Cinta Terlarang Dengan Abang Ipar

cerita selingkuh cinta terlarang

Kisah ini mengisahkan tentang cerita selingkuh cinta terlarang antara dua insan manusia yang seharusnya tidak boleh saling jatuh cinta. Pahit memang, tetapi apa yang ada dalam dirinya dan diriku selalu kuat untuk tidak melepaskan satu sama lain. Simak cerpen mini perselingkuhan berikut :

Cerita Selingkuh Cinta Terlarang Dengan Abang Ipar

Malam itu Manager Memanggilku ke ruangannya, aku kira ada pekerjaan yang ingin ditanyakannya padaku. Ternyata apa yang aku kira tidak demikian, dia menanyakan hal pribadi kepadaku. Dia manis malam itu, dan memang dia tidak pernah kasar kepadaku.

Sebut saja nama Manager Kantorku adalah Lee, dia merupakan Manager di Kantor sekaligus Abang Iparku. Sudah 3 tahun aku tinggal di rumahnya Karena aku bekerja dan merantau di Kota aku tinggal.

Selama ini tak pernah terbesit niatku untuk dekat pada Lee ataupun berhubungan lebih dengannya, tetapi malam itu saat itu mengajakku bercerita tentang hal – hal pribadi, dia membuka mataku, dia bukan seperti yang aku kira. Ternyata selama ini dia sudah menyukaiku, pengakuannya padaku pun dia tidak mencintai istrinya, dia menikah dengan istri saat itu Karena marasa berhutang budi kepada pihak keluarga kami Karena dulu dia belum punya pekerjaan dan menumpang hidup dengan keluarga besar istrinya.

Sejak malam itu semua jadi berubah, sikapnya menjadi berbeda dan menjadi pendiam dan canggung dihadapanku baik di kantor dan di rumah. Awalnya aku merasa hal tersebut biasa, dan aku menunjukkan sikap seperti biasa di kantor maupun di rumah. Tetapi seiring berjalannya waktu, entah magnet apa yang menarik kami berdua menjadi mempunyai emosi yang berbeda dari sebelumnya.

Dia mulai menunjukkan sikap perhatian padaku dan aku pun mulai memperhatikan perbedaannya. Dia sering bercerita padaku tentang masalah dalam rumah tangganya dan aku pun hanya mendengarkannya dan memberikan solusi terbaik untuknya. Tetapi ternyata kedekatan kami berdua justru menumbuhkan benih cinta di hati kami.

Dia menjadi perhatianku mulai saat itu, mulai dari penampilannya dan semua tentangnya menjadi fokusku. Dia mengajariku ilmu baru di kantor dan sering sekali memanggilku ke ruangannya selama berjam – jam. Mulai dari curhat, kami menjadi sering pulang Bersama dan keluar Bersama.

Kami mulai senang berdekatan di rumah mapun di kantor, apalagi sejak pertama kami berciuman malam itu, kami sudah kehilangan kontrol diri kami masing – masing. Masih kuingat saat dia menarik tanganku dan memaksa menciumku.

Sejak ciuman itu, Setiap kami bertemu rasanya seperti di mabuk asmara, terus Bersama dan bercinta. Kami tidak ingat apapun saat Bersama walaupun kami sadar semua yang kami lakukan akan menyakiti semua hati keluarga kami. Tetapi semua nafsu yang mengatas namakan cinta membuat kami lupa dan tidak peduli semua itu. Yang kami ingat hanya perasaan cinta kami berdua, dimana tidak seharusnya cinta menjadi nyata dalam kehidupan.

“Sayang, abang rindu” perkataannya menghanyutkan dadaku. Sepertinya isi perutku terhempas saat kami berdua di mobil dan memadu kasih. Kami bermesraan dan saling menyentuh tubuh kami.

“Abang, please” Kataku memelas padanya, Aku ingin dia menyentuhku, menciumiku dan menyenangkanku hatiku.
Setiap malam setiap pulang kantor kami selalu menyempatkan waktu untuk berdua ber-asmara. Lalu saat di rumah pun kami selalu Bersama. Kami selalu menunggu semua orang tertidur, lalu kami akan menghabiskan waktu untuk bercerita, tertawa dan bercinta di dalam rumah. Dia sangat mengerti diriku dan begitupun aku sangat mengerti kebutuhannya.

“Abang, aku kangen” kataku yang sudah dalam gendongannya. Kami berciuman begitu panas, saling meraba dan menyentuh milik kami masing-masing. Aku menyukai baunya, begitupun dirinya yang sangat menyukai segala yang ada pada diriku.

“I love you” katanya di telingaku, saat aku dipangkuannya. Dia mencium keningku, mengelus kepalaku dan merangkul pinggang kecilku. Dia selalu mengagumi diriku dan setiap kami punya kesempatan memadu kasih, tak sejengkalpun tubuhku terlewatkan dari usapan lidahnya.

Cinta ini memang sungguh buta, setiap kali kami melakukannya lagi dan lagi, sampai dimana titik kami sadari kami tak mungkin dapat bersatu. Begitu kuat pun tekatnya untuk membawaku lari dan hidup bersama di belahan dunia lain, kami tetap berpikir semua orang akan tersakiti. Betapa kuatpun komitmennya saat itu kepadaku dan berpengang pada janjinya, dia tidak mungkin tega meninggalkan anak-anaknya.

Jika kami hanya mengingat diri kami berdua, rasanya kami tak ingin terpisahkan. Kami saling mencintai, kami saling membutuhkan dan kami saling menolong satu sama lain. Kami bahagia berdua, tetapi semua itu tidak dapat kami wujudkan, Karena tidak mungkin untukku menjadi durhaka pada orangtuaku dan dirinya pada keluarganya.

Perasaan ini tetap ada di hati kami dan kami tidak tahu bagaimana menyelesaikan cinta ini. Cinta ini sungguh nikmat tetapi menyakiti karena status kami yang tidak bisa bersatu. Bagaimana bisa cinta ini hadir, tetapi kami tidak bisa berbuat apapun untuk bersama.


Terima kasih telah membaca cerita selingkuh cinta terlarang. Semoga cerpen perselingkuhan mini diatas dapat bermanfaat dan menghibur. Jagalah selalu kesetiaan. Jangan melanggar etika dan norma agama maupun norma sosial. Sampai jumpa pada cerita selingkuh kami lainnya.

Dibagikan

Penulis :

Artikel terkait