Inilah Resiko Bahaya Menggunakan Alat Masak Teflon Bagi Kesehatan

Bahaya Menggunakan Alat Masak Teflon Bagi Kesehatan

Bisfren – Lifestyle. Saat ini banyak sekali alat masak yang menggunakan bahan teflon sebagai pelapis anti lengket. Bahan teflon ini biasanya paling banyak kita jumpai pada panci atau wajan. Tidak dapat dipungkiri bahwa ibu-ibu muda saat ini begitu bangga dengan alat masak mereka yang memiliki lapisan teflon. Selain bagus untuk difoto di media sosial, teflon oleh sebagian dari mereka dianggap memiliki status sosial lebih tinggi dari alat-alat masak. Tapi tahukah anda akan resiko bahaya menggunakan alat masak teflon bagi kesehatan sehingga sebagian orang bahkan chef-chef di hotel dan restoran besar semaksimal mungkin menghindari penggunaan alat masak berlapis teflon ?

Bahaya menggunakan alat masak teflon

Secara kimia, teflon adalah polytetrafluoroethylene atau PTFE yaitu compound polimer yang bersifat thermoplastic. PTFE atau Teflon memiliki koefisien gesek terendah namun sebagai pelapis, teflon mudah terkelupas pada suhu tinggi. Selain digunakan pada alat masak teflon, seperti panci dan wajan, juga dipakai pelapis alat-alat mekanik dan sparepart kendaraan.

Sifat unik polytetrafluoroethylene (teflon), diantaranya adalah :

  • Tahan terhadap banyak bahan kimia, termasuk chlorine, ozone, ammonia, acetic acid, hydrochloric acid dan sulfuric acid.
  • Bahan kimia yang bisa merusak lapisan teflon adalah lelehan logam alkali.
  • Memiliki performa yang baik pada temperatur ekstrim, tahan pada temperatur -240°C sampai pada 260 °C. Teflom memiliki titik leleh 342°C.
  • Anti radiasi ultra violet
  • Tahan segala cuaca
  • Anti lengket dan anti air (hidrofobik)

Keunggulan teflon sebagai alat masak diantaranya adalah :

  • Relatif lebih kuat dibandingkan wajan dan panci biasa
  • Bentuk dan warna lebih menarik karena dia hanya melapisi logam dibawahnya yang bisa dibentuk sekehendak produsen
  • Relatif anti-lengket, anti-karat dan anti-gores
  • Bisa digunakan untuk berbagai macam keperluan memasak.
  • Dapat digunakan untuk memasak tanpa minyak
  • Lebih mudah untuk dibersihkan
  • Tidak menyisakan sisa – sisa masakan
  • Permukaannya tidak terlihat gosong / hitam meski sering digunakan

Apakah harga alat masak teflon lebih mahal dari alat masak bukan teflon ?

Banyak orang memiliki anggapan yang salah tentang hal ini. Alat masak yang tidak lengket dengan merek yang sebanding justru lebih mahal dari alat masak dengan lapisan teflon. Teflon merupakan lapisan tipis diatas permukaan bahan logam lain yang kualitasnya belum tentu lebih baik dari alat masak biasa. Sementara alat masak biasa seluruh bahannya menggunakan bahan yang sama. [Baca juga Manfaat Kopi Untuk Kesehatan.]

Teflon memang memiliki sifat anti karat, akan tetapi bahan logam dibawahnya tidak harus menggunakan bahan anti karat kualitas terbaik.

Teflon itu sendiri memang anti gores, akan tetapi dia mudah mengelupas, lepas dari bahan dimana dia menempel. Coba perhatikan alat masak berlapis teflon yang anda gunakan, jika anda menggunakan alat masak teflon berkualitas biasa, tidak lebih dari 6 bulan pada pemakaian rutin dia sudah menunjukan tanda terkelupas dan tergores sedikit demi sedikit.

Bahaya teflon tergores atau terkelupas

Tidak dipungkiri bahwa kebanyakan ibu rumah tangga tidak begitu mempermasalahkan alat masaknya jika hanya mengalami sedikit cacat, misalnya tergores atau terkelupas selama itu bukan untuk kebutuhan di foto atau ditampilkan di media sosial.

Jika alat masak itu bukan yang menggunakan teflon sebagai pelapis, tidak menjadi masalah dan tidak akan bahaya bagi kesehatan. Namun ketika alat masak seperti wajan atau panci memiliki pelapis teflon, sebaiknya perlu diwaspadai dampak penggunaannya dalam jangka pendek dan jangka panjang terutama bagi mereka yeng menjalankan peluang usaha waralaba makanan.

Dampak jangka pendek teflon terkelupas mungkin hanya hal sederhana, yaitu alat masak jadi lebih lambat menyalurkan panas. Hal ini disebabkan oleh logam yang digunakan sebagai terlapisi teflon belum tentu logam penyalur panas yang baik. Hal ini bisa menyebabkan waktu memasak lebih lama.

Yang kedua adalah, alat masak berlapis teflon terkelupas atau tergores akan menyisakan bekas bahan makanan atau mulai lengket. Hal ini membuat anda butuh lebih banyak minyak saat menggoreng dan membutuhkan gosokan kuat saat mencuci atau membersihkan alat masak. Ketika teflon dicuci dengan cara digosok kuat, sangat mungkin lapisan teflon akan semakin terkelupas atau tergores.

Dampak kesehatan menggunakan alat masak teflon tergores atau terkelupas

Berbagai penelitian sudah dilansir sejak bertahun-tahun lalu oleh berbagai lembaga diseluruh dunia akan bahaya penggunanan lapisan teflon sebagai alat masak. Ini sudah sejak pertama kali teflon mulai digunakan oleh produsen alat masak pada era 80an, sehingga semakin lama sebagian orang melupakannya, dan bahkan kaum muda sama sekali mengabaikannya.

Produk alat masak anti lengket diproduksi menggunakan bahan kimia yang disebut perfluoroalkyl acid atau PFAA. Adapun yang paling umum digunakan adalah perfluorooctanoate (PFOA) dan perfluorooctane sulfonate (PFOS).

PFOA merupakan bagian sebuah kelas senyawa yang dapat dikaitkan dengan ketidaksuburan pada manusia. Pada pengujian dengan hewan, zat kimia tersebut dapat menyebabkan kanker hati, testis, dan pankreas. [Sebaiknya baca Resep Obat Pelangsing Perut Herbal Super Cepat.]

Environmental Health Perspectives pernah menerbitkan hasil sebuah studi yang menunjukkan bahwa bahan kimia anti lengket PFOS dan PFOA bisa menurunkan jumlah sperma pria. Hal ini juga dirilis oleh para peneliti Denmark dengan melibatkan 105 responden berusia 19 tahun yang menyebutkan bahan kimia PFOS dan PFOA bisa menurunkan 50% jumlah sperma.

Tak hanya berbahaya bagi pria, studi lain menemukan bahwa wanita dengan tingkat bahan kimia tertinggi dalam darah membutuhkan waktu lebih lama untuk bisa hamil.

PFOA pada lapisan Teflon yang tergores mudah mengkontaminasi makanan yang membuat makanan memiliki efek karsinogenik atau meningkatkan resiko munculnya kanker.

Cara mengurangi resiko bahaya menggunakan alat masak teflon bagi kesehatan

Untuk mengurangi resiko dan bahaya teflon yang bisa timbul dari penggunaan alat masak berlapis teflon yang perlu diperhatikan adalah panduan pemakaian dari produsen alat masak yang digunakan. Alat-alat masak berlapis teflon kualitas terbaik, biasanya mencantumkan panduan cara perawatan dan penggunaan. Namun jika kita menggunakan produk yang lebih  murah, hal ini jarang sekali ditemukan.

Sebagai panduan dasar, berikut adalah cara perawatan alat masak berlapis teflon secara umum :

  • Selalu simpan alat masak teflon pada tempat yang kering
  • Pastikan seluruh bagian logam baik sudah kering sebelum disimpan
  • Gunakan spatula dari kayu atau plastik untuk mengurangi resiko teflon tergores
  • Jangan terlalu sering menggosok lapisan teflon
  • Hindari menyiram alat masak teflon yang masih panas dengan air dingin karena bisa menyebabkan lepasnya lapisan
  • Jangan mencuci lapisan teflon dengan sikat kawat, abu gosok, batu timbul atau sabut kelapa
  • Jaga jangan sampai terjatuh atau terbentur
  • Segera pensiunkan alat masak berlapis teflon jika terlihat mengelupas atau cacat meski hanya sedikit.
  • Umur alat masak teflon adalah 1 – 2 tahun tergantung pemakaian dan merek yang digunakan. Pastikan untuk mengganti dengan yang baru jika sudah melewati usia yang dikatakan aman oleh produsen

Apakah teflon tidak tergores tidak berbahaya ?

Sebagian peneliti mengatakan, lapisan teflon meski tidak tergores dan terpapar pada makanan tetap memiliki resiko mencemarkan zat kimia pada makanan saat menguap pada suhu diatas 100 °C. Akan tetapi hal ini dibantah oleh para produsen pembuat alat masak dengan bahan teflon. Jadi permasalahan ini diserahkan sepenuhnya kepada konsumen untuk menilai. [Sebaiknya baca juga Obat Pelangsing Berbahaya Tidak Terdaftar BPOM.]

Demikianlah informasi mengenai bahaya menggunakan alat masak teflon bagi kesehatan, semoga artikel ini bermanfaat bagi ibu-ibu muda yang belum mengetahui dan mengerti. Jika bermanfaat, mohon bagikan artikel ini kepada teman melalui facebook, google+ dan twitter dengan mengklik ikon masing-masing dibagian bawah dan atas artikel ini.

Dibagikan

Nissa Fatima

Penulis :

Artikel terkait