Umumnya Wanita Lebih Suka Menambah Lemari Daripada Membuang Pakaian Meski Sudah Usang

wanita membuang pakaian

Mungkin anda setuju atau tidak setuju tetapi saya sudah melakukan survey diantara teman-teman kerja maupun teman masa kuliah, nyaris semua wanita tidak pernah “membuang pakaian” lama mereka sejak masih gadis meski sudah kekecilan atau tidak modis. Mereka lebih suka menambah lemari daripada harus membuang pakaian, tas, atau sepatu.

Survey membuktikan, umumnya wanita tidak akan membuang pakaian meski sudah usang

Saya melakukan ini karena penasaran pada sebuah kejadian dimana seorang wanita tersangka pelaku kejahatan beralibi bahwa dia membuang celana yang digunakan saat kejadian karena sudah usang atau (tiba-tiba) sobek. Akan tetapi artikel ini tidak saya maksudkan untuk membentuk opini maupun menuduh yang bersangkutan melainkan lebih ditekankan pada kenyataan bahwa saya menemukan kebanyakan (umumnya) wanita tidak akan membuang pakaian sekalipun sudah usang.

Sebuah pakaian dipilih oleh wanita berdasarkan selera, mode, trend, serta rencana kapan dia akan digunakan. Seorang wanita jika dia memiliki uang cukup juga akan memilih pakaian dengan harga cukup mahal berkualitas tinggi. Memilih pakaian sebelum memutuskan untuk membeli bagi saya adalah mutlak sebuah keharusan. Sehingga apapun alasannya saya serta ibu saya, serta teman-teman wanita tidak pernah membuang pakaian meski sudah berusia sangat lama kecuali ada seorang teman dekat atau saudara menyukai lalu memintanya.

Sebuah survey yang dilakukan oleh DailyMail mengatakan : sebagian wanita tidak membuang pakaian meski ukurannya sudah terlalu kecil untuk mereka. Kalimat “Saya tidak punya baju untuk datang ke acara” dari seorang wanita bukan berarti mereka tidak memiliki baju yang pantas atau tidak punya sama sekali, melainkan “Saya tidak memiliki baju yang belum pernah saya pakai sama sekali untuk datang ke sebuah acara”.

Umumnya wanita tidak akan atau sedapat mungkin menghindari mengenakan pakaian yang sama dalam acara berbeda jika dia tahu para peserta acara adalah orang-orang yang pernah melihatnya menggunakan pakaian tersebut.

Sebuah survey yang dilakukan di Inggris terhadap 1.000 orang perempuan juga menemukan bahwa rata-rata wanita menghabiskan £ 360 setahun pada pakaian baru. 23% dari mereka masih tetap berpikir untuk membeli lagi atau bosan, sementara 10% diantaranya akan membeli lagi bila ada acara harus dikunjungi. 10% mengatakan menyesal (salah) membeli sehingga harus membeli lagi.

Mengapa wanita tidak mau membuang pakaiannya ?

pakaian wanita
Toko Pakaian (@https://pixabay.com/en/fashion-clothing-haute-couture-1536985/)

Baiklah, mungkin sebagian sobat Bisfren mengatakan hal tersebut mungkin dimaksudkan untuk pakaian pesta atau pakaian resmi. Akan tetapi ternyata untuk pakaian tidak resmi,  seorang wanita bisa menyimpannya lebih lama lagi karena :

  1. Pakaian untuk acara tidak resmi (santai) bisa digunakan berkali-kali pada berbagai kesempatan.
  2. Pakaian santai sekalipun sudah usang atau robek bisa digunakan di rumah atau dalam kamar.
  3. Apabila itu berbentuk celana panjang (apapun jenisnya, terutama jeans) tidak akan pernah ketinggalan jaman, bahkan sudah robekpun masih bisa dipakai.
  4. Semua jenis pakaian beberapa tahun kemudian modelnya akan kembali trend dengan sedikit modifikasi atau penambahan asesoris.
  5. Sekali-sekali menggunakan pakaian pernah trend pada masa lalu terutama saat reuni bisa membuat tampil mengejutkan dihadapan teman.
  6. Bagi sebagian wanita – pakaian, tas serta sepatu – merupakan koleksi utama setelah perhiasaan.

Jadi bagi sebagian wanita sangat tidak berasalan untuk membuang pakaiannya. Lebih baik semua pakaian tersebut disimpan dalam lemari, kalaupun sudah penuh dan tidak mungkin membeli lemari tambahan, maka pakaian dengan prioritas terendah akan dilipat diletakan pada bagian bawah. Sementara pakaian masih sering digunakan akan digantung.

Meskipun ukuran baju sudah kesempitan tidak akan dibuang

koleksi pakaian wanita
koleksi baju

Mengapa wanita tidak akan membuang pakaiannya meski sudah kesempitan ? Survey tersebut juga mengatakan bahwa mayoritas wanita tetap menyimpan pakaian meski ukurannya sudah tidak pas lagi karena merasa berat badannya suatu saat akan turun.

Survey yang dilakukan oleh Wardrobe, rumah mode terkemuka, mengatakan bahwa :

Sangat sedikit kejujuran bisa didapat bila melihat lemari pakaian seorang wanita tentang alasan dia berbelanja serta mengapa mereka enggan untuk melepaskan barang-barangnya

Meskipun sobek juga tetap disimpan apabila barang tersebut bagus atau mahal

celana jeans sobek
Celana sobek

Mayoritas wanita akan tetap menyimpan koleksi pakaiannya meskipun sobek atau sekedar memenuhi lemari hanya untuk menyatakan bahwa dirinya pernah memiliki serta menggunakan pakaian bagus atau mahal tersebut.  Sementara sebagian tetap menyimpan karena berharap suatu saat bisa diperbaiki.

Semua pakaian akan tetap disimpan meski memiliki kenangan buruk pada mantan pacar

Sebagian wanita melakukan cara move on dengan memusnahkan atau membakar semua barang berkaitan dengan melupakan mantan pacar. Akan tetapi perlakuan tersebut tidak berlaku untuk pakaian, tas serta sepatu. Kecuali jika itu adalah pemberian mantan pacarnya, wanita bisa tetap menyimpan atau menggunakannya tanpa sedikitpun membuat hatinya teringat pada mantan pacar. Apakah karena pakaian, tas serta sepatu lebih utama dari mantan ? entahlah, kenyataannya demikian.

Kapan wanita akan membuang sebagian pakaiannya ?

Menurut mama aku yang pernah membuang sebagian pakaiannya, dia melakukan hal tersebut dengan cara memberikan kepada orang lain (anak, menantu, saudara, tetangga, atau pembantu) bukan dengan membuangnya atau menyuruh mereka membuangnya. Pakaian-pakaian yang diberikan kepada orang adalah pakaian-pakaianya semasa gadis.

Memindah-tangankan (bukan membuang) pakaian dari dalam lemari juga tidak dilakukan hanya satu pakaian saja melainkan sekaligus beberapa pakaian atau pasti lebih dari satu dari beberapa kelompok atau jenis tidak lagi disukainya atau dianggap lebih layak digunakan orang lain.

Jadi sobat Bisfreners, sangat aneh bagi saya pribadi jika melihat atau mendengar seorang wanita, terutama dari kalangan menengah atas, dengan pakaian pastinya berharga cukup mahal, layak digunakan di tempat berkelas, berkualitas baik, tiba-tiba membuang pakaiannya apabila dia tidak memiliki niat tertentu. Akan tetapi bila anda terbiasa melakukan membuang pakaian, saya mohon maaf, karena tulisan saya adalah tentang wanita secara umum.

Dibagikan

Penulis :

You may also like

2 Comments