Senyum Ceria

cerpen mini inspiratif senyum ceria

Senyum ceria merupakan cerpen mini inspiratif keluarga tentang seorang adik yang merasa kehilangan karena kakaknya akan menikah. Rasa takut kehilangan membuatnya menghindar dan jarang tersenyum pada sang kakak sebagai bentuk protes. Bagaimana kisahnya ? simak pada cerita inspiratif pendek berikut.

Cerpen Mini Inspiratif Senyum Ceria

Hari ini dia duduk bersamaku, dengan manjanya sesekali bertingkah sok manis. Bertanya perihal ekonomi management untuk tugas kuliahnya. Tulisannya tidak sebagus wajahnya, kadang aku suka meledek tulisannya yang tidak indah sama sekali.

“Kamu waktu SD diajarin kan ya menulis indah? Kok tulisanmu makin amburadul sih ?” Kataku saat melihat setengah papernya sudah tertulis rapi.

Dia hanya menatapku sinis, seolah marah padahal dalam hatinya dia pun mengiyakan apa yang selalu ku katakan. Apa saja yang keluar dari mulutku selalu dia pikirkan kembali. Pernah sekali ku komentari gayanya berpakaian, tidak lebih dari 10 menit dia meminta diantar pulang untuk berganti pakaian (baca : cerpen inspiratif ketika aku berhijab).

Bagiku, dia adalah satu-satunya penghibur di rumah. Dia selalu bisa membuat rumah seperti rumah. Dia selalu bisa membuat bapak dan ibu tertawa karena tingkahnya. Dia sedikit keras kepala, namun dibalik keras kepalanya dia menimbang-nimbang semuanya, memilih mana yang harus dia simpan mana yang hanya akan dia anggap angin lalu (baca cerpen mini inspiratif Egoku).

Dua minggu lalu, dia berubah drastis. Tidak ada lagi senyum indah di wajahnya di pagi hari. Tidak ada lagi deretan gigi putih yang terlihat saat kami jalan bersama. Bahkan saat dia di toko buku, tatapnya kosong. Seolah ada banyak pikiran yang dia pikirkan. Aku kehilangan dirinya yang periang selama seminggu.

Dua hari berikutnya saat dia mengikuti kegiatan di luar kota baru aku tahu kenapa dia begitu jadi pendiam. Entah karena alasan apa, buku bergambar kelinci dengan Warna Biru Tosca adalah sumber jawaban atas tanyaku. Ku pikir aku tahu dia sejak lama, ternyata tidak. Dia banyak menyimpan sendiri.

“Kamu bawa oleh-oleh apa untuk kakak ?” Godaku saat dia kembali ke rumah dengan kantong plastik hitam di tangannya.

“Sate kak. Mau?”

“Ada yang mau kamu cerita ke kakak gak?” Dia menatapku lama.

“Hm… minggu depan saja, pagi hari sebelum kakak naik pelaminan.”

Minggu berikutnya dia masuk ke kamarku dengan busana kebaya coklat yang anggun. Baru kali ini ku perhatikan wajah adikku sedekat ini, dia sungguh cantik. Walau dengan make up sederhana. Matanya coklat, dan dia punya alis yang cukup tebal.

“Maafin Ceria kak. Minggu-minggu lalu sempat seperti musuhin kakak. Ceria hanya belum bisa merelakan kakak dengan perempuan yang baru sebulan kakak kenal. Kakak satu-satunya kakak Ceria, dan Ceria pikir jika kakak menikah, sayangnya kakak bakal hilang.”

Dia menangis, mengakui semuanya. Diamnya dia minggu-minggu lalu adalah bentuk protesnya. Adikku memang selalu seperti ini jika dia protes, diam. Dia lebih senang tidak berkata apapun dibandingkan menyakiti dengan ucapan saat marah.

“Kakak menikah itu bukan berarti berhenti sayang sama kamu. Kita masih bisa jalan-jalan bareng, nonton, atau bantuin tugas kuliahmu. Lagian kamu juga nantinya bakal nikah, bakal ninggalin kakak. Udah jangan nangis, kasihan tukang make-up nya ntar.” Aku berusaha menenangkannya (jangan lewatkan cerpen kisah inspiratif terbaik Salim anakku).

“Kakak harus tetap bakti ke ibu ya kak, tidak apa jika kakak lupa Ceria asal kakak tidak lupa ke ibu.” Katanya lagi sembari menghapus air mata.

Benar kata orang, saat salah satu saudara menikah, saudara yang lain akan merasa kehilangan. Mungkin itu juga yang di rasakan Ceria. Setidaknya, hari ini aku bisa kembali melihat senyum Ceria. Senyum yang berhasil membuat percaya bahwa dalam setiap kesulitan hidup yang menghampiri selalu terselip bahagia. Itu kata-kata yang dia tulis dalam bukunya.

Quotes kata mutiara bijak motivasi : Dalam setiap kesulitan hidup selalu terselip kebahagiaan

quotes motivasi kata mutiara bijak dalam setiap kesulitan selalu ada kebahagiaan
Tersenyum : selalu ada kebahagiaan dalam kesulitan

Aku tidak tahu masalah yang sedang dia pikirkan, namun dia selalu bisa bersikap seolah dunia terlalu baik kepadanya. Senyum Ceria hari ini akan selalu ku ingat. Adikku yang hebat, dia tumbuh dengan cepat. Semoga Tuhan selalu menjaganya, jika-jika aku tidak lagi bisa menjangkaunya setiap hari.


Terima kasih telah membaca cerpen inspiratif pendek senyum ceria. Semoga cerpen mini ini dapat menghibur dan memberi inspirasi. Salam sukses selalu buat semua pecinta Bisfren.

Dibagikan

Arini Aris

Penulis :

Artikel terkait