Mengapa Wanita Potong Rambut Kalau Putus Cinta ?

Mengapa Wanita Potong Rambut Kalau Putus Cinta

Bisfren – Hubungan. Sebuah hubungan cinta bagi kebanyakan wanita adalah sebuah hal yang sakral yang kadang mudah untuk dimulai tetapi sulit untuk diakhiri. Potong rambut setelah putus cinta atau patah hati merupakan tradisi panjang di kalangan wanita yang bukan hanya dijumpai di Indonesia, melainkan di seluruh belahan bumi. Lalu mengapa sebagian bersar wanita melakukan potong rambut kalau putus cinta ? Apakah ada yang mengajari atau menganjurkan ? atau itu dilakukan secara naluriah saja ?

Alasan wanita potong rambut kalau putus cinta

Setelah melakukan pencarian di berbagai situs, baik itu situs tentang wanita maupun situs terapi psikologi, kami menjumpai bahwa beberapa alasan yang menyebabkan seorang wanita memotong rambut apabila mereka putus cinta, patah hati, atau bercerai.

Kebanyakan dari wanita mengatakan bahwa hal itu dilakukan tanpa ada yang mendorong atau menyuruh. Mereka melakukannya secara naluriah disaat mereka – sangat sedih, kecewa dan patah hati – meskipun perpisahan itu adalah atas kehendak diri mereka sendiri.

Lalu apa alasannya ? sebagian wanita dan praktisi psikologi mengatakan sebagai berikut :

Potong rambut kalau patah hati merupakan tindakan simbolis meyakinkan diri untuk Move On

Potong rambut kalau patah hati merupakan tindakan meyakinkan diri untuk Move On
Potong rambut (@TheAtlantic)

Menerima nasib atas kegagalan sebuah hubungan dan menuju kehidupan baru membutuhkan waktu untuk merenung dan memikirkan apa yang harus dilakukan setelahnya. Perasaan kehilangan akan tetap ada meski mereka bisa menerima perpisahan itu. Bahkan, sekali lagi, sekalipun dia, wanita yang menginginkan perpisahan itu terjadi, dia akan tetap merasakan sedih dan kehilangan.

[irp posts=”4214" name=”Sayang… Maafkan, Aku Ingin Putus”]

Wanita pada dasarnya diciptakan untuk memiliki perasaan lebih peka dibanding pria. Kepekaan mereka inilah yang mendorong sebagian mereka, tanpa disadari, melakukan sugesti diri dan memutuskan untuk memotong rambut ketika mereka berada pada kondisi kesedihan akibat perpisahan dan memutuskan untuk Move On.

Wanita potong rambut kalau putus cinta adalah cermin perasaan paling dalam dan keinginan menunjukkan jati diri

Menata rambut (@HuffingtonPost)

Rasa kecewa, marah, sedih dan tertekan akibat putus cinta yang mendalam membuat penampilan orang akan menjadi terlihat jelek, bahkan oleh matanya sendiri.

Ketika hati wanita terkoyak dan dia mengalami semua itu dia akan mencermati segala kekurangan pada penampilannya. Saat dia berkaca itulah dia menjumpai betapa rasa sakit hati dan kesedihannya mengubah penampilan wajahnya menjadi tidak seperti dirinya yang sebelumnya.

[i[irp posts=”4300" name=”Cara Menanamkan Sugesti Pada Diri Sendiri Untuk Membangkitkan Semangat Dan Move On”]p>

Selain itu, beberapa wanita yang ditinggalkan oleh kekasihnya karena penghianatan atau memilih wanita lain, merasa dirinya kalah bersaing. Hal ini mendorong dia memutuskan untuk menunjukkan penampilan diri yang berbeda. Baca juga : cara move on paling menyenangkan.

Memotong rambut setelah tersakiti adalah cara wanita mengatakan pada semua orang bahwa dia berubah akibat perasaan paling dalam. Hal itu merupakan refleksi dari kesedihan jiwa yang kemudian menggerakkan dirinya untuk menjadi cantik bahkan pada saat hatinya tersakiti.

Bagi sebagian wanita, memotong rambut merupakan ledakan emosi yang kemudian memberi rasa percaya diri untuk melangkah ke arah yang benar

Menata rambut (@WiseGeek)

Ketika hidup harus tetap dijalani, tetap harus bekerja atau belajar meski saat dia tengah patah hati. Kebanyakan wanita adalah mahluk yang diberikan ketabahan luar biasa untuk tidak menceritakan rasa sedih dan kecewanya pada semua orang.

[irp[irp posts=”3988" name=”Curahan Hati : Suamiku Selingkuh Diatas Ranjangku”]

Akan tetapi, wanita butuh sesuatu untuk meledakkan emosinya. Dia juga membutuhkan sesuatu yang bisa memberikan rasa percaya diri untuk terus melangkah melupakan orang yang tidak bisa dia miliki atau orang yang telah memberi kecewa dan sakit hati.

Memotong dan mengubah gaya rambut bagi sebagian wanita memberikan dampak pelampiasan dan ledakan emosi yang pada akhirnya membuat mereka menjadi lebih percaya diri.

Jadi memotong rambut kalau putus cinta dan patah hati bagi seorang wanita adalah hal yang dilakukan secara naluriah. Diwariskan secara turun temurun tanpa ada yang mengajari maupun menganjurkan. Dan ini adalah cara wanita untuk tidak menyerah pada keadaan.

[irp p[irp posts=”3446" name=”Akan Tiba Saat Bagi Kamu Untuk Mengucapkan Terima Kasih Kepada Orang Yang Meremehkan”]p>Mungkin ini juga yang menyebabkan para praktisi supra-natural atau paranormal melakukan sugesti untuk move on dengan memotong sedikit rambut pasien yang mengalami sakit jiwa akibat ditinggalkan oleh kekasihnya, atau pasien yang ingin melupakan orang yang pernah dekat dengannya.(ns)

Dibagikan

Nissa Fatima

Penulis :

Artikel terkait

1 Comment