Cinta Kau Balas Luka

cerita pendek catatan pribadi cinta kau balas luka

Cerita pendek catatan pribadi sedih cewek yang ditinggal kawin pacarnya tanpa penjelasan meskipun tanda-tanda pacar pengen putus sudah terlihat sejak awal namun tidak disadarinya. Bagaimana ceritanya ? simak pada cerpen mini curahan hati berikut :

Cerita Pendek Catatan Pribadi Cinta Kau Balas Luka

Aku hanyalah seorang perempuan biasa- biasa saja yang hidup dalam sebuah keluarga sederhana. Saat mulai beranjak dewasa aku mempunyai sebuah impian, impianku sederhana saja, aku ingin menjadi seorang guru.

Pada masa SMK,  Aku mengenal seorang pria, sebut saja pria itu S, S adalah kakak kelasku, dia sangat berwibawa, dia seorang pembina pramuka sekaligus ketua osis di sekolahku, hatiku sangat mengaguminya saat itu, pada suatu hari tanpa sengaja kami pun bertemu muka di kantin sekolah, saat itu dia duduk didepan ku sambil menyantap nasi goreng dan segelas air teh hangat, dia  menatap kearah ku, akupun tersipu malu, kemudian dia bertanya namaku sambil mengulurkan tangan nya, aku pun menyambut tangan nya dan mengatakan nama ku.

Seiring berjalannya waktu akupun mulai dekat dengannya. Hari demi hari telah berlalu, dan pada suatu hari dia mengajak ku pergi jalan -jalan ke sebuah objek wisata terdekat, hati ku pun sangat bahagia saat itu. Sesampainya disana, kamipun duduk di sebuah tempat yang telah disediakan.  Tidak lama kemudian dia memegang tangan ku sambil berkata, “F kakak sebenarnya suka sama F”. Akupun sangat kaget, perasaanku tak menentu saat itu, aku hanya bisa diam sambil menundukkan kepala.

Lima belase menit telah berlalu S pun bertanya kembali, “F jawablah pertanyaan kakak, apakah F mau jadi pacar kakak ?”. Kemudian akupun memberanikan diri menganggukan kepala, kemudian S pun tersenyum manis padaku sambil berkata “terimakasih ya F, kakak janji akan selalu menjaga perasaan F, karna dari awal bertemu kakak sudah suka sama F”.

Hari-hari pun kini terasa indah, karena bisa mendapatkan cinta dari seseorang yang aku cintai juga. Waktu terus berlalu dan tibalah masa dimana S akan mengikuti ujian akhir atau UN, saat itu hatiku mulai kawatir tentang hubunganku dengan S.

Waktu memang cepat berlalu, kini S pun telah lulus dari SMK, akupun sudah jarang bertemu dengannya, dia hanya datang menemuiku satu kali seminggu karena dia memang sibuk dengan pekerjaannya. Waktu demi waktu kujalani terus dengan rajin belajar, karena aku masih punya impian harus digapai.

Pada akhirnya tibalah waktunya aku akan mengikuti Ujian Akhir Sekolah, S pun sudah jarang menemuiku, dengan alasan agar tidak mengganggu ujianku. Akupun tidak mempermasalahkan hal itu. Hingga akhirnya aku lulus dari sekolah lalu melanjutkan ke Perguruan Tinggi Terbaik di kota ku.

Saat itu S masih sering menelponku, dan sesekali pada saat ada waktu luang diapun datang menemuiku. Meski menjalani hubungan jarak jauh dengan S, aku tetap bahagia dan menjaga perasaan, karena dihati ku hanya ada S. Yang namanya mahasiswi baru pasti banyak godaannya, begitu juga denganku, tidak sedikit mahasiswa tertarik padaku, tapi tak pernah ku tangapi mereka.

Seiring berjalannya waktu S tiba-tiba menghilang tanpa kabar, setiap ku telpon dia tak pernah menjawab, dan kemudian HP nya pun tidak pernah aktif lagi. Hatiku mulai gelisah dan bertanya-tanya. Siang malam, waktu ku habis untuk memikirkannya. Bahkan akupun mulai tak berkonsentrasi lagi dengan kuliahku, padahal saat itu ujian semester sedang berlangsung. Dan benar saja IPK ku pun anjlok dibawah standar.

Hatiku sangat sedih dan kecewa saat itu, kemudian akupun mendengar kabar kalau S sudah menikah dengan wanita lain, saat itu aku sangat terpuruk pada keadaan, hingga akupun ingin berhenti kuliah, namun jika berhenti betapa kecewanya orang tua ku nanti.

Hari-hari terus aku lalui dengan perasaan ku yang tak menentu, setiap saat S selalu hadir dalam pikiranku. Waktu yang telah pergi memang tak akan bisa ditarik kembali, begitu juga dengan kehidupan. Meski kita kecewa dan terpuruk tapi hidup tetap harus berlanjut, begitu juga dengan hidupku. Pelan-pelan diriku sudah mulai melupakan S, akupun lebih fokus pada pendidikanku, karena saat ini sudah berada di semester akhir yang tak lama lagi akan mengikuti sidang skripsi.

Quotes motivasi kata bijak semangat : Saat kamu bisa mengingatnya tanpa merasa sedih itu tandanya kamu sudah move on

foto profil motivasi tanda sudah move on
Mulai move on !

Disuatu pagi yang sangat dingin, handphone ku berdering, kulihat pada layar HP tersebut hanya tertera nomor tanpa nama. Sebenarnya malas untuk menjawabnya karena harus buru-buru ke kampus. Tapi ketika handphone ku berdering lagi masih dengan nomor yang sama, aku coba untuk menjawab dengan nada sedikit emosi. Oooh ternyata T menelpon ku, sahabat lama ku ternyata. Karena buru-buru mau ke kampus, ku suruh T untuk menelponku nanti.

Malam harinya, benar saja T menelpon ku kembali. Kamipun bercerita panjang lebar. Tak lama kemudian ku dengar suara seseorang berada di dekat T. Dengan isengnya aku minta kenalan dengan temannya T. Temannya pun berbicara denganku. Kami berkenalan, ternyata namanya adalah A. Dari nada bicaranya A adalah laki-laki baik.

Beberapa hari kemudian HP ku pun berdering dengan nomor tanpa nama. Ku biarkan saja karena sangat malas menjawab telepon dari nomor tak dikenal. Namun HP ku terus berdering hingga beberapa kali. Karena ku rasa orang itu memang penting untuk bicara denganku, akupun coba untuk menjawabnya. Ternyata A yang menelponku, hati sangat senang saat itu.

Quotes kata bijak motivasi move on : Berdamai dengan kesalahan adalah cara terbaik untuk melupakan

quotes motivasi hidup berdamai dengan kesalahan masa lalu
Damai aja yuk

Semenjak itu A jadi sering menelpon ku, dua bulan berlalu hingga akhirnya kami memutuskan untuk bertemu di suatu tempat. Sebelum bertemu kami membuat kesepakatan, seandainya diantara kami tidak ada rasa ketertarikan kita akan tetap jadi teman dan tetap menjalin komunikasi.

Tapi ternyata yang terjadi justru sebaliknya, kami malah saling suka satu sama lain, meskipun begitu, hatiku masih berat untuk menerima A sepenuhnya karena bayang-bayang S masih saja muncul dalam pikiranku. Hingga saat ini hubunganku terus berlanjut dengan A. A yang selalu setia menemaniku dan selalu berusaha untuk mengerti tentang keadaanku, hingga akhirnya akupun dapat menyelesaikan kuliahku.

Kini hatiku berharap agar segera bisa move on dari S, melupakan segalanya, terus melangkah menjalani hidup tanpa ada bayang-bayangnya.


Terima kasih telah membaca cerita pendek curahan hati dari catatan pribadi. Semoga bermanfaat dan menghibur. Salam sukses selalu dan tetap semangat.

Dibagikan

Rina Fitri

Penulis :

You may also like