Apakah Mengkonsumsi Obat Aborsi Aman Bagi Wanita ?

Bahaya obat aborsi kandungan

Aborsi apapun alasannya merupakan keputusan pribadi, intim namun sangat penting ketika seorang wanita harus melakukan dalam hidupnya. Meskipun dilarang dalam norma agama, tabu menurut norma sosial, bahkan diatur melalui undang – undang aborsi sehingga bisa dikenakan hukuman pidana, tidak sedikit wanita membutuhkannya untuk berbagai alasan. Dan hal tersebut sudah terjadi sejak jaman dahulu hingga sekarang.

Pilihan Cara Aborsi Kandungan Yang Aman

Umumnya wanita menggunakan cara operasi sedot / kiret dengan bantuan dokter atau mengkonsumsi obat untuk menggugurkan kandungannya. Operasi aborsi kandungan, bila ditangani oleh dokter di Rumah Sakit atau Klinik Bersalin merupakan pilihan paling aman. Akan tetapi biayanya cukup mahal dan tidak semua dokter kandungan bersedia melakukannya tanpa alasan medis yang jelas. Mungkin, hal tersebut menyebabkan banyak bermunculan klinik – klinik aborsi ilegal –  terutama di sekitar Jalan Salemba, Jakarta – seperti pernah dibongkar beberapa waktu oleh kepolisian.

Keamanan operasi aborsi bagi pasien pada klinik – klinik tersebut masih dipertanyakan namun tetap saja banyak pasien (wanita) datang kesana, meminta pertolongan untuk menggugurkan kandungan mereka, meski biaya yang diajukan terbilang cukup mahal. Singkatnya waktu operasi, hanya membutuhkan waktu +/- 30 menit dalam kondisi terbius total membuat wanita lebih yakin meskipun klinik tersebut belum tentu ditangani oleh dokter kandungan sebenarnya.

Pilihan untuk menggugurkan kandungan kedua adalah dengan cara mengkonsumsi obat – obat tertentu untuk menggugurkan kandungan atau dikenal sebagai pil aborsi. Banyak pilihan pil aborsi beredar di pasar gelap dari hanya seharga puluhan ribu hingga ratusan ribu. Pilihan ditentukan oleh usia kandungan serta tingkat efektifitas diinginkan.

Terlepas dari penyalah-gunaan obat aborsi atau pil aborsi oleh kalangan remaja yang hamil akibat hubungan bebas, penggunaan obat – obatan tersebut tentu perlu diwaspadai bahayanya selain manfaatnya.

Bahaya obat aborsi kandungan

Obat penggugur kandungan, dikatakan aman dan ampuh untuk masa kehamilan hingga 10 minggu. Mifepristone dan Misoprostol adalah dua jenis obat,  menurut kalangan medis terbukti menjadi cara paling aman serta efektif untuk menggugurkan kandungan hingga 10 minggu. Mifepristone dikatakan mampu memblokir hormon progesteron, yaitu hormon pembuat dinding rahim tetap sehat. Tanpa progesteron, embrio akan terlepas dari dinding rahim. Setelah embrio terlepas, Misoprostol merangsang rahim berkontraksi sehingga janin terdorong keluar.

Para ahli medis setelah melakukan penelitian intensif pada obat-obatan tersebut menyatakan belum menemukan efek samping penting pada kedua pil aborsi termasuk bukti-bukti umum seperti perubahan suasana hati, emosional, trauma jangka pendek serta ketidak-seimbangan hormonal sementara. Akan tetapi penelitian terhadap 30 responden wanita muda yang pernah melakukan setidaknya satu kali aborsi dengan menggunakan pil memberi informasi bahwa 55% dari mereka mengalami kesulitan untuk hamil setelah menikah, 27% tidak bisa hamil sama sekali, sementara sisanya bisa memperoleh kehamilan setelah menikah.

Penggunaan pil obat aborsi tanpa pengawasan dokter juga memiliki resiko bagi wanita bersangkutan.  Tanpa pemeriksaan kesehatan pendahuluan serta dosis tepat, pil aborsi bisa menyebabkan terjadinya kram atau kejang pada perut tak tertahankan sehingga bisa membawa kematian bagi pasien.

Antara pil aborsi kandungan dengan jamu peluntur tradisional

Tidak dapat dipungkiri bahwa keberadaan jamu peluntur tradisional untuk menggugurkan kandungan pada wanita juga memiliki peran cukup signifikan. Jamu peluntur lebih aman digunakan meski efektifitasnya masih diragukan karena belum dilakukan penelitian secara ilmiah.  Akan tetapi beberapa sumber mengatakan, mengkonsumsi jamu peluntur tradisional cukup efektif pada masa kehamilan hingga 6 minggu.

Apakah jamu peluntur tradisional atau obat herbal penggugur kandungan berbahaya ?

Mengkonsumsi jamu peluntur dikatakan lebih sedikit resikonya dibanding mengkonsumsi obat aborsi kandungan, banyak praktisi pengobatan tradisional sendiri mengatakan bahwa ramuan – ramuan herbal berupa jamu peluntur tradisional juga dapat menyebabkan peranakan menjadi kering sehingga wanita yang kerap mengkonsumsi jamu obat herbal penggugur kandungan akan mengalami kesulitan untuk hamil.

Nah sobat Bisfreners, setelah mengetahui bahaya obat aborsi maupun obat herbal menggugurkan kandungan, masihkah anda akan menggunakannya ? Kehamilan – disukai maupun tidak disukai, diinginkan maupun akibat kecelakaan – merupakan anugerah dari Tuhan sebagai akibat perbuatan kita sendiri. Akan tetapi saya tidak ingin menghakimi apapun alasan anda melakukannya, akan tetapi setiap perbuatan pasti akan ada akibatnya di dunia maupun kelak pada hari pembalasan. Ingatlah, tidak ada satupun agama yang memperkenankan aborsi. Dan siksa Tuhan pasti sangat pedih melebihi rasa malu kita di dunia.

Dibagikan

Penulis :

Artikel terkait