Likopen / Lycopene

tomat mengandung likopen / lycopene

tomat mengandung likopen / lycopene

Apa itu likopen / lycopene

Likopen atau Lycopene adalah pigmen merah terang yang secara alami ditemukan dalam hati manusia, kelenjar adrenal, darah, usus, prostat, paru-paru, dan kulit pada tingkatan yang lebih tinggi dari pigmen lain yang sejenis. Penelitian terhadap hewan dan manusia menemukan bahwa likopen memiliki efek antioksidan sekaligus memblokir pertumbuhan sel kanker.

Banyak penelitian menunjukkan bahwa mengkonsumsi makanan kaya lycopene atau dengan tingkat lycopene yang tinggi bisa menurunkan risiko penyakit kanker, jantung, dan berbagai gangguan mata yang berkaitan dengan usia. Akan tetapi hal ini didasarkan pada cara pemberian asupan lycopene yang didasarkan pada konsumsi buah tomat, bukan pada penggunaan suplemen lycopene itu sendiri.

Manfaat likopen / lycopene

Tabel bukti manfaat likopen ini telah diuji pada manusia maupun hewan. Keamanan dan efektivitas tidak selalu terbukti. Beberapa kondisi berpotensi serius, dan harus dievaluasi oleh penyedia layanan kesehatan yang berkualitas. Penelitian menggunakan basis buah tomat atau yang menggunakan bahan dasar buah tomat, bukan lycopene hasil proses kimia.

Lycopene sebagai antioksidan. Dari hasil berbagai penelitian, likopen dipercaya memiliki manfaat antioksidan yang bermanfaat bagi tubuh seperti mencegah asma.

Lycopene untuk mengencerkan darah. Penelitian awal menunjukkan bahwa lycopene dapat bertindak sebagai pengencer darah. Mengkonsumsi ekstrak tomat secara teratur sangat efektif untuk mengencerkan darah.

Likopen untuk kemoterapi tumor otak. Penggunaan lycopene bersamaan dengan kemoterapi untuk tumor otak tidak memiliki manfaat lebih akan tetapi jus tomat bisa mengurangi rasa mual akibat kemoterapi pada sebagian orang.

Lycopene untuk kanker payudara. Lycopene merupakan terapi potensial untuk penderita kanker payudara guna menghentikan peningkatan penyakit dan penyembuhan. Akan tetapi penelitian mengenai lycopene untuk mencegah kanker payudara masih perlu penelitian lebih lanjut. Konsumsi tomat dan sayuran dalam jumlah besar sangat membantu penderita kanker payudara untuk melawan penyakitnya. Belum ada bukti bahwa konsumsi suplemen lycopene dari bahan bukan tomat bisa bekerja lebih efektif dibanding buah tomat itu sendiri.

Lycopene untuk kanker kandung kemih, kulit dan serviks. Lycopene pada buah tomat, sayur dan blueberry terbukti bisa mengurangi resiko terkena penyakit kanker kandung kemih dan kanker kulit. Lycopene juga berpotensi untuk mencegah kanker serviks. Asupan lycopene dalam bentuk produk-produk berbasis tomat terbukti efektif.

Lycopene untuk penyakit jantung. Penelitian akan lycopene pada buah tomat telah menemukan hasil yang baik dalam hal mengurangi risiko penyakit jantung. Hal ini dicurigai karena efek pengencer darah dari lycopene itu sendiri. Sehingga masih perlu dilakukan penelitian lebih lanjut.

Lycopene untuk penyumbatan pembuluh darah. Penelitian yang terbatas menunjukkan bahwa tingkat lycopene yang tinggi dapat mengurangi risiko tertimbunnya plak di pembuluh darah arteri yang bisa menimbulkan penyumbatan pembuluh darah dan menyebabkan kematian. Manfaat ini dianggap akibat dari efek antioksidan lycopene.

Lycopene pada kanker prostat. Lycopene telah dipelajari untuk mencegah kanker prostat, dengan hasil awal menunjukkan bahwa likopen dapat memperlambat pembesaran prostat pada orang dengan hipertrofi prostat jinak (BPH).

Lycopene dan katarak. Lycopene disarankan oleh para ahli untuk mengatasi beberapa gangguan mata. Ini termasuk yang berkaitan dengan usia, yang dapat menyebabkan kehilangan penglihatan dan kekeruhan lensa mata atau katarak. Akan tetapi lycopene tidak efektif sebagai obat glaukoma.

Lycopene untuk penyakit gusi dan gigi. Bukti awal menyebutkan bahwa lycopene dan nutrisi lain yang ditemukan pada tomat dapat membantu mengurangi penyakit gusi, perdarahan, dan plak pada gigi. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mendukung temuan ini, terutama pada efek lycopene nya saja.

Lycopene untuk gagal jantung. Penelitian awal menunjukkan bahwa likopen jika dikombinasikan dengan perawatan lain dapat mempengaruhi penyembuhan gejala gagal jantung dan menurunkan tekanan darah. Akan tetapi penggunaan likopen pencegahan tekanan darah tinggi pada wanita hamil tidak menghasilkan angka yang konsisten.

Lycopene pada infeksi H. Pylori. Penelitian terbatas telah menunjukkan manfaat jelas dalam hal penggunaan lycopene di samping pengobatan standar untuk infeksi H. pylori.

Lycopene untuk memperbaiki kualitas sperma dan fertilitas. Likopen terbukti bisa mengatasi kerusakan oksidatif negatif pada sperma dan diyakini memiliki manfaat untuk digunakan dalam masalah infertilitas. Hubungan antara tingkat lycopene dan kualitas air mani telah disarankan para ahli.

jus tomat mengandung banyak likopen / lycopene

Lycopene sebagai anti-inflamasi. Penelitian menunjukkan bahwa lycopene dari suplemen bahan campuran atau dari tomat segar kurang memiliki manfaat sebagai anti-inflamasi.

Lycopene pada kolesterol. Studi berkualitas tinggi pada penggunaan suplemen lycopene untuk gangguan ginjal atau kanker ginjal kurang menunjukkan bahwa likopen tidak memiliki manfaat untuk mengatasi kanker ginjal. Penelitian menunjukkan bahwa dosis lebih dari 25 miligram lycopene setiap hari dapat menurunkan kadar kolesterol buruk atau low-density lipoprotein (LDL) dan kolesterol total.

Lycopene pada kanker paru-paru. Penelitian menunjukkan bahwa peningkatan asupan lycopene dapat mengurangi risiko kanker paru-paru tetapi tidak memiliki manfaat untuk mengobati kanker paru-paru.

Lycopene pada wanita menopause. Studi awal pada wanita yang sehat menunjukkan bahwa kombinasi suplemen lycopene dapat mengurangi beberapa gejala menopause dan menunda menopause.

Likopen untuk kanker prostat. Kebanyakan studi melihat efek dari likopen pada tomat terhadap kanker prostat dengan hasil beragam akan tetapi secara keseluruhan hasilnya memberikan dampak yang signifikan terhadap pencegahan resiko kanker prostat.

Lycopene untuk kulit. Penggunaan lycopene bersama-sama dengan nutrisi lain seperti beta-karoten, vitamin C, dan vitamin E telah disarankan untuk melindungi kulit dari kerusakan akibat matahari.

Lycopene untuk kanker pencernaan. Ada bukti yang meyakinkan mengenai manfaat lycopene dalam mencegah kanker saluran pencernaan. Penelitian terbatas melaporkan bahwa risiko kanker dapat diturunkan dengan asupan tomat yang tinggi.

Penelitian membuktikan bahwa likopen kurang bermanfaat untuk meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh.

Efek samping likopen /  lycopene

Tidak ada bukti dan anjuran dari FDA mengenai efek samping lycopene, akan tetapi mengkonsumsi lycopene dalam dosis tinggi tidak diperkenankan untuk dikombinasikan dengan Ginkgo Biloba.

Referensi :

  1. Azimi H, Khakshur AA, Aghdasi I, et al. A review of animal and human studies for management of benign prostatic hyperplasia with natural products: perspective of new pharmacological agents. Inflamm. Allergy Drug Targets. 2012;11(3):207-221.
  2. Van Breemen RB, Pajkovic N: Multitargeted therapy of cancer by lycopene. Cancer Lett 269 (2): 339-51, 2008. [PUBMED Abstract]
  3. Anunciato TP and da Rocha Filho PA. Carotenoids and polyphenols in nutricosmetics, nutraceuticals, and cosmeceuticals. J Cosmet.Dermatol 2012;11(1):51-54.
  4. Thies F, Masson LF, Rudd A, et al. Effect of a tomato-rich diet on markers of cardiovascular disease risk in moderately overweight, disease-free, middle-aged adults: a randomized controlled trial. Am J Clin Nutr 2012;95(5):1013-1022.
  5. Yamaguchi M. Role of carotenoid beta-cryptoxanthin in bone homeostasis. J Biomed.Sci 2012;19:36.

 

Dibagikan

Penulis :

Artikel terkait