Ilusi Dunia Maya

cerita selingkuh pendek

Ilusi dunia maya adalah cerita selingkuh pendek tentang wanita punya suami berselingkuh melalui Facebook karena kecewa suaminya juga selingkuhan dengan teman sekantor. Bagaimana kisahnya ? silahkan simak pada cerpen berikut.

Cerita selingkuh pendek Ilusi Dunia Maya

“Why are you always contact Dado  or Karbala if you love me” kata Nia. Dia tak kuasa menahan perasaannya  ketika chat dengan Faruq  ” You doubt women, you are not believe me” sanggah Faruq masih menutupi perbuatannya. “I know your act. Why are you so close about it. I always try understand and accept your act ” kata Nia. ” I am sorry if I love you ” kata Faruq setelah tidak bisa mengelak lagi karena Nia tahu semua.

Off line , sering seperti itu sikap Faruq ke Nia. Beberapa kali bertengkar dan Faruq mungkin sudah 10x delete kontak Nia, tetapi baru 1 hari Faruq sudah minta pertemanan kembali. Hanya sekali Nia delete Faruq. Agak lama Faruq minta untuk diterima lagi, Nia tidak mau terima. Karena Faruq terus meminta akhirnya Nia tak tega akhirnya menerima lagi kemudian Faruq meminta Nia untuk berjanji selamanya tidak akan mendelete Faruq.

Entah apa sebabnya Nia selalu menerima Faruq kembali. Apa sebenarnya ada rasa cinta dihati Nia, seperti halnya perasaan Faruq kepada Nia. Nia tak bisa menjawab. Tapi mengapa Faruq juga tak mau meninggalkan Nia walaupun dirinya berhubungan dengan lebih dari satu perempuan.

Pertemuan dengan Faruq juga tanpa sengaja. Beberapa kali Faruq memberi like status Nia, tetapi Nia tak pernah menanggapi. Minta menjadi teman juga diabaikan beberapa kali. Karena Nia sejak awal merasa Faruq ada perhatian khusus kepadanya.

Awalnya Nia tidak ingin berteman dengan kenalan baru di dunia maya

Nia punya prinsip tidak mau chat atau dekat dengan siapapun. Di Facebook dirinya hanya menulis status atau komentar status teman. Karena begitu gigihnya Faruq menghubungi akhirnya Nia, akhirnya dirinya mau menerima pertemanan Faruq. Faruq hafal kapan Nia masuk Facebook.

Nia biasanya selesai sholat tahajud tak bisa tidur, sambil menunggu sholat subuh dia masuk Facebook, bikin status atau melihat status teman. Hampir 3 tahun kebiasaan tersebut berlangsung, Tiada teman istimewa di Facebook, dirinya juga hanya pasif di Facebook.

Kling…. sebuah tanda dari Facebook membuat Nia mengambil BB nya. Ketika dibuka ternyata Faruq “Hello, Honey” begitu Faruq memanggil Nia. Hari demi hari Faruq rutin mengontak Nia. Ada perbedaan 5 jam antara Nia dengan Faruq, bahasanya juga berbeda.  Bahasa yang mereka gunakan adalah bahasa Inggris. Karena bahasa ibu Faruq tak dipahami Nia demikian sebaliknya.

Walaupun bahasa Inggris Faruq jauh dari sempurna, tapi Faruq dan Nia bisa saling mengerti meski grammarnya jauh dari standar baku Bahasa inggris.” Hony, I love you, why are you not understand me, you are my wife real in my heart. I am sad if you are angry to me” kata Faruq menyakinkan Nia, jika Nia tahu Faruq berjam-jam chat dengan Dado.

Nia mulai merasa cemburu pada selingkuhannya

Semenjak ada perempuan lain bernama Dado dan Karbala, hubungan Nia dengan Faruq sering diwarnai pertengkaran. Nia mencoba mengingkari hatinya bahwa tidak ada perasaan apa-apa antara dirinya dengan Faruq. Faruq hanya teman biasa di dunia maya Facebook. Tapi mengapa ada perasaan sakit di ulu hati ketika mengetahui Faruq chat dengan wanita lain. “Ya Allah,  mengapa perasaan begini muncul ?, apakah ini namanya cinta ?” batin Nia.

Faruq seorang Tentara pasukan khusus di negaranya, pekerjaanya penuh resiko, suatu ketika, Faruq menghubungi Nia di luar jam kebiasaannya. Dia cerita hampir saja meninggal kalau tidak telat berangkat kantor, dirinya kebetulan terlambat setelah makan siang, tapi karena terlambat  justru Faruq selamat  dari peristiwa pengeboman kantornya yang menewaskan beberapa temannya. ” I wish Allah keep and care your live. Be careful. I pray for you” kata Nia menutup chat dengan Faruq.

Tiga hari Faruq tiada menghubungi Nia, Nia melihat akun Faruq tidak aktif. Nia gelisah. Kuatir ada sesuatu terjadi pada Faruq. Sampai hari ke-3 barulah Nia mengetahui Faruq dirawat di rumah sakit karena cidera kaki saat melakukan misi rahasianya.

Tiada terasa sudah 10 bulan hubungan mereka di Facebook. “Ma, buang aja itu BB” kata suami Nia ketika melihat Nia sibuk menyawab chat dari Faruq. “Faruq, sorry, my husband is beside me, see you later” kata Nia mengakhiri chat dengan Faruq.

Suaminya tidak pernah mengetahui selingkuh kering istrinya di media sosial

Dua minggu sekali suami Nia pulang ke Solo, suami Nia tidak tahu kalau Nia punya teman chat khusus pada Facebook. Sebenarnya ada perasaan bersalah dalam hati Nia, karena dirinya memiliki teman di Facebook. Akan tetapi masih dicobanya untuk mengingkari bahwa hal tersebut hanya dalam dunia maya, tak mungkin bisa bertemu, lagipula dirinya dengan Faruq tak pernah memberi harapan apapun. Karena Faruq dan Nia sama-sama sudah menikah. Dan Facebook hanya Maya. Begitu selalu Nia mencoba mengingkari hatinya.

Sebenarnya awal Nia mengenal Facebook  adalah ketika suami Nia berulah  serong dengan karyawati sekantornya. Nia merasa terpukul sekali, anak Nia membuatkan akun Facebook, dan mulailah Nia bisa berkomunikasi dengan teman se-alumni. Akan tetapi saat itu tiada hal istimewa, sampai Faruq muncul dalam hari-harinya di Facebook. Rasa kecewa terhadap suami, perhatian Faruq terhadapnya, menyebabkan kehadiran Faruq memberi warna dalam hari harinya Nia. Rasa percaya diri pelan-pelan mulai pulih setelah hilang ketika suami selingkuh dengan perempuan lain. Hatinya merasa ternyata masih ada laki-laki mengaguminya serta mencintainya.

“Lagi OL ma teman itemmu ?” tanya Roy ke Nia. “He he nggak, hanya lihat status teman” jawab Nia ke Roy. Roy teman Nia sejak SMA. “Gimana kabar Dinar mu” tanya Nia ke Roy.”Mboh rak roh” jawab Roy. Semaunya photo-photonya dikirim kepada Nia. “Cantik gak Dinar, Nia” tanya Roy ke Nia ” cantik..sayange gak cinta ke awakmu ya Roy..he he..sorry piis” ledek Nia.

Hanya kepada Roy dia bisa bercerita

Hubungan Nia dengan Roy sudah seperti layaknya teman karib. Ketika ada masalah Roy cerita kepada Nia demikian juga sebaliknya. Ketika Roy terlibat hubungan rumit dengan perempuan teman Facebook, sehingga menyebabkan Roy diperas perempuan tersebut, Nia mencoba mengurai walaupun agak keras juga caranya menasehati Roy. Semata-mata dilakukannya karena rasa peduli Nia sebagai sahabat.

“Ingat dosa Roy, jangan main api sampai ketemuan segala, ini akibatnya. Kalau dia perempuan baik-baik gak akan mengajak ketemuan di hotel, apapun alasannya” kata Nia kepada Roy.

“Apa bisa Hamil, kalau cuma sekali” tanya Roy kepada Nia. “Ya bisa, sudah berapa lama kejadiannya,” tanya Nia ke Roy. “Dua minggu” jawab Roy terus terang.”He ..he.. wah awakmu kena tipu, masak dua minggu dirinya tahu kalau langsung hamil, gampang amat. Butuh waktu satu bulan dari kejadian untuk positif hamil kalau memang dah telat datang bulannya” jawab Nia.

“Dia minta uang katanya untuk menggugurkan kandungannya” kata Roy menjelaskan kepada Nia. “Benarkan dugaanku, perempuan tersebut bukan wanita baik-baik, sudah ganti saja akun Facebook-mu juga ganti no ponsel mu” kata Nia. Diapun memberi jalan keluar atas masalah Roy. “Makanya jadikan pelajaran, jangan ketemuan dengan teman Facebook. Bagaimanapun awakmu dah menikah. Gimana kalau istrimu tahu. Bisa hancur rumah tanggamu, karena awakmu berhubungan dengan teman Facebookmu, ingat Facebook hanya dunia maya. Jadikan hanya maya. Batasi diri karena bagaimanapun kita dah berkeluarga”  kata Nia menasehati Roy namun pada hakekatnya dia juga sedang menasehati dirinya sendiri.

“Iya.. iya gak akan ku ulangi lagi. Hanya awakmu tahu masalah ini.” Kata Roy ke Nia. “Iya aku gak Ember..swear..” Kata Nia coba melucu biar Roy gak terlalu tegang pada masalahnya. “Lha bagaimana Dinar-mu..?” tanya Nia mengalihkan pembicaraan. “Bertepuk sebelah tangan, tapi hanya Dinar wanita ku cintai. Ada wanita namanya Umy, katanya cinta kepadaku tapi aku gak bisa cinta” kata Roy. “Tapi Dinar sekarang bukan janda lagi, dah jadi istri orang, lupakan aja”  jawab Nia. “Kenapa kita bisa tertarik kepada orang lain sementara kita dah berumah tangga ? Apa kamu juga jatuh cinta juga ke teman itemmu..he he ” tanya Roy setengah meledek. “He he gak lah hanya sahabat ” jawab Nia menutupi kegalauan hatinya. Falam lubuk hatinya ada perasaan sayang gak bisa diterjemahkan kepada Faruk teman Facebooknya dengan julukan si Itam oleh karibnya, Roy. .

“Mama chat lagi sama orang asing ya ?” tanya anaknya mengagetkan Nia. Anak-anak Nia tahu kalau ibunya punya teman selalu menghubungi tiap hari. “Jangan kuatir dia hanya teman mama” kata Nia menjelaskan kepada anak laki-lakinya. “Gak ada manfaatnya ma orang asing, kita gak tahu siapa dirinya sebenarnya” kata anak Nia kasih pendapat. “Mama jujur kepada teman mama, dia juga jujur kepada mama, kami hanya berteman. jangan kuatir mama bisa jaga diri ” jawab Nia kepada anak perempuannya. Tapi benarkah demikian tanya hati Nia kepada dirinya sendiri.

Ada perasaan sayang tak bisa dijelaskan yang  tidak dirasakan sebelumnya. Perasaan cemburu, rasa sakit pada ulu hati jika melihatnya chat bersama wanita lain. Hanya teman karibnya Roy mulai menduga-duga ada perasaan cinta dalam hati Nia terhadap Faruq, seperti halnya perasaan Roy kepada Dinar. “Sampai kapan ya aku bisa menjauhi Faruq” tanya Nia kepada karibnya. “Mungkin dia jodohmu yae” ledek Roy kepada Nia. “Ingat aku masih punya suami, dia juga punya istri, semua tidak mungkin, maya is maya” ucap Nia meski sebenarnya hatinya ragu pada perkataannya sendiri. Apa perasaan hatinya juga maya ? Seharusnya semua tidak terjadi. “Wak..wak..wak tenane ” kata Roy meledek. Nia pun tahu perasaan Roy kepada Dinar juga bukan Maya, tapi seharusnya semua tidak terjadi, batin Nia. Sampai kapan dirinya bisa mengakhiri rasa ini.

Dipandangi wajah suaminya ketika tidur, mengapa hatiku belum bisa sepenuhnya memaafkannya, batin Nia. Tapi setelah melihat sikap Faruq selalu mendua, Nia mulai berfikir ulang, sebaik apapun Faruq masih lebih baik suaminya. Apalagi akhir-akhir ini suaminya  menujukan perubahan sikap, semakin rajin sholat jamaah dari masjid ke masjid. Mungkin tak  salah ketika keputusan menerima pinangan suami karena lewat sholat istiharoh. Jika pernah sekali suami bersalah masih manusiawi. “Ya Allah, bukalah mata hati suamiku untuk selalu mesyukuri apa yang telah dimilikinya, dan berilah kekuatan padaku agar bisa memaafkan kesalahannya” doa Nia selesai tahajud. Rasa bersalah muncul karena bagaimanapun kedekatannya pada Faruq adalah kekeliruan. Dia menyadari lebih baik mensyukuri apa yang telah dimiliki serta berusaha memperbaiki dibanding mengharap sesuatu tidak pasti, lagipula ada anak-anak harus diperhatikan.

Jangan melepas burung di tangan sementara mengharap burung sedang terbang. Facebook hanyalah sarana komunikasi, seharusnya tidak lebih kembali ke komitmen semula. Sejak saati itu Nia mulai membatasi diri pada Faruq dengan berbagai alasan. Ada kesadaran dalam hatinya bahwa Allah sudah menjodohkan dirinya kepada suaminya. Bahkan keputusan memilih juga lewat istiharoh. Jadi Insya Allah apapun kekurangannya, suaminya adalah ayah dari anak-anaknya. “Maafkan aku Faruq, kita hanya teman, kita sudah sama-sama berumah tangga. Dan semua ini hanya maya” jawab Nia ketika Faruq merasa diriny selalu menghindar. Nia telah memilih jalan terbaik bagi hidupnya dan keluarganya. (Siffa Rahmani)


Terima kasih telah membaca cerita selingkuh pendek di dunia maya. Semoga cerpen diatas dapat menghibur dan menjadi inspirasi serta motivasi bagi sobat Bisfen semua. Salam sukses.

Dibagikan

Penulis :

Artikel terkait