

kisah nyata kelinci bercinta
Saat kelinci bercinta (@ web2.mendelu.cz)

Apabila sobat sudah melihat pejantan menaiki tubuh betina selama kurang lebih 4 – 7 menit, maka segeralah angkat si betina untuk dipisahkan guna memberi waktu istirahat selama 10 – 20 menit. Bila sudah selesai istirahatnya, masukan kembali betina ke kandang kelinci jantan agar mereka melakukan reproduksi kembali. Lakukan hal tersebut beberapa kali sampai si betina tidak mau lagi di kawinkan. Bila sudah tidak mau dikawinkan, maka perkawinan mereka selesai, si betina bisa dimasukan ke dalam kandangnya untuk menunggu kehamilan.

Tanda – Tanda Kehamilan Pada Kelinci

Sobat Bisfreners, setelah prosesi perkawinan kelinci maka kini saatnya kita menunggu sambil berharap agar perkawinan tersebut berjalan lancar sehingga betina menjadi hamil. Bagaimana cara mengetahui betina hamil ? Biasanya kelinci betina hamil akan lebih banyak mengkonsumsi makanan, bahkan menjelang kelahiran putra-putri kelinci, sang betina akan semakin meningkatkan konsumsi makanannya agar kebutuhan nutrisi calon-calon bayinya terpenuhi.

Kehamilan bisa diketahui pada perubahan perut mereka. Betina hamil akan memiliki perut lebih besar layaknya ibu-ibu hamil. Akan tetapi pembesaran perut kelinci betina tidak selalu bisa terlihat layaknya pada kehamilan ternak lain. Untuk bisa mengetahui dengan pasti kehamilan kelinci, perlu dilakukan test kehamilan yang disebut palpitasi.

Palpitasi adalah cara memeriksa kehamilan pada betina dengan cara meraba-raba perutnya untuk merasakan adanya sebentuk bola seukuran kelereng. Selain palpitasi, betina hamil juga bisa dilihat dari perubahan kepribadiannya. Betina akan lebih agresif. Saat menjelang 2 atau 3 hari melahirkan, betina calon induk kelinci akan mulai membuat sarang. Kelinci betina biasanya akan mengumpulkan apapun yang ada disekitarnya termasuk bulunya sendiri untuk membangun sarang tempat melahirkan.

Hal yang perlu dilakukan oleh sobat sebagai peternak wirausaha kelinci adalah membantu mempersiapkan kelahiran anak-anak kelinci seperti memberi pakan lebih dari biasanya dan memberi bahan-bahan untuk sarang berupa potongan kain atau pakaian bekas.

Penanganan pada bayi kelinci

Dua hari setelah betina melahirkan, sobat harus melakukan pemeriksaan rutin terhadap bayi-bayi hewan lucu menggemaskan tersebut. Penting kiranya untuk mengetahui kondisi setiap bayi apakah mereka sehat, memiliki cacat, atau bahkan mati. Bayi binatang lucu menggemaskan yang mati harus diangkat untuk kemudian dikuburkan atau dibuang jauh-jauh agar tidak membusuk dan menjadi penyakit bagi saudara-saudara kelinci yang sehat. Demikian pula anak cacat, dia harus dipisahkan karena cacat fisiknya bisa diakibatkan oleh virus atau bakteri berbahaya bagi saudara – saudara kelinci.

Untuk menjaga keselamatan bayi – bayi kelinci perlu disiapkan kotak sarang agar anak kelinci terlindungi dari cuaca dingin, panas dan hembusan angin. Apabila ibu kelinci terlihat memiliki sifat kanibal, maka anak-anaknya harus dipisahkan agar tidak dimakan olehnya.

Bila anak terlalu banyak, carikan bunda asuh buat bayi kelinci

anak anak kelinci tidur
Sssst… jangan berisik. Bayi kelinci lagi bobo

Pada pernikahan yang sukses, kelinci bisa menghasilkan hingga 12 ekor bayi dalam sekali melahirkan. Permasalahannya kemudian adalah apabila puting susu bunda kelinci hanya ada 8 buah sementara dia harus menyusui 12 ekor bayi. Bagaimana cara mensiasatinya agar para bayi tumbuh sehat berkembang sempurna ?

Cara paling baik apabila terjadi kelahiran melebihi jumlah puting susu bunda adalah dengan cara mencarikan bunda susu atau bunda asuh bagi bayi kelinci yang tidak mendapat jatah. Hal ini juga bisa diterapkan apabila sobat mendapatkan bunda kelinci yang tidak mau menyusui anaknya.

Perhatikan suhu kandang juga kelembabannya

Perawatan bayi kelinci juga harus dilakukan dengan cara menjaga tingkat kehangatan suhu kandang. Sekalipun bunda bisa menghangatkan anak-anaknya, akan tetapi pada kondisi tertentu dia tidak mampu menghangatkan seluruh anaknya. Oleh karena itu, untuk menjaga kehangatan para bayi sobat sebaiknya meletakkan kain-kain bekas atau pakaian bekas di dalam kandang bagi bayi-bayi kelinci.

Jaga asupan makanan untuk bunda dan bayi-bayinya

induk kelinci merawat anak-anaknya
Bapak dan anak-anak kelinci

Adalah hal penting untuk menjaga kebutuhan nutrisi bagi bunda serta bayi-bayinya dengan cara memenuhi kebutuhannya. Jangan biarkan mereka kelaparan, namun juga jangan berlebihan karena cepat mengotori kandang sehingga memudahkan berkembangnya bakteri dan virus berbahaya. Kami menganjurkan untuk memberikan pelet berkualitas bagi bunda-bunda kelinci yang baru melahirkan karena pelet juga mudah dikonsumsi oleh bayi yang sudah mau mencoba makanan. Namun demikian sayuran segar tetap dibutuhkan karena sejatinya kelinci adalah pemakan sayuran.

Jaga tingkat kebisingan agar bayi-bayi kelinci tidak stress

Stress bagi hewan sama seperti manusia, bisa menyebabkan tubuh mudah terserang penyakit. Pada hewan, terutama saat bayi, kebisingan bisa memicu ketakukan yang menyebabkan kegelisahan. Oleh karena itu sebagai pelaku wirausaha budidaya kelinci, sobat Bisfreners harus mampu menjaga kebisingan agar tidak berlebihan sehingga para bayi tidak terganggu.

Demikian artikel kami tentang cara mengawinkan dan merawat anak kelinci, semoga bermanfaat buat sobat semua. Salam sukses.

Dibagikan

Penulis :

You may also like