Cinta Lalu

cerpen mini selingkuh kering

Cinta lalu adalah cerpen mini selingkuh kering pertemuan dua anak manusia untuk mengenang kisah masa lalu meski sama-sama sudah menikah. Apa yang kemudian terjadi ? Simak cerita pendek curhat berikut :

Cerpen Mini Selingkuh Kering – Cinta Lalu

Pertemuan itu telah memporak-porandakan hatiku, akupun menyesal kenapa aku mengiyakan saat kamu mengajak bertemu. Kupikir hanya sekedar melepas rasa penasaran ingin melihat seperti apa kamu sekarang. “Kita ketemu yuk, aku kangen pengen lihat kamu sekarang seperti apa” katamu waktu itu.

Akhirnya kitapun janjian bertemu di suatu tempat, di mall. Kamu nggak berubah mas, masih tetap seperti 12 tahun yang lalu, tetap langsing. Tadinya aku berpikir akan bertemu dengan seorang laki-laki yang gemuk dengan perut sedikit buncit, ya seperti kebanyakan bapak-bapak zaman sekarang. Ternyata aku salah. Kamu tetap gagah dan simpatik. Aku harus mengakui bahwa kamu masih mampu membuat aku terpana.

Lalu kita makan dan ngobrol kesana kemari. Bercerita kenangan masa lalu, bercerita tentang hidupku dan hidupmu, bercerita tentang tempat-tempat yang pernah kita menoreh kenangan bersama. Dan aku terhanyut oleh semua cerita romantis itu seakan semuanya belum berlalu dan masih jelas di depan mata. Lalu kita memutuskan untuk keluar sebentar, kamu minta ditemani mencari sesuatu. Ada rasa bahagia dan senang bisa bersamamu lagi.

Menyusuri jalan-jalan yang pernah kita lalui bersama. Bercerita dan bercanda sampai aku lupa bahwa kondisi kita sudah beda. Ada rasa tentram saat bersamamu meski kamu dan aku sudah ada yang memiliki. Dan rasa tenteram itu sungguh menghanyutkan kita berdua seakan tak akan ada lagi kata berpisah. Tapi entahlah, ini pengaruh perasaan di masa lalu atau apa, rasanya aku memang tidak ingin berpisah lagi. Tapi itu tidak mungkin.

Mas maafkan aku jika terlarut dengan cinta masa lalu. Andai waktu bisa diulang tentu aku akan sabar menunggumu, tapi waktu juga terus berjalan. Maafkan atas rasa yang tidak pada tempatnya ini, akupun merasa bersalah pada suamiku atas pertemuan kita kemarin, aku sudah menodai kepercayaannya. Biarlah cinta lalu kita tetap menjadi kenangan terindah, dan bukan untuk menyakiti orang-orang yang ada di sekitar kita. Maafkan jika aku terhanyut rasa, aku menyesal karena kesetiaanku untuk suamiku telah ternoda. Entah harus bagaimana aku memperbaikinya.

Penulis : Riesta Mega


Terima kasih telah membaca cerpen mini selingkuh kering. Semoga cerita selingkuh singkat diatas bermanfaat dan menghibur hati sobat Bisfren sekalian. Salam sukses selalu.

Dibagikan

Penulis :

Artikel terkait