Terlalu Pahit Untuk Dikenangkan Namun Tak Terlalu Manis Dan Harus Dilupakan

terlalu pahit untuk dikenangkan

Sebelum hujan mengetahui besarnya kerinduan yang kumiliki untukmu, aku telah menuangkan rindu itu dalam sebuah lembaran kosong. Menceritakan tentangmu yang kini telah jauh dariku, karena kamu lebih memilih bersama orang baru daripada memperjuangkan hubungan kita yang telah lama terjalin.

Kisah kita begitu indah, namun harus berakhir begitu saja. Seindah apapun lukisan yang kau gurat dihatiku, secantik apapun bingkai yang rekat dibenakku, tak akan membuatku bahagia melihatnya

Bagiku segala yang pernah terjadi diantara kita merupakan kenangan manis yang pernah terjadi dalam hidup. Kisah yang terjalin dalam kesengajaan menoreh begitu banyak warna dalam hidupku dan pasti hidupmu juga. Seandai aku mengetahui bahwa hanya kenangan indah akan kamu lukis, tak akan pernah aku membiarkan kamu menjadikan hatiku sebagai kanvasnya.

Quotes kata bijak : Jangan hanya mampu melukis indah, tapi tak mampu menjaga keindahan karyamu

Bagiku semua simbah kuas yang tergambar diatas kanvas hatiku hanyalah gambaran abstrak hidupmu yang mampu membuat tapi tak mampu menjaga nilai keindahan karyamu. Maka jadilah dia usang sehingga kamu butuh kanvas yang baru. Untuk menggambar lagi, melukis lagi, memulai segalanya dari awal lagi.

Lalu apakah rasa cinta yang kamu maksud ? apakah itu hanya sebuah rasa pahit yang memang layak dipupus ?

Arti cinta bagimu hanya indah saat diperjuangkan. Betapa gigih dan kukuhnya kamu saat menjanji ribuan rasa demi memikat hatiku. Tapi ketika hatiku luluh, ternyata kamu bukanlah pejantan tangguh.  Semua janji yang kita sepakati dan harapan yang telah kita bangun bersama harus luluh karena kamu tak lagi mau menjaganya.

Quotes kata bijak : Jangan hanya mampu meraih tapi tak mampu mempertahankan

Kamu hanya bisa meraih tapi lemah mempertahankan. Kamu bukanlah lelaki pemenang penoreh sejarah, kamu tak lebih dari bagian sejarah yang harus diabaikan dan dilupakan. Cintaku tak pantas ku berikan kepadamu karena tulus hatiku tak lagi kau butuhkan, tak lagi kau hiraukan, tanpa aku tahu apa salahku.

Quotes kata bijak : Jadilah pemenang yang menulis sejarah, bukan menjadi sejarah kelam yang harus dilupakan

Meski tersakiti, harus kuucapkan terima kasih padamu hari ini, besok dan selamanya. Karena aku jadi lebih mengerti arti hidup dan apa yang harus diperjuangkan

Tapi tenanglah… Aku tak akan dendam dan aku tak pernah menyesal telah mengenal kamu. Begitu banyak pelajaran akan kehidupan yang kudapat selama bersamamu. Pelajaran yang tidak mungkin aku dapatkan dari sekolah manapun.

Meski hati kadang ragu untuk memadamkan harap berjumpa kembali denganmu. Meski cemas tak pernah bisa lagi melihat dirimu. Aku harus dan pasti bisa mengakhiri semua.

Hingga ketika takdir membawa perjumpaan. Mataku yakin untuk menatap dan genggamku mantap untuk menjabat. Lalu mulutku hanya mengucap satu kalimat “Terima kasih, telah memberi pelajaran baru dalam hidupku“.

Dibagikan

Ani

Penulis :

Artikel terkait