Peluang Usaha Budidaya : Cara Pengobatan Dan Jenis Jenis Penyakit Kelinci

penyakit kelinci dan cara pengobatannya

Penyakit kelinci. Sekali lagi buat pecinta hewan dan pelaku wirausaha budidaya kelinci tentang jenis penyakit pada kelinci serta cara mengatasinya. Ini penting untuk diketahui agar hewan peliharaan kesayangan tidak menderita penyakit dan terhindar dari kerugian.

Jenis Jenis Penyakit Kelinci Serta Cara Mengatasinya

Beternak ataupun sekedar memelihara binatang hias peliharaan di rumah, membutuhkan kepedulian. Dengan memelihara hewan peliharaan, sebenarnya seseorang melatih sikap kepeduliannya. Salah satunya adalah dengan cara memberi perhatian pada kebersihan, makanan dan kesehatannya.

Sebagaimana hewan ternak lainnya, penyakit pada kelinci biasanya disebabkan karena kandang kurang terjaga kebersihannya, cuaca, kekurangan pakan atau minum, pakan dan minuman yang tercemar kotoran, tertular dari hewan sakit lainnya, serta ketidak pahaman peternak tentang jenis-jenis kelinci dan penyakit pada kelinci.

Sebagaimana manusia, pada saat hewan terserang penyakit, dia juga merasakan penderitaan yang sama. Adapun penyakit kelinci ada yang berbahaya dan bisa mematikan seperti : Enteritis Kompleks, Pasteurellosis, Kokkidioses, Skabies dan Young Doe Syndrome – namun ada pula yang ringan. Akan tetapi semua jenis penyakit perlu diwaspadai agar mereka tidak menderita dan tidak menimbulkan kerugian atas investasi wirausaha yang sudah dikeluarkan.

Beberapa jenis penyakit yang bisa menyerang diantaranya adalah :

Penyakit Radang Pada Mata Kelinci

jual cara mengobati radang mata kelinci
Mengobati radang mata kelinci (@ bunyaboy.blogspot.com)

Meskipun bisa menyerang kelinci dewasa, penyakit ini umumnya menyerang hewan saat masih berusia belum sebulan. Penyebabnya dapat disebabkan oleh terjadinya infeksi akibat terserang bakteri, kurang Vitamin A, terkena debu atau kotoran, terkena benda tajam, terpapar asap dan atau gas amonia.

Gejala penyakit radang mata dapat terlihat dari mata berwarna merah, bulu-bulu di sekitar mata terlihat berair atau basah dan terkadang keluar nanah dari celah matanya. Untuk menghindari terjadinya radang mata pada kelinci, peternak harus menjaga kebersihan dan kenyamanan kandang. Pastikan ternak memperoleh pasokan Vitamin A secara cukup dengan cara memberi pakan yang baik. Selain itu pastikan tidak ada benda-benda tajam di dalam kandang yang berbahaya bagi hewan ternak.

Penyakit radang mata dapat diobati dengan memberikan obat tetes anti-biotik seperti Chloramphenicol. Mata yang merah akibat radang harus dibersihkan dengan menggunakan kapas yang dibasahi boorwater secara berkala hingga sembuh.

Penyakit Rachitis / Kaki Bengkok

jual kelinci Holland lop breeding kaki bengkok
Kelinci Sakit Rachitis

Sama seperti manusia atau hewan lainnya, kelinci dapat menderita rachitis akibat kekurangan Vitamin D. Penyakit ini biasanya menyerang kelinci yang dipelihara di dalam kandang sehingga tidak memperoleh cukup sinar matahari. Padahal Vitamin D diketahui dapat diperoleh secara berlimpah dari sinar matahari.

Pada hewan penderita rachitis, pembentukan tulang, kuku dan bulu, tidak bisa sempurna. Akibatnya hewan tidak mampu menahan berat tubuhnya sendiri dan menyebabkan kakinya menjadi bengkok membentuk huruf O atau X.

penyakit kelinci cacat kaki bengkok
Kelinci penyandang disabilitas (@ DisabledRabbits.com)

Meski tidak menyebabkan kematian, kelinci penderita rachitis tidak bisa dijual sebagai kelinci hias sehingga merugikan peternak. Penyakit ini juga tidak dapat disembuhkan melainkan hanya dapat dihindari dengan cara memberi asupan Vitamin D dari lemak ikan yang dicampur pada pakannya. Kebanyakan pelet pakan kelinci berkualitas tinggi sudah memenuhi kebutuhan Vitamin D, mineral, fosfor, kalsium dan mangan untuk pertumbuhan tulang hewan peliharaan.

Kelinci Bersifat Kanibal

jual kelinci kelinci Holland lop standar
Kelinci kanibal (@ coub.com)

Sifat kanibal muncul pada kelinci apabila kebutuhan pakan dan minuman tidak tercukupi. Dalam keadaan lapar, hewan lucu menggemaskan ini dapat berubah menjadi beringas dan buas lalu menyerang sesamanya. Hewan ini bisa memakan daging sesama kelinci atau memakan bulunya sendiri sehingga dirinya sendiri mati akibat bulu yang dimakan menyumbat ususnya.

Pencegahan hewan menjadi kanibal hanya dengan cara memberikan pakan dan minuman secara cukup dan teratur sesuai kebutuhannya. Hal lainnya adalah jangan mencampur kelinci yang terlalu dominan dari segi sikap serta ukurannya dalam satu kandang dengan kelinci yang pendiam atau lebih kecil.

Penyakit Enteritis Kompleks Pada Kelinci

kotoran penyakit pada kelinci
Kotoran kelinci penderita sakit (@ curezone.org)

Enteritis Kompleks adalah penyakit pencernaan penyebab kematian paling tinggi pada hewan peliharaan. Biasanya penyakit ini menyerang kelinci muda. Penyebab Enteritis kompleks biasanya karena salah makanan tidak cocok atau terkontaminasi kotoran/penyakit, terlalu banyak makan sayuran basah, kondisi kandang kotor atau penggunaan obat berbahaya tidak sesuai dosis.

Gejalanya Enteritis kompleks ditandai dengan kotoran tidak keluar normal, kotoran bau serta berlendir menggantung pada dubur kelinci dan berwarna hijau gelap. Secara fisik, kelinci akan terlihat kurus, lesu, lemah dan kurang nafsu makan.

Untuk cara mengobati hewan menderita penyakit ini, peternak harus mengganti pakan sayuran dengan pelet dan hay sampai benar-benar sembuh. Yang kedua berikan air minum bercampur obat anti-biotik. Beberapa peternak mengatakan, sebagai alternatif,  bisa mencampurkan sedikit garam pada air minum untuk membantu mempercepat kesembuhan kelinci. Pastikan juga kelinci meminum air lebih dari biasanya untuk mengurangi penderitaannya.

Kelinci Mengalami Young Doe Syndrome (Puting Susu Bunda Membengkak)

Young Doe Syndrome Puting Susu Bunda Membengkak
bayi kelinci menyusu di botol (@ afv.com)

Penyakit Young Doe Syndrome terjadi pada bunda kelinci pada masa menyusui. Penyebab terjadinya adalah Septicemia akibat Mastitis yang membuat kelenjar susu atau puting susu bunda membengkak.

Young Doe Syndrome bisa disembuhkan bila belum terlambat. Cara pengobatannya adalah dengan meng-isolasi penderita pada kandang terpisah kemudian diberi suntikan anti-biotik Penicilin, Sulfa Strong, Oxylin atau Sulmenthol.

Penyakit Young Doe Syndrome menyebabkan anak-anak kelinci tidak bisa menyusui pada bundanya, sehingga mereka akan menjadi kurus dan mati. Oleh karena itu, selama masa penyembuhan para bayi dan balita harus dititipkan pada bunda susu lainnya.

Penyakit Sembelit Pada Kelinci

Jual kelinci Nederland Dwarf Jakarta
Kelinci sakit perut

Penyakit Sembelit disebabkan oleh kurangnya pasokan air minum yang diberikan atau hewan kurang mau meminum air, dan atau kelinci kurang diberi kesempatan untuk bergerak (hanya tinggal di dalam kandang sempit).

Gejala penyakit sembelit adalah hewan tidak bisa pup dan kencingnya sedikit. Untuk cara mengobatinya, berikan pakan berupa sayuran hijau segar yang banyak mengandung serat dan air. Selain itu kelinci juga harus sekali-sekali dilepaskan pada area lebih luas agar bisa bermain, bebas bergerak serta menghirup udara segar.

Pneumonia – Penyakit Radang Paru Paru Pada Kelinci

penyakit radang paru pada kelinci
Kelinci sesak nafas

Penyakit radang paru-paru biasanya menyerang bunda menjelang kelahiran pada kehamilan kedua atau ketiga. Penyebab penyakit ini adalah kuman Pasteurella Multocida yang berkembang-biak pada paru-paru bunda sehingga bunda sulit bernafas.

Berkembangnya kuman Pasteurella Multocida biasanya disebabkan oleh 1) kondisi kandang yang terbuka sehingga bunda kelinci sering mendapat terpaan angin secara langsung, 2) udara lembab dalam kandang dan 3) nutrisi dan gizi makanan tidak seimbang.

Penyakit radang paru paru cukup sulit disembuhkan kecuali jika hewan telah terdeteksi sejak awal dan mendapat pengobatan. Obat untuk menyembuhkan penyakit ini berupa suntikan anti-biotik Penicilin, Sulfa Strong atau Oxylin.

Penyakit Kanker Telinga

penyakit kanker telinga kelinci
Telinga kelinci pasca pengobatan

Sakit kanker telinga ditandai oleh rasa gatal serta nyeri pada bagian telinga yang terkena serangan. Penyebabnya adalah kutu pada permukaan kulit bagian dalam telinga kelinci.  Bila terserang penyakit ini, kelinci akan sering menggeleng-gelengkan kepala serta menggosokkan daun telinga yang berakibat telinganya menjadi kemerah-merahan.

Penyakit kanker telinga bisa menular dengan cepat dari satu hewan ke hewan lain. Oleh karena itu hewan yang terkena penyakit harus di isolasi dan diobati dengan cara memberikan obat oles pembasmi kutu pada bagian yang menderita penyakit.

Penyakit Favus Pada Kelinci

penyakit jamur kepala kelinci
Kelinci Penderita Favus

Penyakit Favus ini merupakan infeksi akibat jamur pada kulit kepala ternak. Gejala hewan ternak terkena penyakit Favus adalah kulit kepala tampak pecah-pecah diikuti dengan sebagian bulu rontok.

Cara pengobatan penyakit Favus dilakukan dengan mencuci bagian yang mengalami infeksi menggunakan air hangat dan sabun. Setelah bersih berikan salep belerang atau Scabid Cream 2 – 3x sehari.

Pinworm atau Kelinci Cacingan

jual kelinci cacingan nederland dwarf
Kelinci terkena penyakit cacingan

Cacingan disebabkan akibat hidupnya cacing-cacing berukuran sekitar 2.5 cm di dalam usus belakang hewan. Cacing atau telur cacing masuk ke dalam tubuh hewan melalui makanan. Mereka tetap hidup kemudian menetas dan berkembang biak di dalam usus hewan peliharaan.

Hewan yang menderita pinworm akan tampat pucat, kurus, kurang nafsu makan dan lemas. Secara perilaku penderita cacingan akan terlihat sering menggaruk-garuk bulu di sekitar lubang anusnya.

Cacingan harus segera diobati dengan cara memberikan obat cacing secara teratur dicampur dalam minuman. Jaga kebersihan kandang dan pastikan makanan & minuman mereka bersih bebas dari telur cacing maupun cacing.

Kelinci makan bulu

Kelinci kurang protein makan bulunya sendiri
Kelinci kurang protein makan bulunya sendiri

Penyakit ini disebabkan oleh pemberian pakan yang kurang mengandung protein sehingga secara naluri hewan mencari kebutuhan proteinnya dari bulunya sendiri atau bulu temannya.

Kekurangan protein juga dapat menyebabkan hewan kurang nafsu makan sehingga pada akhirnya menyebabkan berat badan menurun.  Hal ini disebabkan karena bulu-bulu yang dimakan oleh kelinci tidak bisa dicerna oleh lambung sehingga pada akhirnya mengganggu sistem pencernaan.

Untuk mengobatinya, berikan ternak makanan mengandung protein dan nutrisi lain secara lengkap. Berikan juga pakan hijau mengandung serat guna mempermudah pengeluaran bulu-bulu yang sudah terlanjur masuk ke dalam pencernaannya.

Penyakit Pasteurellosis Pada Kelinci

kelinci sakit Pasteurellosis
Kelinci sakit

Ini merupakan penyakit berbahaya yang biasa menyerang manusia namun juga bisa menyerang kelinci dewasa yang lemah. Penyebabnya adalah kuman Pasteurella Multocida. Bila terserang penyakit ini hewan akan sulit disembuhkan, biasanya bila terkena penyakit ini, binatang lucu menggemaskan harus dimusnahkan.

Penyakit Pasteurellosis cepat menular. Pada awalnya dia akan menyerang sistem pencernaan sehingga hewan menjadi tidak nafsu makan dan menjadi kurus. Kemudian kuman akan menjalar pada organ-organ lain seperti testicles, kelenjar susu dan uterus sehingga kelinci sulit berkembang-biak.

Cara pencegahan Penyakit Pasteurellosis adalah dengan menjaga kebersihan dan kelembaban kandang untuk mengurangi kemungkinan munculnya serangan penyakit pasteurellosis.

Akan tetapi Penyakit Pasteurellosis tidak harus terlalu ditakuti karena sebagian hewan kemudian menjadi kebal terhadadnya setelah tubuh mereka mampu melawan sendiri. Kelinci – kelinci dengan stamina kuat tidak akan menunjukkan tanda-tanda infeksi meskipun di dalam tubuhnya terdapat kuman Penyakit Pasteurellosis. Yang terpenting adalah tetap menjaga kebersihan agar penyakit tidak menyerang hewan yang lemah.

Penyakit Kokkidiosis Pada Kelinci

Kelinci mati karena penyakit kokkidiosis
Kelinci mati

Penyakit kokkidiosis (coccidiosis) memperlihatkan gejala berupa nafsu makan berkurang, berat badan menurun, tubuh lemas dan badan terlihat kurus. Hal tersebut disebabkan oleh parasit atau kuman kokkidiosis yang menyerang usus dan hati kelinci. Pada bayi dan remaja, penyait Kokkidiosis dapat menyebabkan kematian.

Untuk mengobati penyakit kokkidiosis ini cara pengobatannya adalah dengan memberi obat menggandung Sulfa guna menghambat diare dan memberi banyak minum. Untuk menghindarinya, peternak harus senantiasa menjaga kebersihan dan kelembaban kandang.

Penyakit Pilek Pada Kelinci

jual nederland dwarf Holland Lop pilek
Kelinci pilek (@ Stuffpoint)

Sama seperti pada manusia, pilek dapat menyebabkan hewan mengalami bersin. Hal ini dapat disebabkan oleh bakteri maupun virus. Pilek mudah menular terutama pada kondisi kandang yang kotor dan kurang memperoleh sinar matahari. Oleh karena itu, hewan lucu menggemaskan sebaiknya di isolasi apabila terkena penyakit pilek.

Penyakit pilek bisa terlihat pada hidung hewan mengeluarkan lendir berwarna jernih atau keruh. Untuk mengobati penyakit ini dapat dilakukan cara pengobatan dengan menyemprot larutan anti-septik pada hidup hewan yang penuh lendir. Selain itu hewan juga harus diberikan anti-biotik Penicilin atau Anticold melalui minumannya atau dengan cara suntik.

Scabiosis Atau Penyakit Kudis Pada Kelinci

jual kelinci kudis nederland dwarf
Kelinci penderita sakit kudis

Ini adalah penyakit kulit menular yang menimbulkan rasa gatal pada kepala, kaki, hidung, bahkan dapat juga menjalar ke seluruh tubuh hewan ternak.  Penyakit ini disebabkan oleh kutu Sarcoptis Scabiei. Hewan penderita kutu kudis akan menunjukkan gejala berupa kulit kemerah-merahan disertai gatal sehingga sering menggaruk.

Apabila hewan terkena kutu kudis, maka dia harus dipisahkan dari teman-temannya agar tidak menular kepada hewan lainnya. Cara pengobatannya, peternak dapat mencukur bulu pada bagian terkena kutu, kemudian dicuci dan dilap sampai kering.

Setelah kering, luka akibat kutu kudis bisa diberi obat oles kudis seperti Scabicid Cream. Pastikan untuk membersihkan kandang dengan air dan sabun lalu semprotkan anti-serangga.  Setelah itu kandang dijemur dan biarkan kosong selama dua minggu untuk memastikan kutu-kutu sudah tidak ada lagi dan kandang bebas dari obat anti serangga yang digunakan.

Demikian artikel kami tentang jenis jenis penyakit pada kelinci dan cara pengobatan penyakit pada kelinci. Semoga bermanfaat bagi sobat Bisfreners pelaku wirausaha budidaya kelinci dan para pecinta hewan. Salam sukses.

Dibagikan

Penulis :

Artikel terkait