Semua Tentang Kita

cerita selingkuh dengan sepupu

Semua tentang kita adalah cerita selingkuh dengan sepupu dari kisah nyata seorang wanita yang menjalani cinta jarak jauh dalam berumah tangga. Ketiadaan anak sang buah hati diantara mereka membuat sang main mata dengan sepupunya sendiri. Bagaimana kisahnya ? silahkan simak pada cerpen selingkuh berikut.

Cerita Selingkuh Dengan Sepupu – Semua Tentang Kita

Aku dan Rian menjalani masa pacaran selama lima tahun. Hubungan kami mulai diuji ketika dipisahkan oleh jarak. Saat itu aku harus berangkat ke tempat tugas sementara Rian masih melanjutkan studinya sehingga kami menjalani hubungan cinta jarak jauh.

Menjalani aktivitas di tempat tugas membuat rinduku seolah tertahan oleh waktu. Kami sama sekali tak bisa berkomunikasi karena keberadaanku di tempat sangat terpencil. Hari demi hari ku jalani dengan harapan hubunganku dengan Rian baik-baik saja. Hingga akhirnya diriku dipindahkan di tempat tugas baru. Di tempat inilah kami bisa berkomunikasi sekedar melepas rindu tertahan lama melalui jaringan telepon.

Beberapa bulan kemudian Rian menyelesaikan skripsinya. Tanpa terasa lima tahun berlalu begitu cepat. Kami sudah saling mengenal begitu lama walaupun terpisahkan oleh jarak. Kami pun memutuskan untuk menikah. Keputusan kami berdua sangat didukung oleh kedua orang tuaku maupun orang tua Rian.

Kapankah hadir sang buah cinta kami ?

Sebagaimana pasangan-pasangan telah menikah lainnya, kami sangat mengharapkan kehadiran seorang anak. Kami mencoba berbagai cara tetapi tetap tidak membuahkan hasil. Harapan tentang kehadiran anak hanyalah sebuah kekosongan impian. Menanti kehadiran seorang anak mengingatkan Rian pada kehidupan keluarganya pada cerita masa lalu. Rian adalah anak adopsi dari orang tua yang juga tidak memiliki anak. Pengalaman tersebut menjadi sebuah ketakutan besar sehingga mulai mempengaruhi perkawinan kami. Di tambah lagi dengan keberadaanku yang menetap di tempat tugas sementara Rian tinggal bersama kedua orang tuanya.

Rian memutuskan tinggal bersama kedua orang tuanya untuk mengurusi proses wisuda. Disinilah menjadi awal mula keretakkan perkawinanku dengan Rian. Saat itu proses wisudanya selalu mengalami penundaan. Ketika mendengar tanggal yang pasti dari Rian untuk wisuda ternyata bertepatan dengan rapat kerja. Posisiku sebagai pimpinan di tempat kerja tidak bisa meninggalkan rapat begitu saja. Aku benar-benar mengalami dilema. Diriku harus memilih antara tugasku atau Rian Suamiku. Aku tahu bahwa ini adalah keputusan terberat harus diambil. Diriku berusaha untuk meminta pertimbangan dari beberapa rekan kerja, hingga akhirnya aku memutuskan tidak menghadiri proses wisuda Rian. Aku mengambil keputusan tersebut sama sekali bukan ingin mengecewakan Rian. Demi menghilangkan rasa bersalah, aku mengirim semua kebutuhan wisudanya.

Ketidakhadiranku pada acara wisuda menjadi awal keretakan hubungan

Pikirku, Rian sangat memahami posisiku saat itu. Ternyata tidak ! Ia lebih memilih untuk mendengarkan perkataan ibunya. Apapun yang ibunya katakan dia selalu mengikuti. Sekalipun kami telah menikah tetapi setiap keputusannya lebih dipercayakan pada ibunya. Apa mau dikata, keputusanku untuk tidak menghadiri proses wisuda Rian menjadi pintu masuk retaknya perkawinan kami.

Rian sama sekali tak diizinkan ibunya untuk mengikutiku di tempat tugas pasca wisuda. Sebaliknya akulah yang harus berusaha untuk mengikuti Rian. Saat musim libur tiba diriku mendatangi Rian. Aku hanya bisa berharap semoga perkawinan kami bisa bertahan selamanya. Waktu berlalu semakin cepat. Harapan semakin bergejolak namun perlahan-lahan berubah menjadi sebuah ketakutan.

Hidup terpisah dan tidak memiliki anak membuatnya selingkuh

Saat tempat tidur bukan lagi menjadi tempat untuk berbagi suka duka, anak menjadi alasan untuk berpisah

Pikiranku semakin tidak menentu. Diriku mulai menyadari bahwa hubungan yang dibangun selama lima tahun tidak memiliki arti apa-apa. Kami hanya bisa bersama pada saat liburan. Setelah itu diriku kembali ke tempat tugas. Ketika berada di tempat tugas, aku mendengar kabar bahwa Rian telah memiliki wanita idaman lain. Diriku berusaha untuk menanyakan kejelasan hubungannya dengan wanita tersebut.

“Rian, siapa wanita itu ?” Tanyaku. “Wanita yang mana, Ani ?” Rian balik bertanya. “Itu wanita yang kamu boncengin ke mana-mana”, jawabku. “Oh.. itu !” Sahut Rian sambil menunjuk ke arah wanita sedang duduk di depan rumahnya. “Dia adalah saudara sepupuku, baru datang dari Jakarta”.

Suamiku selingkuh dengan sepupunya sendiri

Mendengar pengakuannya entah kenapa hatiku merasakan sesuatu hal berbeda. Dari sorot matanya, diriku merasa Rian menyembunyikan sesuatu dariku. Akupun mencoba mencari tahu kebenaran hubungan Rian dengan sepupunya. Hingga suatu saat ku temukan bahwa hubungan Rian dengan sepupunya semakin dalam layaknya suami istri.

Oh my god, mereka bahkan tidur di atas ranjangku

Awalnya sepupu Rian hanya bisa menempati kamar tamu saat liburan. Kini semuanya berubah, sepupunya dibiarkan menempati kami. Aku menemui Rian bersama sepupunya bertepatan dengan tanggal liburan bersamaan. Kalau sebelumnya selalu ku sampaikan waktu libur buat Rian. Namun, kali ini ku pilih untuk tidak memberitahukannya. Kedatanganku benar-benar membuat Rian terkejut. Seperti orang selingkuh yang kepergok, mereka tak bisa mengelak lagi.

“Rian, inikan sepupumu !” Kataku sambil menunjuk ke arah sepupunya Rian. “Mengapa dia harus ada di kamar kita ?” Teriakku marah. Tanpa mengeluarkan sepatah katapun, tiba-tiba ibunya Rian datang. Ibunya langsung menjawabku; “aku yang menyuruhnya untuk bersama Rian di kamar itu”.

Duniaku seakan runtuh

Ucapannya bagaikan petir datang menyambarku. Hatiku benar-benar hancur. Aku tak bisa lagi melukiskan perasaanku dengan kata-kata. Air mataku terus mengalir tiada henti. Apakah semua ini adalah mimpi ? Tanyaku dalam hati. Bagaimana ini ? Apa harus ku lakukan ? Pertanyaan itu terus mengusik pikiranku.

Seketika juga ku sadari kalau ucapan adikku benar adanya. Adikku selalu memberikan kabar tentang kedekatan Rian dengan sepupunya. Kedekatan mereka sangat didukung oleh ibunya. Ibunya lebih memilih memutuskan hubungan kami lalu menjodohkan Rian dengan sepupunya. Padahal kami adalah pasangan suami istri yang sah. Kehadiranku di rumahnya bagaikan orang asing, hanya menginap sejenak kemudian pergi lagi.

Rian pergi ke Jakarta bersama sepupunya

Sepupunya Rian bekerja di Jakarta, hanya sesekali dia datang berkunjung ke Manado, misalnya saat libur. Kedekatan Rian dengan sepupunya membuatnya mengatur rencana untuk melarikan diri ke Jakarta. Saat meninggalkan rumah, Rian memberikan alasan bahwa dia ingin pergi berkunjung ke rumah teman. Hatiku mulai mencurigai gerak geriknya. Keesokkan harinya Rian belum juga kembali. Ku tanyakan keberadaanya pada salah satu kerabat. Ternyata Rian telah berangkat ke Jakarta mengikuti sepupunya.

Perubahan sikapnya membuatku memutuskan untuk kembali ke tempat tugas, melebur diri dalam pekerjaan

Rian berada di Jakarta selama satu bulan. Saat kembali sikapnya telah berubah total. Tidak ada lagi canda tawa diantara kami. Ia mulai bersikap dingin tak peduli terhadapku bahkan melontarkan kata-kata kasar kepadaku. Sampai akhirnya aku memutuskan untuk kembali ke tempat tugas. Disana Rian sama sekali tidak mengunjungiku lagi.

Semenjak berpacaran diriku tahu Rian adalah pria baik. Dia tak pernah berkata kasar padaku. Namun, semuanya berubah setelah kehadiran sepupunya. Hatiku tidak percaya akan semua ini. Begitu mudahnya Rian berpaling dariku. Setiap hari diriku berusaha untuk mempertahankan hubungan dengannya.

Sekalipun berusaha menerimanya. Mencoba untuk menghapus semua kekesalanku. Bayangan perselingkuhannya terus menghantui pikiranku. Diriku tidak bisa menerima perlakuannya terhadapku. Hatiku merasa telah dikhianati. Tidak ada artinya lagi untuk bertahan.

Lebih baik kita berpisah! Walaupun dalam keyakinanku perceraian sama sekali tidak dikehendaki oleh Sang Pencipta kecuali maut. Diriku memutuskan untuk hidup sendiri dan tidak lagi menikah. Bagiku perkawinan hanya terjadi sekali dan seumur hidup bahkan tak ada yang dapat memisahkannya kecuali maut.


Terima kasih telah membaca cerita selingkuh dengan sepupu. Semoga cerpen perselingkuhan diatas dapat menghibur dan bermanfaat bagi sobat Bisfren sekalian. Tetap semangat, jadikan segala peristiwa sebagai sumber inspirasi dan motivasi. Salam sukses selalu.

Dibagikan

Maria Johanis

Penulis :

Artikel terkait

1 Comment