Meski hubungan kamu sudah cukup jauh, tanda-tanda ini bisa mengakhiri hubungan dan membuat kamu berpisah dari pacar

tanda untuk mengakhiri hubungan dan berpisah dari pacar

Bisfren – Hubungan. Sebuah hubungan terjalin cukup lama antara kita dengan teman, kekasih, suami, atau istri pasti dimulai dari rasa nyaman antara satu dengan lainnya. Hal-hal menyenangkan, hubungan romantis kemudian terjalin, mengalir begitu saja membuat kita semakin bisa menemukan kesamaan dari berbagai hal berbeda. Akan tetapi bisa terjadi diujung keharmonisan timbul sesuatu hal membuat kita atau dia menjadi tak lagi nyaman atau merasa sejalan sehingga pada akhirnya secara sadar maupun tidak mencari alasan atau pembenaran untuk mengakhiri hubungan kemudian berpisah dengan pacar atau teman. Nah, untuk mencegah terjadinya akhir hubungan tidak menyenangkan, kita perlu waspada tanda-tanda yang bisa mengakhiri hubungan.

Mengakhiri hubungan dan berpisah dari pacar

Mengakhiri hubungan lalu berpisah dengan pacar bukanlah hal mudah apalagi jika sudah berlangsung lama dan banyak kenangan pahit, manis, senang, duka, lucu, maupun sedih yang dirasakan bersama. Akan tetapi mengakhiri hubungan seringkali menjadi cara terbaik untuk mengakhiri penderitaan batin ketika kita terjebak dalam pola dan rutinitas demi menjaga zona nyaman (Baca cerita romantis singkat Seperti Itu Ku Mencintamu Sampai Mati).

Ketika rasa tidak nyaman terus menerus mewarnai hubungan, keharmonisan kemudian hanya menjadi konsumsi tontonan orang lain sementara kita menjadi aktor atau aktris yang harus bermain cantik menutupi segala perasaan ingin berpisah dengan pasangan akibat ketidak cocokan atau sebab lainnya.

Mengakhiri hubungan, meski dikatakan bukan satu-satunya solusi pasti menyelesaikan masalah, tetaplah menjadi pilihan ketika perasaan tidak lagi  bisa disatukan. Berpisah dengan pacar untuk sementara atau selamanya seringkali bisa membuat komunikasi lebih baik. Lalu apa saja tanda-tanda harus diwaspadai sebelum harus mengakhiri hubungan dan berpisah dari pasangan ? berikut beberapa hal dapat kami himpun dari berbagai sumber (cara move on paling menyenangkan).

Saat kamu dan dia tidak lagi percaya satu sama lain bisa menjadi tanda untuk mengakhiri hubungan dan berpisah

Hilangnrya rasa percaya tanda untuk mengakhiri hubungan dan berpisah dari kekasih
Kepercayaan (@LinkedIn)

Kepercayaan adalah bagian terpenting dari hubungan apapun, baik hubungan teman, bisnis, pacar maupun pernikahan. Ketika kamu kehilangan kepercayaan pada pacar atau siapapun, semua bisa menjadi tanda bahwa hubungan cepat atau lambat akan berakhir (Mungkin anda suka cerita misteri santet lada hitam).

Search terms : mengakhiri berpisah pada pacar relasi buruk mengakhiri relasi buruk berpisah pada pacar mengakhiri relasi buruk berpisah pada pacar mengakhiri berpisah relasi buruk pada pacar mengakhiri berpisah relasi buruk pada pacar mengakhiri berpisah pada perilaku pacar mengakhiri berpisah pada perilaku  buruk pacar

Ketika kepercayaan hilang dari sisi kamu – berbagai kecurigaan, mempertanyakan loyalitas, dan mencari alasan – bisa menjadi beban fikiran menghantui setiap saat. Ini tentunya membuat batin menjadi lelah juga tak lagi bersemangat.

Ketika rasa saling percaya tersebut hilang dari kedua belah pihak, kamu juga pacar, maka runtuhlah hubungan terbangun diatasnya. Kecemburuan, kemarahan, rasa diabaikan, rasa dicurangi kemudian menjadi titik balik dari semua keharmonisan serta kemesraan sehingga tidak ada lagi cara selain mengakhiri hubungan lalu minta putus dari pacar.

Jadi, jika merasakan hilangnya kepercayaan terhadap pacar atau pasangan, bersiaplah untuk menghadapi kenyataan terburuk dari hubungan terjalin. Banyak orang mengatakan kepercayaan bisa kembali lagi jika kedua belah pihak mampu saling mengintrospeksi serta mengkoreksi diri. Tetapi jangan lupa pada kata-kata bijak :

Kertas yang sudah diremas tidak akan bisa kembali utuh

Namun demikian kedewasaan sikap untuk saling memaafkan segala khilaf sekaligus menerima kenyataan bahwa tak ada manusia sempurna merupakan resep paling ampuh untuk mencegah keinginan untuk mengakhiri hubungan kemudian berpisah dari pacar atau pasangan.

Ketika merasa memiliki status berbeda dengan pacar atau pasangan akan muncul keinginan untuk mengakhiri hubungan lalu berpisah

merasa berbeda status bisa menyebabkan berakhirnya hubungan dan perpisahan
Beda status (@DailyMail.Co.Uk)

Tidak penting apakah kita memiliki nilai status sosial atau ekonomi lebih tinggi atau rendah dalam menjalin hubungan selama keduanya bisa menyatukan perasaan serta tidak mempermasalahkan. Akan tetapi ketika salah satu mulai merasa statusnya lebih rendah sehingga merasa direndahkan atau dilecehkan, atau merasa statusnya lebih tinggi sehingga merasa perlu dihormati juga diagungkan, maka hal tersebut merupakan peringatan dini akan terjadinya salah satu pihak ingin mengakhiri hubungan atau berpisah (Baca juga cerita romantis cinta ku harus melepasmu).

Setiap hubungan, apapun itu, termasuk pacaran maupun pernikahan, memiliki proses kompromi, negosiasi juga asimilasi nilai-nilai pasangan kita ke dalam hidup kita sendiri. Tetapi kadang terjadi nilai tersebut begitu berbeda sehingga sulit dikompromikan lalu menyebabkan keretakan meskipun salah satu dari mereka berusaha terus bertahan dan tidak ingin menyerah. Ketika nilai-nilai tersebut bersinggungan dengan nilai dipahami atau bisa diterima oleh keluarga atau komunitas salah satu pihak, maka keretakan hubungan bisa menjadi lebih cepat.

Apabila perasaan memiliki nilai status berbeda terus berlangsung dalam diri seseorang atau pasangan kita, sebaiknya pertimbangkan untuk mengakhiri hubungan lalu berpisah dari pacar atau pasangan agar tidak menimbulkan konflik batin berkepanjangan atau bersikaplah dewasa dengan menyeimbangkan sikap mengikuti pasangan mungkin adalah jodoh kamu ( Apa kamu berani baca cerita seram pendek Janji ?).

Ketika tidak pernah lagi memiliki rencana masa depan untuk terus bersamanya,  mengakhiri hubungan dan berpisah mungkin lebih baik daripada menggantung status tanpa kejelasan

jika tak ada rencana masa depan sebaiknya hubungan diakhiri dan berpisah dari pacar
Tak ada harapan (@zbynekmlcoch.cz)

Sebuah hubungan cinta merupakan awal dari langkah besar menuju jenjang pernikahan membutuhkan rencana juga cita-cita agung membentuk rumah tangga. Adalah keharusan biasa bahwa ketika pacaran orang memiliki rencana kapan akan menikah, bagaimana setelah menikah, memiliki anak, dan lain-lain.

Ketika tak ada lagi keinginan juga rencana masa depan terbayang dalam benak bahkan cenderung menjalani hubungan apa adanya tanpa kejelasan, sebenarnya secara psikologis kita sudah melepaskan diri dari pacar meski tidak pernah membayangkan akan mengakhiri hubungan kemudian berpisah dari pacar. Apakah tega membuat dia menjalani hubungan tanpa status ?

Bersamanya sudah tidak lagi menyenangkan lalu mulai berkhayal untuk hidup dengan orang lain

Jika bersamanya tak lagi menyenangkan sebaiknya akhiri hubungan dan berpisah
Tak lagi menyenangkan (@DailyTelegraph)

Ketika bersama dengannya sudah tidak lagi menyenangkan hati lalu mulai berkhayal untuk menjalani hidup dengan orang lain, mungkin hal tersebut adalah pertanda bahwa kamu akan segera mengakhiri hubungan lalu berpisah dari pacar atau kekasih (Baca : mengapa wanita potong rambut kalau putus cinta ?).

Jika terjadi, sebaiknya segeralah perbaiki keharmonisan lalu bangun kedekatan lebih intens serta menjauhi orang-orang berpotensi mengakhiri hubungan dengan kekasih atau pacar. Lagi-lagi dibutuhkan sikap dewasa juga kesiapan mental lebih untuk menjaga hubungan meski harus siap untuk menderita karenanya.

Kamu merasa dia telah berubah menjadi orang asing baru dikenal, bukan lagi kekasih yang dulu kamu kenal

merasa seperti orang asing
Merasa asing (@Examiner)

Sepanjang perjalanan, orang bisa berubah dipengaruhi banyak faktor. Ketika menyadari jati diri maupun sikapnya telah berubah jauh dari sosok semula dikagumi pada awal hubungan lalu kita menjadi tidak nyaman karenanya, itu bisa menjadi tanda bagi kamu untuk mengakhiri hubungan dan berpisah sebelum terlanjur jauh melangkah untuk mengarungi hidup dengan perasaan tertekan juga mungkin penuh ketakutan (Baca : cara minta maaf pada pacar).

Sebuah hubungan harus memiliki cita-cita yang sama, mimpi yang sama, dalam ikatan yang didasari rasa saling percaya, saling mendukung dan saling menghormati serta menghargai. Jadi ketika itu sudah hilang dan tidak ada lagi, mungkin ada baiknya kamu mempertimbangkan untuk mengakhiri hubungan lalu berpisah dengan pacar.

Akan tetapi, perlu juga dipahami bahwa segala sesuatu yang dibutuhkan dalam hubungan yang sehat bisa dikalahkan oleh sesuatu yang bernama “cinta”. Ketika cinta bisa mengalahkan semua yang dibutuhkan untuk menjalin hubungan yang sehat, maka teori apapun tidak akan bisa mematahkannya. Hidup memang terlalu singkat, tapi hidup bisa menjadi terlalu panjang jika kamu menjalaninya dengan perasaan tertekan.(nf)

Save

Dibagikan

Dina Amalia

Penulis :

Artikel terkait