Empat Tahun Tak Berarti Nyaris Bunuh Diri

curhat diputusin pacar nyaris bunuh diri empat tahun tak berarti

Seminggu lagi mau lamaran tiba-tiba pacarnya minta putus sehingga nyaris bunuh diri. Untunglah dia tersadar, cerita curhat diputusin pacar ini adalah kisah nyata dari sobat setia Bisfren.

Curhat Diputusin Pacar : Empat Tahun Tak Berarti

Tak habis fikir, hari ini kau meninggalkanku hanya dengan kata “kita lebih baik berteman” setelah semua yang ku lakukan untukmu, setelah semua pengorbananku padamu. Empat tahun ku jalani semua baik-baik saja hingga kau berkata seperti itu. Aku berusaha menahan sesak lalu melemparkan pertanyaan padamu “kenapa kamu berkata seperti itu ?”. Tak memerlukan waktu lama lalu kamu menjawab “Orang tuaku tak merestui hubungan kita”.

Kau tau apa yang ku rasakan saat itu ? Luka, dendam, sakit, perih di hati yang begitu dalam. Aku mengurung diri di kamar entah berapa lama, aku tak dapat menghitung waktu.

Kata itu seakan mendamparkanku ke lautan lepas, seakan menjatuhkanku ke dalam sumur yang gelap. Kata itu… ach.. air mata ini seakan tak ada habisnya.

Langkahku terhenti di hadapan balok besar di dapur rumah. Ku tatap setiap sudut ruangan dan menghentikanku pada gulungan tali. Aku memperbaikinya, lalu mengikatkan pada balok itu . Ku tarik perlahan sebuah kursi yang ada di dapur, lalu ku ikatkan tali itu ke leherku. Traaaak.. suara piring yang jatuh mengagetkanku. Membuatku tersadar dan membatalkan niatku.

Terisak air mataku lantaran kau meninggalkanku dengan alasan itu apalagi melihat waktu yang kau janjikan untuk datang melamar sisa seminggu. Semakin ku berusaha tuk menahan tangis, semakan tercucur air mataku hingga semua kepahitan menutup kebahagianku..

Ku ingat masa lalu bersamamu, hanya janji – janji yang kau ingkari. Ku ingat pengorbananku yang hanya untukmu lalu kau hancurkan aku. Aku ingat perubahan pribadiku demi untukmu, namun kau tinggalkan aku. Dan terakhir masih ku ingat malam itu mamamu mengundangku makan malam bersama, lantas kau berkata orang tua mu tak merestui kita.

Aaaaaacch.. persetan…!!

Kau melepaskanku. Aku yang selama empat tahun menjalin kasih untukmu, aku yang selama dua tahun menunggumu saat kau beradu nasib di kota orang. Diriku yang selalu menyemangatimu saat kau tak memiliki pekerjaan. Lalu hanya dengan alasan itu kau meninggalkanku ?

Air mata sayang berubah menjadi benci yang tak bisa ku pendam. Satu persatu teman dekat menghampiriku dan menyemangatiku karena melihat keadaanku yang makin terpuruk. Bagaimana tidak, kau yang selama empat tahun berstatus pacarku, yang ku anggap sebagai suamiku, kini telah meninggalkanku.

Membalas ? Tidak, suatu hari nanti aku akan mendapatkan lelaki yang akan tulus menyayangiku. Menerima ku apa adanya.  Dan tetap ku doakan kau semoga mendapatkan seseorang yang lebih baik dari ku. Aamiin

Dibagikan

Artikel terkait