Petuah Dan Kata Bijak Sesuatu Tentang Cinta

petuah bijak gambar status sesuatu tentang cinta

Kenapa kita menutup mata ketika tidur,  menangis,  membayangkan sesuatu, bahkan saat kita berciuman ? Mengapa ? jawabnya sangat sederhana. Kita hanya perlu merasakan hal – hal paling indah. Bukan dengan melihatnya, bukan pula dengan menatapnya. Mata hanyalah alat untuk mengirimkan suatu gambar. Apakah gambar tersebut menjadi indah atau jelek, perasaanlah yang menentukan. Ketika kamu menatap dengan rasa cinta, dia menjadi begitu indah, tapi saat ditatap dengan kebencian dia akan terlihat sangat buruk. Begitulah dampak dari  “cinta“.

Petuah Bijak Sesuatu Tentang Cinta

Ada hal-hal tak ingin kita lepaskan, tapi kita harus ikhlas untuk kehilangannya. Ada pula orang-orang yang tak ingin kita kehilangan, namun kita harus ikhlas atas kepergiannya. Karena kehilangan bukanlah akhir dunia, dan ditinggalkan bukan berarti berarti akhir kehidupan. Semua itu hanyalah sebuah titik awal dari sebuah kehidupan baru.

Apakah kita pernah menyadari bahwa kita tidak pernah tahu bagaimana rasanya bahagia jika tidak pernah menangis ? dan entah apa rasanya sangat bahagia jika belum pernah tersakiti. Kebahagiaan yang kita rasakan sebelum kehilangan hanyalah semu. Rasa bahagia setelah memiliki kehilangan lebih bernilai dari segalanya. Karena kita berusaha untuk mendapatkannya. Kebahagian usai sebuah perjuangan keras melewati masa-masa sulit dari sebuah kehilangan pasti lebih bermakna.

Kata petuah bijak : Tidak semua kehilangan membawa kerugian

Kata bijak mengatakan, cinta adalah ketika kamu bermandi air mata namun tetap peduli. Sebuah rasa baru dikatakan cinta kalau dia tidak peduli namun kamu tetap setia. Bahkan cinta bisa membuatmu tetap tersenyum meski orang yang kau cintai justru mencintai orang lain. Lalu dengan lapang dada, cinta membuatmu berkata “Selamat, aku turut berbahagia”. Adakah yang lebih indah daripada mengalah demi cinta ? Adakah yang lebih tulus dan ikhlas dibanding rela membuat bahagia orang yang dicintai ?

Kata bijak : Jika orang yang kita cintai sudah menjadi terasa asing, lepaskanlah. Biarkan dia pergi.

Cinta tak harus memiliki. Ketika aku mencintaimu bukan berarti aku harus memilikimu

Apabila cintamu tidak berhasil, bebaskanlah dirimu. Biarkan hatimu mengembangkan sayap lalu terbang ke alam bebas. Lagi. Bebaskan hatimu dari rasa cinta yang tak bisa kau miliki. Karena kamu memiliki hak untuk menentukan kepada siapa cintamu layak diberikan.

Mari pertanyakan hati, sebenarnya kita mencintai atau sekedar ingin memiliki ? kalau kamu mencintai terimalah kenyataan sekalipun dia tidak mencintaimu. Tapi kalau kamu memiliki hasrat untuk memiliki, maka silahkan bermain dengan ambisimu. Dan bersiaplah untuk menjadi selingkuhan (oops maaf).

Bukankah kata bijak mengatakan cinta tak harus memiliki ? Jadi jangan paksakan keberuntunganmu. Jangan juga paksakan jodohmu. Dia yang mencintaimu akan datang tepat waktu. Sebagaimana sudah disuratkan sejak sebelum hari kelahiranmu.

Kekasih atau pasanganmu terlihat cantik dan ganteng karena cinta

Pernahkah kamu perhatikan bahwa tidak satu orangpun dengan sepenuh hati mengatakan pacarnya jelek. Rasa cinta mampu membutakan mata. Apapun akan terlihat indah, siapapun akan terlihat cantik atau tampan jika dilihat dari kacamata cinta.

Ketika cinta memudar, semua keindahan perlahan sirna

Saat cinta membutakan mata dengan keindahan, pudarnya cinta akan mengembalikan penglihatan mata menjadi lebih jernih. Segala kekurangannya akan mulai tampak jelas. Perlahan tapi pasti, seiring pudarnya cinta, pacarmu tak ganteng lagi. Kekasihmu tak cantik lagi. Suamimu akan menjadi mahluk sinis berperut buncit menyebalkan. Dan istrimu akan terlihat sebagai perempuan gemuk tukang ngomel yang selalu menyindir dengan kata sinis nyelekit tajam menyakitkan hati kalau kamu pulang agak malam. Ingat sebuah kata kata bijak “Orang yang kamu cintai hari ini mungkin menjadi orang paling kamu benci suatu saat nanti

Kamu berhak mempertahankan cintamu, tapi hanya orang bodoh jatuh di lubang yang sama

Kata bijak mengatakan “Orang kuat bukanlah dia yang selalu menang, tapi dia adalah mereka yang tetap tegar untuk bangkit kembali setiap kali terjatuh”. Jadi tetaplah semangat dan bangkit meski harus jatuh lagi dan lagi.

Memang benar kamu bisa bertahan dan mampu bertahan memendam kesedihan melihat kebahagiaan orang yang kau cinta bersama orang lain. Tapi kalau kemudian kamu merasa sakit, lagi dan lagi, itu namanya kamu bukan jatuh terpuruk. Tapi kamu membiarkan dirimu jatuh terpuruk, di lubang yang sama. Kamu jatuh, kamu bangkit. Kamu jatuh kembali, lalu bangkit kembali. Tapi kalau ditempat yang sama, itu adalah sebuah kebodohan.

Kamu boleh jatuh, lagi dan lagi. Kemudian bangkit dan terus bangkit kembali. Tapi tidak di tempat sama atau disebabkan oleh manusia yang sama. Ingat, Tuhan juga memberikan manusia akal dan pikiran, bukan sekedar perasaan.

Nasehat bijak tentang cinta : Cinta memang perasaan, tapi otak harus digunakan

Kadang menunggu cinta datang lebih baik daripada berjuang untuk mendapatkannya

Menunggu memang bukan hal menyenangkan. Tapi menunggu cinta sejati datang mungkin bukanlah pekerjaan sia-sia. Jangan buang energi percuma hanya untuk mengejar dia yang kamu cinta. Sehingga membuat kau terlena dan lupa, kemudian mengabaikan orang  yang justru mencintaimu.

Kata petuah bijak : Jangan buang waktu untuk membuktikan kita peduli atau mencintai

Hidup terlalu singkat untuk menangisi orang yang tidak peduli padamu. Waktu terlalu singkat hanya untuk mencintai orang yang tidak cinta. Hidup akan lebih indah dengan mengasihi dia yang datang padamu dengan cintanya. Dia yang mencintaimu akan rela menunggu, tapi yang tidak mencintaimu selalu tergesa-gesa  untuk bergegas pergi.

Petuah kata bijak : Orang yang kamu cintai sangat mungkin memberimu rasa sakit

Coba ingat kembali sebuah kata bijak yang mengatakan “Orang yang kamu cintai sangat mungkin memberimu rasa sakit“. Ya, semakin besar cintamu padanya, semakin besar peluangmu untuk mengalami sakit hati. Banyak hal negatif darinya yang terus menerus harus kau maklumi, kamu simpan dalam hati. Ketika itu tak tertahankan oleh tubuhmu, maka kamu akan menjadi mudah sakit. Saat itu tak tertahankan oleh perasaanmu, maka bukan hanya tubuhmu yang sakit, melainkan hati serta jiwamu.

Jadi pertimbangkanlah, mau menunggu orang yang mencintaimu datang atau mengejar dia yang kamu cintai namun tidak mempedulikanmu. Artikel ini hanyalah sebuah petuah atau nasehat bijak untuk lebih memahami makna dan arti cinta yang sesungguhnya. Semua terserah pada individu masing-masing. Salam sukses, semoga bermanfaat.

Dibagikan

Penulis :

You may also like

1 Comment