Kuasa

Cerpen mini buku harian romantis Kuasa

Cerpen mini buku harian romantis (catatan pribadi) berisi sebuah percakapan suami istri tentang kebahagiaan berumah tangga.

Cerpen Mini Buku Harian Romantis : Kuasa

Di teras rumah, di sebuah sore yang sejuk, ditemani angin yang sejuk, sepasang suami istri sedang duduk bersama. Sambil menatap langit, mengenang masa-masa nostalgia dulu.

“Aa”, istrinya menegakkan kepalanya dari bahu sang suami. Sang suami memandang mata istri, tahu ada yang ingin disampaikan.

“Aa, dulu waktu ngelamar ke bapak, kenapa Aa dulu gak ngejanjiin akan punya rumah A? Padahal kan, orangtua juga butuh kepastian” sang istri bertanya dengan serius, nampak penasaran.

Sang suami menegakkan dudukknya, menghadapkan badannya kepada sang istri.

“Neng, Aa tidak mau, Aa menjanjikan sesuatu yang tidak dalam kuasa Aa. Walau Aa banting tulang, kerja keras, kalau Allah tidak mengizinkan Aa punya rumah, demi Allah, mau punya uang banyak juga pasti gak bisa kebeli. Jangankan rumah, mobil, atau barang lainnya pun, kalau Allah tidak mengizinkan, pasti Aa gakkan bisa beli. Ada aja rencana Allah mah, misalnya punya banyak uang tapi kena sakit, kan gak bisa dipakai foya-foya. Jadi, itu kenapa Aa gak janjiin, karena rezeki mah, itu kuasa Allah.” jawab sang suami dengan tenang

“Aa juga gak mau, neng ataupun bapak, nerima Aa, karena Aa ngejanjiin hal-hal yang bersifat duniawi, seperti mobil, rumah, atau harta mewah. Sungguh neng, kalau sampai Aa menjanjikan itu, misalnya Aa menjanjikan rumah, dan sampai kita menikah sekarang Aa gak bisa beliin rumah, maka pernikahan ini didasari atas kebohongan Aa. Aa hanya membicarakan mimpi yang tak jadi kenyataan, dan pernikahan ini bisa menjadi tidak sah karena didasari atas kebohongan, dan bisa jadi, setiap kita berhubungan, adalah sebuah zina yang tak kita sadari sama sekali.” sang suami menegaskan.

Catatan redaksi dari seorang ustad : Dalam Islam, janji yang belum ditepati bukanlah kebohongan, dan pernikah TIDAK menjadi batal karena janji yang belum ditepati kecuali dijadikan mahar/mas kawin dan disebut dengan kata TUNAI. Jadi bukanlah zina, jika janji pra-pernikahan belum dipenuhi.

“Ah, Aa” kembali, sang istri menyandarkan kepalanya ke bahu sang suami. Sambil tersenyum tersipu, dengan rasa bangga, bahwa dia tidak salah memilih suami.

“Terus, dulu bilang apa ke bapak atuh biar bapak mau menikahkan Aa sama Neng?” Sang istri kembali penasaran, kali ini, dia tidak menegakkan kepalanya, hanya memandang wajah suami sambil menyandarkan kepalanya.

“Aa bilang, Aa akan memperjuangkan kebahagiaan Neng. Karena kalau memperjuangkan kebahagiaan Neng, itu bisa Aa lakukan dengan cara apapun, sampai kapanpun. Karena kebahagiaan Neng, adalah kebahagiaan Aa juga.” sang suami kembali menjawab dengan tenang.

quotes kata bijak jangan jadikan uang ukuran kebahagiaan
Kebahagiaan bukanlah uang atau harta

Sang istri kembali tersenyum tersipu-sipu.

“Neng, kalau Neng, sekarang bahagia enggak hidup sama Aa?” tanya sang suami.

quotes kata mutiara cinta bukan soal menerima kebahagiaan, tapi memberi kebahagiaan
Memberi dan menerima kebahagiaan dalam pernikahan

Sambil tersenyum, sang istri mempererat pelukannya pada suami. Tak perlu dijawab, sang suami sudah tahu jawabannya.

Dibagikan

Choqi Isyraqi

Penulis :

Artikel terkait