Cara Mencegah Dan Mengobati Diabetes Retinopati Penyebab Kebutaan

cara mencegah dan mengobati diabetes retinopati

Setelah mengetahui apa diabetes retinopati dan penyebabnya, pada artikel ini kami ingin sampaikan beberapa hal yang berkenaan cara mencegah diabetes retinopati yang bisa menyebabkan kebutaan ini serta cara mengobati diabetes retinopati yang mungkin bisa digunakan. Bagi yang belum mengetahui apa itu diabetes retinopati silahkan klik disini atau baca juga penyebab retinopati.

Mencegah diabetes retinopati

Penglihatan yang rusak akibat diabetes retinopati kadang-kadang tidak dapat dikembalikan. Namun, deteksi dini dan pengobatan dapat mengurangi risiko kebutaan hingga 95 persen.

Karena diabetes retinopati sering tanpa gejala awal, penderita diabetes harus mendapatkan pemeriksaan mata setidaknya sekali setahun. Orang dengan retinopati mungkin perlu pemeriksaan mata lebih sering. Wanita dengan diabetes yang hamil harus memiliki melakukan pemeriksaan mata sesegera mungkin.

Studi Diabetes Control and Complications Trial (DCCT) menunjukkan bahwa pengendalian diabetes memperlambat perkembangan dan memburuknya retinopati. Peserta studi DCCT yang terus terjaga kadar glukosa darah mereka mendekati normal sangat kurang berisiko terkena penyakit retinopati, ginjal dan syaraf.

Uji coba lain telah menunjukkan bahwa mengendalikan tekanan darah tinggi dan kolesterol dapat mengurangi risiko kehilangan penglihatan orang dengan diabetes.

Mengobati diabetes retinopati

Pengobatan untuk retinopati pada penderita diabetes sering terlambat hingga seseorang sudah mencapai tingkat lebih lanjut akibat tidak adanya gejala.

Pengobatan pada tahap lanjut biasanya menggunakan Anti-VEGF Terapi Injection. Obat anti-VEGF disuntikkan ke dalam gel vitreous untuk memblokir protein faktor pertumbuhan endotel vaskular (VEGF). Memblokir VEGF dapat membalikkan pertumbuhan pembuluh darah abnormal dan menurunkan cairan dalam retina. [Baca juga makanan untuk menyembuhkan asam urat]

Obat anti-VEGF diantaranya termasuk Avastin (bevacizumab), Lucentis (ranibizumab), dan Eylea (aflibercept). Lucentis dan Eylea disetujui oleh AS Food and Drug Administration (FDA) untuk mengobati DME. Avastin telah disetujui oleh FDA untuk mengobati kanker, tetapi umumnya digunakan untuk mengobati kondisi mata, termasuk DME.

Obat herbal diabetes retinopati

Kalangan kedokteran dan ahli nutrisi mengatakan pada penderita tahap awal – menjaga kadar gula darah, mencukupi nutrisi, menjaga tekanan darah dan kolesterol – bisa menghambat perkembangan retinopati. [Baca juga makanan yang harus dihindari saat minum obat dokter]

Dengan mencukupi kebutuhan nutrisi yang baik dalam bentuk asupan natural alami seperti sayur-sayuran dan buah-buahan bisa mencegah terjadinya diabetes retinopati pada penderita diabetes.

Para ahli menganjurkan, para penderita diabetes sebaiknya banyak mengkonsumsi buah dan sayur yang mengandung ati-oksidan tinggi dan bekerja pada syaraf mata seperti : buah blueberry, goji berry, tomat dan wortel.

Pemeriksaan secara berkala tetap dibutuhkan selama pasien mengkonsumsi makanan herbal tersebut untuk memastikan tidak ada perkembangan penyakit yang lebih berbahaya.


Demikian artikel kesehatan tentang cara mencegah dan cara mengobati diabetes retinopati, semoga bermanfaat bagi pembaca sekalian. Kami sangat berterima kasih jika anda mau membagikan artikel tentang cara mencegah dan cara mengobati diabetes retinopati ini melalui facebook, twitter, google+, whatsapp dan pinterest dengan mengklik ikon-ikon dibawah. Jangan lupa untuk membaca kumpulan artikel kesehatan kami lainnya.

Dibagikan

Penulis :

Artikel terkait