Wirausaha Budidaya Ikan Cupang Di Rumah Sendiri

wirausaha budidaya ikan cupang

Wirausaha Budidaya Ikan Cupang. Di Indonesia Ikan hias ini bisa dijumpai hampir di seluruh wilayah negeri. Ikan dengan bentuk serta karakter petarung ini memang memiliki habitat asli dari Asia Tenggara seperti Thailand, Malaysia, Vietnam dan tentunya Indonesia. Ikan Cupang sangat agresif mempertahankan wilayahnya akan tetapi dia memiliki bentuk dan warna unik sehingga sebagian orang menjadikannya sebagai ikan hias maupun ikan aduan (sumber : wikipedia).

Ikan Cupang Di Indonesia

Ikan Cupang asli Indonesia banyak ditemukan hidup liar di sungai – sungai dangkal dan rawa – rawa. Ikan hias  cupang Indonesia salah satunya termasuk jenis Betta Channoides memiliki kemampuan bertahan hidup lama dengan kondisi sedikit air dan sedikit oksigen.

Kemampuan bertahan hidup, keindahanan warna serta tidak membutuhkan tempat luas inilah yang membuat Ikan Cupang menarik untuk dijadikan peluang usaha budidaya terutama bagi pemula dalam wirausaha ikan hias. Memelihara ikan cupang merupakan sarana melatih diri untuk terbiasa dalam perawatan serta budidaya ikan.

Ikan Cupang memiliki keunikan bentuk serta karakteristik. Meskipun memiliki prilaku agresif, ternyata Ikan Cupang hidup berkelompok pada habitatnya di perairan tenang. Perilaku agresif Ikan Cupang baru muncul saat dia mempertahankan wilayahnya atau setelah dia terpisah atau dipisahkan. Akan tetapi sebagaimana hewan lainnya, sejak kecil Ikan petarung akan berlatih dengan saudara-saudaranya sehingga bisa menyebabkan kerusakan pada sisik maupun sirip sehingga untuk kebutuhan budidaya semua Ikan Cupang jantan harus dipisahkan sejak masih kecil.

Akuarium pemijahan ikan cupang
Akuarium pemijahan

Jenis ikan cupang untuk budidaya

Sebelum melakukan wirausaha Ikan Hias, harus diketahui terlebih dahulu jenis mana akan dibudidaya. Apakah Ikan petarung atau Ikan hias. Keduanya memiliki karakteristik serta peluang pasar sendiri. Kedua jenis bisa diserap pasar dengan baik. Cupang hias digemari karena memiliki keindahan pada bentuk serta komposisi warna. Penggemarnya adalah mereka yang hobi sekaligus untuk mendapatan manfaat Ikan Hias diantaranya untuk mengurangi stress.

Cupang Aduan (betta spendens) memiliki sifat lebih agresif serta memiliki stamina lebih tinggi dibanding Cupang Hias.  Meski tidak memiliki keragaman sirip serta warna seindah Cupang Hias, jenis Cupang Aduan juga tetap indah dipandang mata.

gelembung ikan cupang jantan siap kawin
Gelembung tanda ikan siap kawin

Mengapa kita harus memilih wirausaha budidaya Ikan Cupang ?

Apabila anda baru memulai budidaya Ikan Hias, peluang wirausaha Cupang merupakan pilihan tepat terutama jika anda memiliki keterbatasan modal, ruang, dan kemampuan perawatan.  Memilih bisnis budidaya jenis Ikan ini bisa dijadikan usaha sampingan atau bisnis utama sekaligus sebagai sarana belajar untuk mengambil peluang usaha bisnis budidaya ternak lainnya.

Budidaya Ikan Hias jenis Cupang  tidak membutuhkan kolam atau akuarium ikan hias besar. Beberapa peternak memanfaat gentong-gentong tanah liat atau kolam-kolam dan akuarium kecil untuk melakukan budidaya.  Akan tetapi sebelum memulai bisnis Cupang, sebaiknya mengetahui terlebih dahulu beberapa pertimbangan sebagai berikut :

Beberapa Keunggulan Wirausaha Budidaya Ikan Cupang

  1. Bisnis Budidaya Cupang membutuhkan modal relatif kecil. Kita tidak perlu membeli indukan secara khusus melainkan bisa dengan membeli ikan jantan dan betina dari pasaran meskipun kualitasnya tentu beragam serta kebanyakan usianya masih terlalu muda sehingga harus dipelihara terlebih dahulu hingga 1 – 4 bulan sebelum siap di kawinkan.
  2. Wirausaha Ikan Cupang tidak membutuhkan ruang besar. Peternak bisa melakukan pembesaran menggunakan akuarium dari toples kaca atau botol tanpa mesin sirkulasi oksigen. Sedangkan untuk pemijahan dilakukan pada akuarium kecil, gentong tanah liat atau kolam kecil.
  3. Ikan Cupang bisa diserap pasar luar negeri sebagai komoditas ekspor. Selain untuk memenuhi pasar lokal, Ikan Labirin ini disukai oleh orang diberbagai belahan dunia sehingga bisa di ekspor dalam bentuk anakan maupun indukan ke manca negara.
  4. Budidaya Cupang perawatannya relatif mudah kaena karena tidak membutuhkan pakan khusus. Makanan bisa dicari di lingkungan seperti jentik – jentik nyamuk, kutu air, dan cacing halus.

Meskipun demikian, wirausaha budidaya cupang memiliki beberapa kelemahan yaitu :

  1. Salah satu kendala meski bukan terlalu prinsip, adalah jumlah indukan jantan terbatas.  Peternak pemula harus mendapatkannya dari peternak lain atau memelihara Ikan Cupang baik jantan maupun betina dari pasar ikan hias yang berusia muda untuk didewasakan terlebih dahulu selama beberapa bulan.
  2. Dalam setiap pemijahan, tidak semua anakan memiliki kualitas baik layak jual meskipun induknya merupakan induk yang bagus.  Akan tetapi pemilihan induk berkualitas mampu mengurangi resiko anakan kurang baik.
  3. Anakan cupang rentan mati. Sekalipun Cupang mampu bertahan hidup dengan baik, akan tetapi resiko kematian tetap ada terutama pada anak-anak mereka yang baru menetas. Anakan cupang berumur 1 – 3 hari mudah diserang kutu dan dimakan induknya sendiri sehingga pakan untuk anakan perlu diperhatikan.

Cara memulai wirausaha budidaya Betta Sp (Ikan Cupang Hias)

Beberapa persiapan dalam melakukan budidaya cupang yang harus dilakukan adalah sebagai berikut :

  • Memilih induk jantan dan betina. Sebagaimana disebutkan diatas, untuk memulai wirausaha cupang, langkah harus disiapkan induk atau bibit berkualitas. Pilihlah induk berkualitas baik dari keturunan unggulan, sehat, gesit, bebas penyakit maupun cacat. Sebelum melakukan pemijahan kedua induk jantan dan betina dipisah. Pastikan keduanya sudah matang atau siap kawin. Untuk mengetahui apakah Cupang sudah siap dikawinkan, perhatikan ciri sebagai berikut :
    • Untuk cupang jantan, usianya sudah lebih dari 4 bulan, gerakannya lincah dan gesit.
    • Untuk cupang betina, usianya sudah lebih dari 3 bulan, perutnya gendut, gerakannya lamban
  •  Cara pemijahan ikan cupang dilakukan dengan menjodohkan kedua induk dalam satu wadah atau akuarium kecil berukuran 20 x 20 x 20 cm dan sebuah gelas kaca untuk wadah ikan cupang betina. Adapun cara-caranya adalah sebagai berikut :
    • Isikan dengan air tanah berketinggian tidak mendekati wadah sehingga ikan tidak melompat keluar. Sediakan tanamah air tempat anakan berlindung. Diamkan air selama 1 x 24 jam.
    • Masukan induk cupang jantan, biarkan selama 1 x 24 jam.
    • Masukan induk cupang betina ke dalam wadah gelas kaca, letakkan dalam akuarium pemijahan. Hal ini dimaksudkan untuk memancing birahi ikan jantan. Apabila ikan jantan membuat gelembung-gelembung busa dipermukaan maka itu pertanda ikan siap dikawinkan. Kegunaan gelembung adalah sebagai tempat bertelur.
    • Apabila jantan sudah siap, masukan cupang betina ke dalam  akuarium pemijahan untuk kawin dengan jantan. Pada saat ini, akuarium sebaiknya ditutup terhindar dari suara-suara dan sinar karena ikan cupang sangat sensitif saat kawin
    • Pemijahan akan berlangsung pada pukul 7-10 pagi atau pukul 4-6 sore. Setelah terjadi pembuahan, segera angkat induk betina. Jika betina tidak diangkat, telur-telur akan dimakan oleh betina. Tugas membesarkan serta menjaga burayak adalah tugas ikan cupang jantan. Dengan menggunakan mulutnya jantan memunguti telur lalu meletakkan pada gelembung-gelembung.
    • Dalam satu kali perkawinan, ikan cupang betina dapat mengeluarkan sampai 1000 telur yang akan menetas 24 jam setelah terjadi pembuahan.
    • Setelah menetas, selama 3 hari burayak jangan diberi makan karena bisa menyebabkan kematian. Induk cupang jantan juga tidak perlu diberi makan karena dia berpuasa selama menjaga burayak.
    • Tingkat kematian anakan ikan cupang sangat  tinggi, dari seluruh telur yang menetas, biasanya hanya 50 an ikan berhasil hidup.
    • Apabila burayak sudah berusia 3 hari, mereka bisa diberi pakan kutu air (pilih yang kecil-kecil saja). Pemberian pakan jangan terlalu banyak karena pakan akan mengotori air dan sebagian mungkin akan menyerang burayak bertubuh lebih kecil.
    • Ikan cupang jantan bisa diambil setelah burayak berusia 2 minggu. Burayak bisa diberi pakan kutu air dan larva nyamuk. Bila akuarium pemijahan terlalu kecil, anakan bisa dipindahkan ke wadah atau akuarium atau kolam lebih besar.
    • Apabila anakan sudah berusia 1,5 bulan, ikan bisa dipilah-pilah sesuai jenis kelaminnya. Anakan jantan harus di pisah sendiri-sendiri dalam toples agar mereka tidak bertarung sehingga sisik atau siripnya rusak.
    • Induk jantan dapat melakukan pemijahan hingga 8 kali dengan jarak waktu 2 hingga 3 minggu. Sementara induk betina sebaiknya hanya dikawinkan satu kali saja seumur hidup. Karena jika dikawinkan lebih dari satu kali, anak mereka akan lebih banyak betina dibanding jantan. Jadi untuk melakukan peluang usaha budidaya ikan cupang, sebaiknya kita memiliki sekurangnya 1 cupang jantan dan 6 cupang betina siap kawin.
wirausaha budidaya ikan cupang
Gentong budidaya cupang

Cara pemeliharaan dan memberi pakan ikan cupang

Pemeliharaan dilakukan dengan mengganti air secara berkala serta memberi pakan teratur. Pakan sebaiknya diberikan secukupnya dengan frekuensi 3 – 4 kali sehari. Jangan memberi pakan berlebihan karena bisa menghasilkan penumpukan kotoran  sehingga meningkatkan kadar gas dalam air serta mengurangi kadar oksigen.

Pakan kesukaan ikan cupang adalah kutu air dan larva nyamuk. Akan tetapi untuk membuat ikan cepat besar harus diberi pakan berupa cacing sutera. Ketiga jenis pakan tersebut bisa di dapat dari rawa-rawa, sungai atau dibeli dari pedagang pakan ikan. Khusus untuk kutu air dan cacing sutera kita juga dapat melakuan budidaya sendiri. Untuk budidaya kutu air akan dibahas pada artikel terpisah.

Air pemeliharaan harus diganti secara berkala sekaligus untuk membersihkan kolam / akuarium  pemeliharaan. Hindari penggunaan air mineral atau air PAM dalam melakukan wirausaha. Menggunakan air tanah dan air sungai yang sudah diendapkan selama 1 malam akan lebih baik untuk perawatan serta pemeliharaan cupang.

Punya banyak ikan cupang, piara saja di akuarium toples selai

Ikan cupang memang tahan dalam kondisi sedikit air dan oksigen. Akan tetapi untuk menjaga kualitas ikan terutama untuk ikan kontes, pemeliharan sebaiknya dilakukan pada akuarium dengan aerator dan filter pembersih. Akuarium ikan cupang bisa dibuat berukuran besar dengan sekat-sekat sehingga ikan tidak bisa bercampur. Bila bercampur mereka akan bertarung sehingga dapat menyebabkan sirip serta sisik rusak.

Cara Perawatan Ikan Cupang Aduan

Ikan cupang aduan sebaiknya dipelihara dalam toples-toples kaca kecil dengan ketinggian memadai. Pengalaman kami, semakin tinggi ukuran toples semakin kuat ikan aduan karena mereka setiap saat harus terbiasa mengambil udara dari tempat jauh. Agar ikan lebih agresif, ikan cupang aduan sebaiknya hanya diberi pakan larva nyamuk dan disimpan dalam tempat gelap.  Ikan cupang aduan jangan diberi pakan cacing sutera karena akan membuat tubuh mereka terlalu banyak lemak sehingga tidak lincah bergerak.

Demikian artikel kami tentang wirausaha budidaya ikan cupang. Semoga bermanfaat bagi pembaca sekalian.

Dibagikan

Penulis :

You may also like

2 Comments

  1. Dari jaman gue masih kecil ikan cupang emang paling banyak dijadiin piaraan. He he he terutama kalau bulan puasa, gue juga piara tapi gak buat diadu