Jangan Biarkan Hatiku Menangis

cerita cinta segitiga

Jangan biarkan hatiku menangis adalah cerita cinta segitiga seorang gadis dengan kakak – adik saudara kandung, sehingga menyebabkan kegalauan karena merasa salah memilih. Namun sebuah peristiwa mengembalikan kekasih dambaannya. Mari simak pada cerpen mini berikut.

Cerita Cinta Segitiga – Jangan Biarkan Hatiku Menangis

Denting jam menunjukkan pukul 9 malam, suasana malam terlihat begitu sepi, sesepi hati seorang gadis bernama Julia yang tengah duduk lantai dua teras rumahnya. Dia terus memandang ke beranda sebuah rumah terletak tepat di depannya. Siapakah sedang diperhatikannya dari jarak jauh itu ?  Mereka adalah Dila, Rika, dan Gema. Ketiganya memang bukan orang asing bagi Julia, Dila adalah teman akrabnya sementara Rika adalah teman Dila yang kebetulan tinggal bersama Dila. Lalu bagaimana dengan laki-laki bernama Gema ?

Gema ? Nama itulah yang menjadi beban pikiran Julia. Gema adalah pria yang sangat mencintai Julia sebelumnya. Bahkan Gema sering kali mengungkapkan isi hati pada Julia. Julia memang tidak pernah menerima cinta Gema. Akan tetapi Julia selalu memberikan harapan pada Gema hingga membuatnya tak pernah berhenti berharap.

Suatu hari ketika dikenalkan pada Idran, Julia mulai mengalihkan perhatiannya pada Idran. Ternyata dia adalah saudara kandung dari Gema. Kalau bicara soal ganteng memang Idran memiliki sosok lebih keren dari Gema hingga membuat para gadis ingin mendekatinya termasuk Julia. Tak disangka Idran juga menyukai Julia, lambat laun mereka pun jadian.

Gema marah mengetahui Julia pacaran dengan saudara kandungnya

Hal tersebut membuat Gema benar-benar marah pada Julia. Bagaimana tidak ? Gema selama ini selalu berusaha untuk jadian dengan Julia malah akhirnya gadis pujaan hati nya menerima cinta saudaranya sendiri. Tanpa disadari, Gema telah menyakiti hati Julia dengan berkata kasar pada gadis tersebut. “Munafik dan murahan” itulah kata-kata yang dilontarkan Gema pada Julia sehingga membuat gadis tersebut benar-benar tidak merasakan kebahagiaan setelah menerima cinta Idran. Sementara Gema sendiri mulai mendekati Rika untuk memanasi hati Julia.

Feby adik Julia merasa peduli dan berusaha menghibur kakaknya

Tanpa disadari air mata Julia menetes berjatuhan ke teras rumahnya saat mengingat kembali masalah antara dirinya, Gema dan Idran. Melihat hal tersebut, Feby adiknya Julia tidak tega melihat kakaknya dalam dilema. Feby yang sedari tadi memperhatikan kakaknya segera menghampiri lalu memeluk kakaknya.

“Aku nggak mau lihat kakak seperti ini terus kak, udahlah kak ! lupain kak Gema. Harusnya kakak bahagia karena udah jadian sama kak Idran”.

“Sekarang hatiku baru menyadari kesalahan kalau yang ku cintai bukan kak Idran. Aku menyesal Feb. Nggak tau lagi harus gimana sekarang. Diriku hanya bisa menangis, menangis, dan menangis.  Nggak tau apa harus ku lakuin”.

Feby juga tidak tau harus berbuat apa melihat kakaknya seperti itu, Feby hanya memeluk kakaknya dengan erat dengan penuh kasih sayang.

Sahabatnya ternyata melihat kejadian tersebut

Gema dan Rika yang sejak tadi duduk berdampingan sepertinya melihat apa yang terjadi pada Julia karena suara isak Julia begitu keras.

“Julia kenapa ya dil ?” Tanya Rika pada Dila.

“Aku juga nggak tau. Aneh deh ! Baru jadian sama Idran bukannya senang, tapi malah ku lihat dia kebanyakan murung, sedih, ujung-ujungnya nangis”.

Anehnya, melihat hal itu Gema bukannya prihatin. Malahan sebaliknya Gema sepertinya senang melihat keadaan Julia seperti demikian. Mungkin saja dilain sisi Gema tau kalau Julia menyesal menerima cinta Idran. Tapi pada kenyataannya Gema masih sangat sayang padanya. Kemesraannya dengan Rika juga hanyalah untuk pelampiasan belaka untuk memanasi hati Julia.

Menghibur diri jalan-jalan di pantai

Suatu hari minggu, Feby mengajak kakaknya untuk jalan-jalan ke pantai. Mungkin aja dengan liburan di pantai bisa sedikit mengobati sedihnya Julia. Tapi, rasanya tidak enak kalau hanya berdua saja dengan adik, Julia akhirnya memutuskan untuk mengajak Dila. Dila sendiri tidak menolak, tapi Dila malah ingin Rika ikut dengan mereka, sementara Julia sendiri sangat membenci Rika.

Hmm, benci ? Tapi sebelumnya Julia tidak pernah membenci Rika, jadi lebih tepatnya ini bisa dibilang cemburu. Secara, akhir-akhir ini Rika memang dekat dengan Gema. Rika pun mengalah untuk tidak ikut, tapi sebelum berangkat Dila sempat berbisik pada Rika untuk menyusul bersama Gema.

Harusnya liburan buat menenangkan hati, malah jadi tambah bete, lalu …

Suasana pantai terlihat begitu ramai, maklum aja karena hari minggu. Julia, Feby dan Dila tampak begitu ceria ketika berenang di pantai seraya bermain air. Tiba-tiba saja dari kejauhan Dila melihat Rika turun dari mobil Gema. Sepertinya mereka hendak menghampiri Dila dan teman-temannya.

Melihat Gema dan Rika tengah bergandengan, Julia langsung berpindah tempat. Tapi malangnya Julia malah karam di gulung ombak.

“Kak julia” teriak Feby dengan kawatir.

“Gimana ini Feb, disana kan dalam” jawab Dila dengan penuh kecemasan.

Untung saja Gema cepat berlari menolong Julia. Julia terlihat tak sadarkan diri tapi Feby secepatnya menyuruh Gema membawa Julia ke rumah sakit. Disaat-saat seperti itu Idran pun datang karena mendapat kabar dari Rika.

Untunglah Idran bisa mengerti setelah diberi penjelasan

Gema sepertinya ingin langsung pamit, tapi Feby malah menghalanginya. Berhubung ada Idran Feby langsung menceritakan yang sebenarnya kepada kedua saudara itu. Rasa kesal menyelimuti hati Idran saat Feby mengatakan bahwa Julia tidak mencintainya, tapi Idran mencoba mengerti. Toh, cinta tidak boleh dipaksakan.

Julia akhirnya tersadar dalam genggaman tangan Gema. Disana semuanya jelas terungkap bahwa Julia mencintai Gema, begitu pula dengan Gema. Saat itu juga Gema meminta maaf atas kata-kata kasarnya terhadap Julia. Dan untuk kesekian kalinya Gema mengungkapkan isi hatinya pada Julia. Hari itu tak ada lagi kata untuk menolak cinta dari Gema. Cinta akhirnya bersemi diantara Julia dan Gema hingga kebahagiaan kembali menyelimuti hati Julia. = Selesai =


Terima kasih telah berkunjung ke laman kami dan membaca cerita cinta segitiga. Semoga cerpen mini diatas dapat menghibur dan bermanfaat bagi sobat Bisfren sekalian. Tetaplah optimis dan semangat dalam menghadapi segala permasalahan

Dibagikan

Penulis :

Artikel terkait