Untukmu Mantan Calon Suamiku

curhat sedih tunangan dibatalkan

Untukmu mantan calon suamiku adalah curhat sedih tunangan dibatalkan sepihak oleh calon suami karena sudah punya pacar baru. Bahkan pacar barunya itu mengatakan kalau sah – sah saja merebut calon suami orang. Bagaimana curhatan sakit hatinya ? simak pada kisah berikut :

Curhat Sedih Tunangan Dibatalkan – Untukmu Mantan Calon Suamiku

Delapan tahun sudah aku menemanimu, suka duka pernah kita jalani bersama. Tak banyak yang tahu bagaimana perjuangan kita, tak sedikit orang yang tahu hubungan rumit kita.

Ya, memang, banyak cobaan yang terus menerus menghampiri kita, dan aku juga terus yakin kita bisa melewatinya. Dengan keyakinan, kepercayaan, kita yakin bisa menjalani Long Distance Relationship ini.

Satu, dua, tiga masalah bisa kita selesaikan. Berkali-kali orang ketiga menganggu hubungan kita, namun dengan kekuatan cinta kita, kita bisa mengusirnya. Sampai pada saatnya, kita merencanakan hari bahagia, persiapan sudah dimulai.

Entah ada persoalan apa yang membuatmu melakukan semua ini, aku tak tahu. Enam bulan sebelum hari bahagia itu terjadi, kamu membatalkan secara sepihak. Tanpa sepengetahuan keluargamu, kamu mengambil keputusanmu itu.

Tak ada penjelasan, tak ada pembicaraan antar orang tua, kamu mencampakkan aku begitu saja. Tanpa ada kata maaf, tanpa ada rasa bersalah. Semua keputusanmu aku terima, meski kamu tak pernah tahu bagaimana hancurnya aku.

Yang aku ingin tahu, alasan kamu melakukannya. Dan ternyata benar dugaanku, disana, di tempat kamu mengadu nasib, ada sesosok perempuan yang mengisi hatimu. Aku yang selalu menunggu kepulanganmu, berharap segera melanjutkan ke jenjang pernikahan hanya bisa menunduk dan meneteskan air mata.

Kamu tidak pernah tahu bagaimana aku mempertahankan hubungan jarak jauh ini. Kamu tidak pernah tahu bagaimana aku memperjuangkan hubungan kita.

Perjuanganku menemanimu dari nol sampai kamu yang sekarang ini, aku tak minta balasan apapun, hanya ingin kebahagiaan kita berdua. Namun semua hancur, setelah aku tahu, ada dia diantara kita. Tak ingin menyalahkan kamu ataupun dia, ini semua bisa terjadi karena kesalahanku.

Kesalahanku yang tak bisa menjaga hatimu untuk tetap bersamaku. Jujur aku juga sangat kecewa denganmu, kenapa kamu tega melakukan ini kepadaku. Apa salahku ? Apa salah orang tuaku ?

Dan untuk dia, perempuan yang sudah dengan bangga mengakui bahwa pacaran dengan lelaki yang sudah punya calon istri adalah sah, padahal kamu sendiri juga sudah punya pacar, aku ucapkan terima kasih. Terima kasih untuk rasa sakit yang sudah aku rasakan.

Terima kasih untuk rasa kecewa yang sudah aku dapatkan. Terima kasih sudah menunjukkan bagaimana cara memperlakukan sesama perempuan. Terima kasih sudah memberikan pelajaran yang sangat berharga. Semoga kelak, kamu dan keturunanmu tidak merasakan apa yang aku rasakan sekarang.

Untukmu, mantan calon suamiku.  Aku hanya bisa mendoakan, semoga perempuan pilihanmu adalah yang terbaik untukmu. Semoga kamu mendapat kebahagiaan seperti yang kamu inginkan.

dariku, mantan calon istrimu


Terima kasih telah berkunjung ke laman kami dan membaca curhat sedih tunangan dibatalkan. Semoga cerita curahan hati diatas dapat bermanfaat dan menghibur. Ingatlah selalu untuk tetap semangat dan optimis dalam menjalani hidup dan menghadapi masalah. Jadikan setiap peristiwa sebagai sumber inspirasi dan motivasi untuk terus berkarya dan meraih cita-cita. Salam sukses.

Dibagikan

Penulis :

Artikel terkait