Kalau Mau Sukses Inilah Target Yang Harus Kamu Capai Sebelum Umur 28

Target Yang Harus Kamu Capai Sebelum Umur 28

Bisfren – Motivasi. Berapa usia kamu saat ini  ? dibawah 20, antara 20 – 25 atau sudah mendekati angka 28 ? Yup berapapun usia kamu, disini kami akan beri tahukan beberapa hal yang harus kamu capai sebelum usia 28. Mengapa 28 ? beberapa pakar bisnis mengatakan pada umumnya seseorang butuh waktu 6 tahun dari sejak lulus sekolah tinggi untuk bisa mencapai posisi lepas landas. Dengan asumsi “paling lama” kamu lulus kuliah pada usia 22, maka usia lepas landas adalah 28 tahun.  Jadi kalau mau sukses inilah target yang harus kamu capai sebelum usia 28.

Yang harus kamu capai sebelum umur 28

Siapa sih yang tidak ingin sukses dan hidup berkecukupan. Tapi kamu kan tahu bahwa mencapai sukses itu tidak mudah dan banyak teman atau tetangga kamu yang terjungkal sebelum mencapai kata sukses. Jangankan mereka bisa mencapai, mendekati saja sudah sulit. Padahal kalau mau dan mampu melihat kebelakang sebenarnya sebagian orang yang gagal mencapai hidup layak dan sukses itu biasanya mengalami kesalahan atau kegagalan dalam mengatur strategi mencapai target sebelum mereka mencapai usia 28 tahun atau setidaknya paling lambat pada usia 30.

Bagi kamu yang tidak ingin mengalami kegagalan, mau menuai sukses dan hidup berkecukupan, kamu harus mempersiapkan diri sejak dini. Semakin jauh usia kamu dari angka 28 tahun, akan semakin mudah bagi kamu. Akan tetapi bagi yang sudah mendekati usia 28 namun belum bisa mencapai target, jangan berkecil hati, kehilangan 2 – 4 tahun mungkin masih bisa ditoleransi jika kamu ulet dan gigih berusaha.

1. Bekerja pada perusahaan rintisan

awali karir dengan bekerja pada perusahaan rintisan
Staf pekerja (@Superlife)

Ini seharusnya sudah dilakukan sejak kamu lulus kuliah atau bisa juga sambil kuliah selama itu tidak mengganggu kuliah kamu.

Bagi kamu yang memilih untuk bekerja, perusahaan rintisan yang dimaksud disini bukan berarti perusahaan kecil dengan jumlah pegawai sedikit. Tetapi yang dimaksud disini adalah perusahaan yang akan kamu jadikan titik awal langkah kamu selanjutnya. Perusahaan kecil maupun besar bisa dijadikan tempat dimana kamu memulai karir.

Dalam memilih perusahaan rintisan untuk tempat bekerja, sebaiknya perhatikan bidang perkerjaan yang kamu pilih. Jangan asal terima atau ambil pekerjaan. Pilih yang sesuai dengan minat dan jurusan yang kamu ambil. Rintisan akan menentukan arah karir kamu selanjutnya, kalau kamu salah memilih jenis pekerjaan maka kemungkinan kamu akan menjalani pekerjaan yang tidak kamu sukai atau tidak cocok dengan jurusan dan minat kamu sepanjang hidup. Klik  untuk mengetahui : Profesi pekerjaan yang paling banyak dibutuhkan di Indonesia atau Profesi dengan gaji tertinggi di Indonesia.

Buat kamu yang memilih untuk memulai karir dengan mendirikan perusahaan sendiri atau bersama teman, pilihlah bidang usaha yang kamu dan teman-teman kuasai. Jangan mendirikan usaha hanya karena melihat orang lain sukses mendirikan sebuah usaha, karena kamu belum tentu mampu menjalankan usaha itu.

Akan tetapi kamu boleh saja membuka usaha yang tidak (belum) kamu kuasai jika kamu menguasai atau memiliki relasi yang akan menjadi pembeli dari produk usaha kamu. Kamu bisa belajar sambil menjalankan usaha.

Yang perlu diingat adalah sekecil apapun pekerjaanmu, sekecil apapun usahamu, itu adalah wal langkah besar menuju kesuksesan. Pekerjaan dan perusahaanmu adalah kendaraan yang akan membawamu melaju menuju puncak. Perlakukan dan manfaat dia dengan baik agar selalu siap ketika kesempatan besar muncul dihadapanmu.

2. Pelajari bagaimana cara perusahaanmu beroperasi

Pelajari bagaimana bisnis proses cara perusahaanmu beroperasi
Bisnis proses (@Eunomia)

Bagi kamu yang bekerja di perusahaan, mulailah persiapan dengan mengenali segala aspek yang dilakukan oleh perusahaan untuk menjalankan usahanya. Hal ini mulai dari cara pemasaran, produksi dan pengadaan.

Lakukan pengamatan dengan cara interaksi sosial dengan setiap pegawai, atasan dan bawahan. Ingat dan catat hal-hal penting yang kamu lihat karena segala hal ini tidak akan pernah kamu dapat di mata pelajaran apapun di kampus. Disinilah kemampuan kamu berinteraksi dan bersosialisasai yang sebenarnya dibutuhkan. Bukan di media sosial.
Mengetahui bagaimana perusahaan memperoleh pelanggan, bagaimana mereka memperlakukan pelanggan, bagaimana proses pengiriman pesanan, cara pembayaran, dan lain-lain merupakan pelajaran sangat penting bagi kamu. Bagaimana perusahaan memproses pesanan hingga siap kirim juga merupakan hal penting buat kamu. Yang terakhir bagaimana perusahaan melakukan pembelian ini juga hal yang penting.

Tidak mudah jika kamu bekerja diperusahaan besar, akan tetapi itu bukan berarti tidak mungkin.  Segala hal tidak perlu detail karena kamu bukan sedang menjalankan misi intelejen. Apabila kamu tidak mampu melakukan ini, setidaknya kenali segala kegiatan, prosedur kerja dan orang-orang yang terlibat pada bagian dimana kamu ditempatkan.

Mengetahui seluk beluk kegiatan perusahaan adalah hal penting untuk :

  • Mengetahui kelemahan perusahaan dan memberikan masukan perbaikan kepada atasan
  • Memudahkan kamu berbicara dengan atasan karena kamu mengerti
  • Memudahkan kamu saat wawancara pada perusahaan yang akan kamu masuki kelak
  • Mempersiapkan kamu membangun usaha sendiri

3. Pindah ke perusahaan yang lebih baik dengan posisi yang lebih tinggi

Pindah ke perusahaan yang lebih baik dengan posisi yang lebih tinggi
Pindah kantor (@JPOffice)

Jika kamu sudah bekerja di perusahaan rintisan selama lebih dari 1 tahun dan sudah banyak pengetahuan yang kamu peroleh, kini saatnya kamu melangkah ke tahap yang lebih tinggi. Carilah peluang kerja di perusahaan yang lebih besar, bila mungkin untuk posisi jabatan yang lebih tinggi atau lebih sesuai dengan minat, bakat dan kemampuanmu.

Dengan pengetahuan yang kamu dapat, yang kamu ingat dan catat selama ini, seharusnya kamu tidak akan sulit untuk bersaing. Beberapa perusahaan besar biasanya tetap melakukan test sebelum kamu diterima bekerja meskipun kamu telah memiliki pengalaman. Jadi persiapkan diri kamu dengan baik untuk hal tersebut. Bila test tertulis terlewati, pengetahuan kamu akan pekerjaan dan kemampuan berbicara kamu akan menentukan.

Pada saat wawancara inilah keuntungan kamu jika memiliki keunggulan dalam pengetahuan seluruh proses kerja di perusahaan sebelumnya akan terlihat. Semakin kamu menguasai semakin lancar dan meyakinkan kamu berbicara dan membuat kamu lebih mudah diterima.

4. Tetap mengembangkan pengetahuan, lakukan yang terbaik bagi perusahaan

Tetap mengembangkan pengetahuan, lakukan yang terbaik bagi perusahaan
Sukses (@barossaherald)

Menjadi pekerja adalah sebuah cara mendapat penghasilan. Akan tetapi bekerja semata-mata untuk memperoleh penghasilan bisa membuat kamu menjadi seorang yang mirip robot. Setiap hari yang kamu lakukan hanya bangun pagi, berangkat kantor, melakukan pekerjaan, lalu pulang kerumah adalah rutinitas seorang pekerja.

Akan tetapi seorang pekerja yang sukses tidak semata melakukan pekerjaan yang sudah ditugaskan. Mereka terus mengembangkan pengetahuan agar pekerjaan tidak menjadi rutinitas yang membosankan sepanjang hidup sampai pensiun, berhenti atau di PHK.

Orang yang sukses selalu mencari kelemahan dari sistem, prosedur, rutinitas yang dilakukan lalu mengusulkan atau melakukan perbaikan sehingga pekerjaan menjadi lebih efisien dan lebih baik. Jika kamu ingin sukses dalam pekerjaan dan menjadi pegawai yang diperhitungkan oleh perusahaan, kamu harus mampu melakukan ini. Dan kamu akan bisa melakukannya dengan tetap mempertahankan tips nomor 2 untuk mempelajari, mengenali, mencari kelemahan dan melakukan perbaikan.

5. Ketika pekerjaan tidak lagi memberikan hasil yang diharapkan, ini saatnya untuk mendirikan perusahaan sendiri

Ketika pekerjaan tidak lagi memberikan hasil yang diharapkan, ini saatnya untuk mendirikan perusahaan sendiri
Sukses usia muda (@BussinesCircle)

Kalau kamu sudah banyak belajar, semakin banyak pengetahuan dan semakin banyak memiliki hubungan dengan orang namun penghasilan yang diharapkan belum juga tercapai, maka ini adalah saat bagi kamu untuk mempertimbangkan mendirikan perusahaan sendiri.

Kamu mungkin bingung, harus usaha apa ? dan yang terpenting, siapa yang akan jadi pelanggan pertama ? Disinilah tips nomor 2, begitu penting dan bermanfaat bagi kamu. Dengan mempelajari perusahaan tempat kamu bekerja, kamu seharusnya tahu apa saja yang biasanya dibutuhkan oleh perusahaan mulai dari urusan jasa teknis, pengadaan bahan baku, pekerjaan yang di sub-kontrakan kepada pihak ketiga, dan lain-lain.

Jika kamu sudah mengetahui itu semua, kamu bisa saja keluar dari perusahaan lalu menjadi supplier bagi perusahaan kamu seperti yang banyak dilakukan oleh pengusaha-pengusaha yang kini sukses asalkan komunikasi dan prestasi kamu di tempat bekerja terjalin dengan baik.
Atau, jika kamu mengetahui kepada siapa saja perusahaan menjual produk dan jasanya, sementara kamu telah menjalin hubungan dengan klien-klien kantor kamu itu, seharusnya bukan hal yang sulit bagi kamu untuk mendirikan perusahaan sendiri dan mengambil semua klien eks kantor kamu karena ini bukan hal aneh dan sudah biasa dilakukan. Bahkan sebagian bos-bos yang memiliki perusahaan besar dulu melakukan hal ini untuk membawa mereka menjadi bos yang sukses.

Jadi tunggu apa lagi, segera rencanakan dan laksanakan strategi sukses sebelum umur kamu mencapai 28 tahun sebagai cara sukses di usia muda.


Apabila kamu merasa artikel ini bermanfaat bagi kamu atau teman kamu, bantu kami membagikan melalui facebook, twitter, google+ dan pinterest kamu dengan mengklik ikon bagikan dibawah artikel ini.

Dibagikan

Penulis :

Artikel terkait